MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 15 September 2019 12:42
Sekolah Terpaksa Pulangkan Siswa
DALAM KABUT: Kabut asap yang menyelimuti Bandara Syamsudin Noor, kemarin. Dua pesawat yang sedianya mendarat terpaksa kembali ke bandara asal lantaran jarak pandang yang tidak aman.

PROKAL.CO, Kabut yang menyelimuti kawasan Banjarbaru, Sabtu (14/9) nampaknya paling parah dari hari-hari sebelumnya. Pasalnya, sejumlah sekolah sampai harus memulangkan seluruh siswanya karena asap sampai masuk ke dalam kelas.

Salah satu sekolah yang memulangkan anak didiknya lebih dini ialah SDN 4 Syamsudin Noor. Pihak guru, meminta semua siswanya pulang sebelum aktivitas belajar dimulai pada pukul 09.00 Wita.

"Asap hari ini (kemarin) sangat pekat. Lebih pekat dari hari-hari sebelumnya. Untuk itu aktivitas belajar kami tunda dan anak-anak kami pukangkan," kata Kepala SDN 4 Syamsudin Noor, Lili Lestari Handayani.

Jika dipaksakan tetap melaksanakan aktivitas belajar di saat kabut asap sedang pekat-pekatnya, malah akan mengancam kesehatan para siswa. "Selain itu, belajar juga tidak maksimal lantaran penglihatan ke papan tulis terganggu asap," bebernya.

Dia berharap, kabut asap bisa mereda. Agar semua aktivitas di Banjarbaru dan Kalsel tidak lagi terganggu. "Semoga saja hujan cepat turun, dengan begitu kebakaran hutan dan lahan bisa berkurang," harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru M Aswan menyampaikan, memulangkan siswa lebih dini merupakan instruksi mereka. "Kami perintahkan supaya sekolah yang kabut asapnya sangat pekat agar memulangkan anak didik. Sebab, asapnya tidak ada tanda-tanda cepat normal," ucapnya.

Lanjutnya, berdasarkan laporan yang mereka terima, sekolah yang kemarin diselimuti kabut asap tebal berada di sekitaran Landasan Ulin dan Liang Anggang. "Semua sekolah yang ada di dua kecamatan itu lah yang memulangkan siswanya lebih dini," ujarnya.

Selain meminta sekolah memulangkan siswanya apabila kabut asap sangat pekat, Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru juga telah menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada sekolah-sekolah supaya mengubah jam belajar pada waktu pagi hari.

"Masuk sekolah yang semula pukul 7.30 Wita diubah menjadi pukul 8.30 Wita atau bisa sampai pukul 9.00 Wita, tergantung pekatnya kabut asap di sekitaran sekolah," beber Aswan.

Dia menyampaikan, perubahan jam masuk sekolah dilakukan guna menghindarkan anak-anak dari paparan kabut asap. "Perubahan jam ini untuk semua sekolah di Banjarbaru. Tapi, hanya sementara ketika ada kabut saja," paparnya.

Dalam surat edaran itu, Aswan menuturkan pihaknya juga meminta agar pihak sekolah meniadakan kegiatan di luar kelas ketika kabut asap pekat. "Para guru saat ini juga rutin mengajak anak-anak untuk berdoa mengharapkan hujan. Agar karhutla bisa berkurang," pungkasnya. (ris/ran/ema)

 


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 19:35

Penyerangan Polsek Daha Selatan Ternyata Simpatisan ISIS

Polda Kalimantan Selatan tengah mendalami dugaan keterlibatan dari pelaku penyerangan…

Senin, 01 Juni 2020 11:08

BANUA MENUJU 1000 KASUS..! Kalsel Belum Mampu New Normal

BANJARMASIN - Perjalanan menangani Covid-19 telah melewati banyak kebijakan. Namun,…

Senin, 01 Juni 2020 11:06

Dilema Pengujian Spesimen Covid-19 di Kalsel: Lab Pemerintah Padat, Lab Swasta Mahal

Laboratorium pemeriksaan Covid-19 milik pemerintah mulai kewalahan. Jumlah sampel yang…

Senin, 01 Juni 2020 11:04

Pilkada 2020, Bawaslu Minta Pelindung Diri

BANJARMASIN - Tak hanya KPU yang masih menunggu petunjuk teknis…

Senin, 01 Juni 2020 11:02

Sudah Dapat Restu Demokrat, Denny Optimis Dapat Tambahan Parpol

BANJARMASIN - Pelaksanaan Normal baru membuat aspek politik Kalsel juga…

Senin, 01 Juni 2020 10:49

Penjagaan Aparat Pindah ke Dalam Mal

BANJARBARU - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah resmi berakhir…

Senin, 01 Juni 2020 10:44

PSBB Dicabut, Tapi Banjarmasin Belum Siap New Normal

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina memastikan pembatasan sosial…

Senin, 01 Juni 2020 10:09

PSBB Berhenti, Bakal Ada Rumah Ibadah Percontohan

BANJARMASIN - Sekalipun PSBB tak diteruskan, pemko menjamin, bantuan untuk…

Senin, 01 Juni 2020 09:43
PARLEMENTARIA

Tatanan Normal Baru Harus Berbasis Data

BANJARBARU - Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menyampaikan bahwa…

Senin, 01 Juni 2020 09:22

Di Tapin, Tiga Orang Langsung Sembuh

RANTAU – Kabar gembira datang. Sejak kasus pertama terkonfirmasi positif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers