MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 12 September 2019 11:44
Posko Bantuan Alalak Selatan: Bantuan Datang dari Segala Penjuru
BANJIR BANTUAN: Bantuan seperti beras, telur dan pakaian bekas dikumpulkan di halaman Masjid Suada Uddarain. Bantuan terus mengalir dari individu, pemerintah, dan perusahaan. | FOTO: MAULANA/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Dua hari setelah kebakaran hebat di Alalak Selatan, bantuan datang dari berbagai penjuru. Rasa solidaritas masyarakat Banjarmasin kembali diuji.

-- Oleh: MAULANA, Banjarmasin --

KAMPUNG di Banjarmasin Utara itu kini bak objek wisata. Sepeda motor dan mobil lalu-lalang menuju Alalak Selatan. Relawan pun dibuat sibuk mengatur lalu lintas jalan.

Banyak kendaraan itu yang memuat bantuan. Seperti pakaian bekas layak pakai, makanan cepat saji, dan sembako. Semua disalurkan menuju posko di Masjid Suada Uddarain. Selimut, karung beras, gula, dan telur tampak menggunung di halaman masjid.

"Bantuan datang silih berganti. Sudah seperti objek wisata. Ramai sekali. Terima kasih kepada dermawan, pemerintah dan perusahaan yang membantu," kata Ketua RT 4 Nurul Arifin, kemarin (11/9).

Selasa (10/9) dini hari, permukiman di lima gang, tepatnya di RT 4 dan RT 5 Kelurahan Alalak Selatan diamuk si jago merah. Selama dua jam, 64 buah rumah tersisa arang. Tak kurang dari 81 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Disebutkan Nurul, adapula warga yang datang cuma membawa uang tunai. Semuanya disumbangkan. "Sehari saja sudah Rp49 juta bantuan yang terkumpul. Saya tak ingat dari mana saja," kisahnya.

Korban disilakan mengambil bantuan ke posko. Disesuaikan saja dengan keperluan keluarganya masing-masing. Nurul bersyukur, penyaluran bantuan berjalan lancar.

"Semua biasa diatur. Alhamdulillah. Kami transparan saja. Bantuan kami data dan umumkan di papan pengumuman," ujarnya. Khusus bantuan uang, akan dikumpulkan lebih dulu. Baru nanti diputuskan, apakah dibagi rata atau dibelikan bahan material untuk membangun ulang rumah warga.

"Semoga bisa membeli seng atau kayu. Itu belum terhitung bantuan langsung ke tangan masing-masing korban," tukasnya. Nurul sendiri kebetulan masih bersaudara dengan Ketua RT 5 Musrani.

Sebagian korban menumpang menginap di rumah keluarganya. Yang tak punya kerabat dekat, terpaksa mendirikan tenda darurat dengan terpal. "Kalau saya taksir bantuan yang datang sudah mencapai Rp80 juta," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*