MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 12 September 2019 11:16
Belajar dari Musibah Alalak Selatan, PUPR Bakal Tambah Hidran
HARUS DITAMBAH: Di Banjarmasin hanya ada 40 titik hidran. Sebagian bahkan tak berfungsi. Padahal, untuk kota yang sering dilanda kebakaran, hidran sangat penting. | FOTO: FAHRIADI NUR/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Rentetan kebakaran di Banjarmasin menggerakkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, Arifin Noor untuk menambah jumlah hidran.

Terbaru, 64 rumah di Alalak Selatan habis diamuk si jago merah. Arifin mengatakan, Alalak Selatan merupakan permukiman padat. "Api menjadi mudah menjalar," ujarnya.

Meski disebut musibah, pemko sebenarnya bisa menekan risiko dan dampak kerusakan. Salah satunya dengan menambah fire hydrant. Dipasang di setiap permukiman padat.

Disebutkannya, tersebar di lima kecamatan, ada 40 titik hidran di Banjarmasin. Terlalu sedikit untuk sebuah kota besar.

"Jelas jumlahnya belum cukup. Makanya ingin ditambah. Tapi dipastikan dulu, aliran air di titik-titik hidran itu. Agar bisa berfungsi, tidak mubazir," jelasnya.

Lalu, berapa sebenarnya kebutuhan hidran di Banjarmasin? Arifin mengaku belum bisa menaksir. "Nanti disesuaikan dengan kebutuhan saja," tukasnya.

Sebelumnya pada 15 Agustus lalu, 22 rumah di Alalak Tengah lantak dihajar kebakaran. Sepekan kemudian, giliran 20 rumah di Alalak Selatan yang terbakar.

Arifin melihat, ada kesamaan dari rentetan musibah ini. Kebakaran sama-sama menerjang permukiman padat. Barisan damkar kesulitan mencari sumber air dan menerobos gang-gang sempit di Alalak.

Dia berandai-andai, jika standar pembangunan permukiman dipatuhi, kebakaran takkan sebesar itu. "Antar rumah harus ada ruang atau jarak. Idealnya dua meter. Tidak berdempetan," pungkasnya.

Pagar atau teras rumah juga mestinya tak langsung menyetuh tepi jalan. Tanpa jalan permukiman yang cukup lebar, dalam kondisi darurat seperti kebakaran, bakal sulit melokalisir musibah. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 12:58

Paman Birin Serahkan Formulir di Luar Jadwal, Gerindra Gamang

BANJARMASIN – Tahun ini Gerindra bak seorang gadis yang sedang…

Rabu, 20 November 2019 12:51

Pildaka Banjar: Empat Calon Berebut Parpol

MARTAPURA – Suksesi Kepala Daerah di Kabupaten Banjar telah meangerucut…

Rabu, 20 November 2019 12:33

Diprediksi Selesai Tahun Depan, Pembangunan Jembatan Alalak Tinggal Mengerjakan Bentang Tengah

BANJARMASIN – Pembangunan Jembatan Sungai Alalak saat ini tinggal mengerjakan…

Rabu, 20 November 2019 12:21

Kemenkes Kabulkan Tambahan DAK

BANJARMASIN - Lobi Komisi IV DPRD Banjarmasin ke pemerintah pusat…

Rabu, 20 November 2019 12:18

Gara-gara ini, Kepala SKPD Dilarang Cuti

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah melarang semua kepala…

Rabu, 20 November 2019 12:13

KTP Dukungan PNS Tak Sah

BANJARMASIN - Pencalonan Pilwali 2020 dari jalur perseorangan semakin terjal.…

Rabu, 20 November 2019 12:09

TPA Basirih Harus Diperluas, Solusi Jangka Pendek TPA Regional

BANJARMASIN - Umur Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih di Jalan…

Rabu, 20 November 2019 12:06

Program Kotaku Harus Lanjut

BANJARMASIN - Pemko mengklaim hampir menyelesaikan target penanganan kawasan kumuh…

Rabu, 20 November 2019 12:01

Masih Banyak Pemancar Bahaya Tak Terdaftar

BANJARMASIN - Emergency Position Indicating Radiobeacon atau biasa disingkat EPIRB…

Rabu, 20 November 2019 11:56

Titip Kasus Belum Tuntas

BANJARMASIN - Kejaksaan Agung kembali memutasi sejumlah pejabat. Seorang pejabat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*