MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 12 September 2019 11:26
Ternyata, Pelaku Penembakan di Tanah Laut adalah Pecatan TNI
MANTAN MILITER: Hairullah dengan senjata laras panjang rakitan dan amunisi. | FOTO: FACEBOOK

PROKAL.CO, Khairullah memang bukan buruan sembarangan. Pelaku penembakan anggota polisi di Kabupaten Tanah Laut ini berhasil lolos dari penyergapan di Panyipatan Tanah Laut karena memiliki kemampuan survival serta improvisasi yang menjadi standar teknik Satuan Zeni TNI AD.

Khairullah mantan anggota Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 8/Gawi Manuntung. Dia dipecat dari satuan yang bermarkas di Jalan A Yani Km 30,5, Banjarbaru itu pada tahun 2009.

Dari informasi yang diperoleh Radar Banjarmasin, pria kelahiran Kandangan tersebut dipecat dengan pangkat terakhir Pratu. Khairullah dipecat gara-gara meninggalkan dinas ketentaraan atau desersi.

"Iya, lama sudah yang bersangkutan dipecat gara-gara desersi. Sekitar 2009 lalu," kata salah seorang anggota Denzipur 8/GM yang namanya enggan dikorankan.

Dia mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, Khairullah memilih desersi lantaran memiliki dua istri di luar. Serta, sedang dirundung permasalahan hukum.

"Pada saat desersi yang bersangkutan malah ditangkap polisi lantaran melakukan pencurian dan penadahan kendaraan bermotor. Setelah itu dipecat," ungkapnya.

Psikolog Universitas Lambung Mangkurat, Sukma Noor Akbar mengatakan kasus kriminalitas dengan menggunakan senjata api di wilayah Kalsel sangat jarang didengar. Memegang senjata api perlu mental yang stabil.

Tak sembarangan mendapatkan izin. Biasanya, dengan senjata ilegal ini sebagai motif untuk menghindari diri dari ancaman orang lain termasuk dari penangkapan oleh aparat kepolisian.

“Aksi nekad bisa terjadi tiba-tiba. Apalagi setelah dia terdesak. Pelaku pasti ingin melakukan perlawanan,” sebut Sukma

Soal perilaku pencurian yang tak hanya sekali dilakukan pelaku, Sukma menilai pelaku mengalami kecendrungan gangguan anti sosial. Artinya pelaku sangat mudah sekali untuk melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum. (ris/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 15:33
BREAKING NEWS

NGERI..! Tabrakan Beruntun di Gunung Raja

PELAIHARI - – Pengguna jalan raya Ahmad Yani Desa Gunung…

Rabu, 20 November 2019 13:03

8000 Liter Habis Dalam 3 Jam, Stok Solar di SPBU Masih Kurang

BANJARBARU - Dalam beberapa hari terakhir, antrean panjang truk yang…

Rabu, 20 November 2019 11:05

Heboh Mayat dengan Kepala Tenggelam

BANJARBARU - Warga di kawasan Handil Berkat Karya Kelurahan Landasan…

Selasa, 19 November 2019 13:26

Masih Banyak Juru Parkir Liar, Sulit Dibasmi karena Dibeking Preman

BANJARMASIN – Merespons keresahan terkait maraknya aksi juru parkir liar…

Selasa, 19 November 2019 13:21

Rokok Ilegal di Kapal Buah, Informasi Awal Penyelundupan Obat Daftar G

BANJARMASIN - Jutaan batang rokok putih tanpa pita cukai nyaris…

Selasa, 19 November 2019 13:18

Pakai Mobil Rental, Antar Sabu Hampir Sekilo

BANJARMASIN - Dua pengedar narkoba lintas kabupaten diringkus anggota Subdit…

Selasa, 19 November 2019 13:15

Truk Versus Motor, Satu Tewas

BANJARMASIN - Jalan Gubernur Subarjo kembali menelan korban. Seorang pengendara…

Selasa, 19 November 2019 12:54

Amandit Aquatic Makan Korban, Pengunjung Ilegal Ditemukan Tewas Tenggelam

KANDANGAN – Kolam renang Amandit Aquatic Center Kandangan, Kabupaten Hulu…

Selasa, 19 November 2019 12:50

Aparat Incar Penambang Ilegal Mantewe

BATULICIN - Polisi berjanji akan menindak tegas pelaku penambangan emas…

Selasa, 19 November 2019 11:04

BEJAT..! Di Tamban, Guru Agama Cabuli Belasan Murid

MARABAHAN - Seorang guru agama di sebuah sekolah menengah atas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*