MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 14 September 2019 14:40
Sumber PDAM Makin Surut, Perkiraan Cuma Tahan 10 Hari
Jika prediksi BMKG benar, maka krisis air PDAM bisa jadi yang terparah sejak 10 tahun terakhir. Sekarang waduk sudah sekarat, hujan diperkirakan datang di penghujung tahun nanti.

PROKAL.CO, KOTABARU - Jika prediksi BMKG benar, maka krisis air PDAM bisa jadi yang terparah sejak 10 tahun terakhir. Sekarang waduk sudah sekarat, hujan diperkirakan datang di penghujung tahun nanti.

Kepada Radar Banjarmasin, Kepala BMKG Kotabaru, Cucu Kusumayancu, Senin (9/9) tadi mengatakan. Dari hasil analisa, hujan diperkirakan baru akan tiba, dengan intensitas yang cukup di November.

Sementara itu, Humas PDAM Kotabaru, Syarwani, (13/9)  mengungkapkan, ketinggian waduk andalan di Gunung Ulin tinggal 140 sentimeter. Sumber air baku PDAM Kotabaru ini diperkirakan hanya bisa bertahan sekitar 10 hari ke depan.

Sekarang kata Syarwani, PDAM terus bergerak di lapangan. Mencari sumber-sumber air baku. Juga membuat penampungan air alternatif. Air tersebut kemudian didistribusikan dengan truk tangki PDAM kepada warga. Tapi tidak gratis, PDAM menghargai satu truk kapasitas 4.000 liter seharga Rp140 ribu. "Ganti biaya operasional saja," kata Syarwani.

Selain itu, ada pula truk tangki milik BPBD yang membagikan air gratis ke masyarakat. Ada pula air gratis yang dibagikan truk tangki SJA Peduli. SJA adalah inisial Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Alaydrus.

Meskipun warga yang ditemui Radar Banjarmasin berharap, ada solusi yang lebih permanen terhadap masalah menahun kekeringan di Kotabaru ini. "Dengan kekuasaan beliau sebagai penentu kebijakan. Bisa memberi solusi yang lebih baik, tidak sekadar membagi air," kata Rafi, warga di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar.

Momen kekeringan juga dimanfaatkan para penjual air dadakan. Mereka mulai beraksi keliling kota menjual air pakai pikap. Tiap tahun pikap-pikap hitam dan tong warna jingga jadi pemandangan lumrah. Pikap ini tidak hanya memasok rumah tangga, tapi juga industri, seperti pabrik minyak dan perhotelan.

Dari mana mereka mengambil air? Ternyata masih di sekitar Pulau Laut. Ada sumber-sumber yang mampu bertahan. Seperti aliran air kaki Sebatung di Gunung Ulin, Mandin, Tirawan dan beberapa titik di Kecamatan Pulau Laut Timur.

Tidak hanya di pusat kota, krisis air juga dirasakan warga pesisir di Pulau Laut. Mereka harus berjalan lebih jauh untuk mengambil air. Pemandangan yang selalu berulang dari tahun ke tahun di musim kemarau.

Padahal menurut Noor Ipansyah, mantan Dirut PDAM Kotabaru, solusi penanggulangan kemarau sudah pernah dikaji dengan dana ratusan juta rupiah. “Solusinya ya banyak bangun waduk dan embung,” tandasnya. (zal/bin/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 07:03

Jembatan Sungai Gardu I Sudah Hampir Rampung, Jembatan Sungai Lulut Belum Juga Ada Kemajuan

BANJARMASIN – Proyek pembangunan Jembatan Sungai Gardu I Banjarmasin hampir…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:55

Pilkada HST: Bakal Calon Jajaki Pasangan

BARABAI - Golkar menjadi salah satu partai politik yang banyak…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:48

KNPI Vakum, Hermansyah: Itu Memicu Silpa di APBD, Pemko Ditegur BPK

BANJARMASIN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banjarmasin minim kegiatan…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:43

Jangan Sampai PAD Bocor, Komisi III Tagih Peta Parkir ke Dishub

BANJARMASIN - Komisi III DPRD Banjarmasin menyoroti persoalan parkir di…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:33

BAU..! Sungai Rasa Comberan di Depan RS Ulin Dikeruk

BANJARMASIN - Demi menghilangkan aroma air comberan yang menguar dari…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:22

Paman Birin Lepas Peserta Tourism Tour de Loksado 2019

BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengibarkan bendera…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:20
Pemko Banjarbaru

Atasi Karhutla, Banjarbaru Tertarik Datangkan APAM

BANJARBARU - Intensitas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tampak mulai…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:23

JOROK, Sungai Depan RSUD Ulin Menghitam dan Berbau

BANJARMASIN - Bau menyengat seperti air comberan tercium ketika melintasi…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:19

Belum Dibuka Sudah Ramai Pengunjung

BANJARMASIN - Meskipun Taman Edukasi Baiman (TEB) di depan Duta…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:10

Marasnya ae, Insentif Ribuan Guru Honor Telat

BANJARBARU – Ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berbicara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*