MANAGED BY:
SABTU
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 12 September 2019 11:26
Ternyata, Pelaku Penembakan di Tanah Laut adalah Pecatan TNI
MANTAN MILITER: Hairullah dengan senjata laras panjang rakitan dan amunisi. | FOTO: FACEBOOK

PROKAL.CO, Khairullah memang bukan buruan sembarangan. Pelaku penembakan anggota polisi di Kabupaten Tanah Laut ini berhasil lolos dari penyergapan di Panyipatan Tanah Laut karena memiliki kemampuan survival serta improvisasi yang menjadi standar teknik Satuan Zeni TNI AD.

Khairullah mantan anggota Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 8/Gawi Manuntung. Dia dipecat dari satuan yang bermarkas di Jalan A Yani Km 30,5, Banjarbaru itu pada tahun 2009.

Dari informasi yang diperoleh Radar Banjarmasin, pria kelahiran Kandangan tersebut dipecat dengan pangkat terakhir Pratu. Khairullah dipecat gara-gara meninggalkan dinas ketentaraan atau desersi.

"Iya, lama sudah yang bersangkutan dipecat gara-gara desersi. Sekitar 2009 lalu," kata salah seorang anggota Denzipur 8/GM yang namanya enggan dikorankan.

Dia mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, Khairullah memilih desersi lantaran memiliki dua istri di luar. Serta, sedang dirundung permasalahan hukum.

"Pada saat desersi yang bersangkutan malah ditangkap polisi lantaran melakukan pencurian dan penadahan kendaraan bermotor. Setelah itu dipecat," ungkapnya.

Psikolog Universitas Lambung Mangkurat, Sukma Noor Akbar mengatakan kasus kriminalitas dengan menggunakan senjata api di wilayah Kalsel sangat jarang didengar. Memegang senjata api perlu mental yang stabil.

Tak sembarangan mendapatkan izin. Biasanya, dengan senjata ilegal ini sebagai motif untuk menghindari diri dari ancaman orang lain termasuk dari penangkapan oleh aparat kepolisian.

“Aksi nekad bisa terjadi tiba-tiba. Apalagi setelah dia terdesak. Pelaku pasti ingin melakukan perlawanan,” sebut Sukma

Soal perilaku pencurian yang tak hanya sekali dilakukan pelaku, Sukma menilai pelaku mengalami kecendrungan gangguan anti sosial. Artinya pelaku sangat mudah sekali untuk melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum. (ris/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*