MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 15 September 2019 12:45
Mencoba Cantik dalam Kabut Asap
PENJAGA KECANTIKAN: Para terapis melayani para pelanggan perawatan kecantikan.

PROKAL.CO, Kabut asap tak hanya menimbulkan permasalahan lingkungan. Bagi kaum hawa, dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini juga menjadi problem kecantikan.
-------------------------------

Anisa terlihat sabar menunggu di area lobby Salon Ballen, Sabtu siang kemarin. Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat ini datang ke salon di kawasan Jalan Banua Anyar, Banjarmasin untuk melakukan perawatan facial dan lulur. "Ke sini lumayan sering," ucapnya malu-malu.

Perempuan berusia 21 tahun ini mengatakan intensitas "nyalon" lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya. Permasalahannya adalah kabut asap tahun ini lebih pekat. Kulit wajahnya menjadi lebih kering dan kusam.

Novi, teman sekelas Anisa mengatakan dia bisa merasakannya pada kulit. Kabut asap bukan hanya membuat pernapasan sesak, tetapi juga membuat kulit kering. "Pokoknya tidak enak saja dirasa," ujar perempuan berkacamata ini.

Keluhan ini diakui dr Balina Iriawati. Kepada Radar Banjarmasin, dokter Kecantikan di Ballen Salon dan Spa ini mengatakan kabut asap memang membuat kulit menjadi lebih kering. "Ini karena sangat sedikit sekali oksigen yang bisa dirasakan oleh kulit."

Dia mengatakan dalam kondisi seperti sekarang, setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan para wanita yang cemas dengan dampak kabut asap terhadap kulit. "Yang pertama banyak-banyak minum air putih," ucapnya.

Yang kedua, dia menekankan agar para wanita memakai pelembap. Hal ini untuk melawan pengaruh kabut asap. Ketiga, juga tetap pakai sunblock. Meski matahari tertutup kabut, pengaruh sinar UV-nya tetap ada. Sinar UV bias mengakibatkan kerusakan kulit jangka panjang.

Yang juga penting adalah melakukan perawatan kulit. Wanita lulusan fakultas kedokteran Universitas Lambung Mangkurat ini mengatakan debu dan asap yang menempel di kulit tidak bisa dibersihkan hanya dengan sabun.

Untuk kulit wajah, dr Balina menganjurkan perempuan melakukan facial detox. Perawatan jenis ini sudah terkenal ampuh untuk menghilangkan racun-racun dalam kulit dan membuat kulit wajah menjadi lebih cerah. “Intinya, dalam kondisi kabut asap, kulit perlu peremajaan dan perawatan terus,” ucapnya yang juga memiliki klinik kecantikan di Tabalong ini.

Owner Salon Kecantikan Ballen, Megawati, mengatakan pihaknya menerima lumayan banyak perempuan yang berusaha merawat kulit akhir-akhir ini. “Paling banyak kalau wanita di Banjarmasin itu melakukan lulur dan creambath,” ujar mantan HRD perusahaan tambang ini.

Meski baru softlaunching, namun antusiasme kaum hawa untuk melakukan treatment cukup besar. Megawati mengatakan banyak pelanggan ke salonnya karena pihaknya mengedepankan kualitas perawatan yang maksimal, tetapi dengan harga yang lebih miring. Dia menyebut, Rp120 ribu mencakup empat perawatan.

Empat perawatan itu meliputi lulur, creambath, timung dan bleaching. “Total perawatan untuk semua itu sampai 3 jam,” ucapnya seraya menambahkan beberapa perawatan lainnya juga sedang masa promo.

Wanita berusia 36 tahun ini mengatakan persaingan bisnis kecantikan memang agak ketat di Banjarmasin. Di sepanjang Jalan Pangeran Hidayatullah, Banua Anyar saja ada beberapa salon and spa serta klinik skincare.

“Ya, harus pintar-pintar mengedepankan kualitas,” ucapnya seraya momen kabut asap seperti sekarang bisa jadi peluang yang bagus untuk menarik pelanggan yang ingin melakukan perawatan.

Ke depannya, salon yang buka seminggu penuh ini mengatakan juga akan melayani perawatan skincare sebagaimana di klinik Tabalong. ‘Saat ini izin masih sedang diurus, doakan lancar,” ucap bos dari empat terapis dan satu resepsionis ini. (ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Geliat Pasar Subuh Amuntai, Jago Nawar Bisa Bawa Pulang Berbagai Anyaman

Pasar Subuh Amuntai hanya buka maksimal 4 jam pada hari…

Minggu, 26 Januari 2020 08:24

Tenun Pagatan di Desa Manurung Kusan Hilir, Dipesan Orang Luar Negeri, Biaya Kirim Sampai Rp4 Juta

Selain penghasil ikan, Kecamatan Kusan Hilir juga dikenal sebagai daerah…

Minggu, 26 Januari 2020 07:56

Hari Jadi Polwan ke-71: Rumah Nenek Tukang Pijat Dibedah

Polwan Polda Kalsel merenovasi rumah warga miskin di perbatasan Banjarmasin…

Jumat, 24 Januari 2020 11:39

Kisah Bahrani, Guru Honor yang Cari Tambahan Uang Dengan Menjadi Perukiah

Penghasilan menjadi seorang guru honorer nampaknya masih kurang bagi Bahrani.…

Kamis, 23 Januari 2020 10:26

Prahara Penanganan Fenomena Remaja Ngelem di Kota Idaman

Bukan tergolong narkoba. Tapi efeknya sangat berbahaya. Lem bak primadona.…

Kamis, 23 Januari 2020 09:31

Mengenal Lebih Dekat Organisasi Bikers Brotherhood 1% MC Chapter Banjarbaru

Klub, komunitas atau organisasi penggeber roda dua di Banua terus…

Senin, 20 Januari 2020 07:56

Kopdar Bareng Komunitas Youtuber Borneo: Jadi Wadah Belajar dan Bermain

Berangkat dari siring Patung Bekantan, kemarin (19/1) pagi, sebanyak 40…

Jumat, 17 Januari 2020 11:48

Heboh Mobil Sport Lamborghini Hurican di Jalanan Barabai

Kalau super car Lamborghini melesat di jalan tol, mungkin sudah…

Jumat, 17 Januari 2020 11:41

Maraknya Serangan Peretas ke Situs Pemerintah, Pakar: Jangan Rilis Website Terburu-Buru

Pemerintah mulai kewalahan dengan ulah para peretas. Mereka menyerang situs-situs…

Kamis, 16 Januari 2020 10:05

Upaya Pengendalian Banjir di Cempaka: Warga Masih Tak Rela Penataan Menghapus Kenangan

Hujan memang kerap dijadikan alasan. Namun terlepas dari faktor alam.…

Dibatasi Gunakan Handphone, Karyawan PT SIS Mengadu ke Disnaker

Ketua PKK HSU Hj Anisah Wahid Kenalkan 'SINTARI'

Legislatif Konsultasikan Penggunaan Dana Desa ke Pusat

Merusak Mesin ATM, 2 Pemuda Menyerahkan Diri Bersama Keluarganya

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

Bertemu Setelah 30 Tahun Kehilangan Anaknya di Arab, Tangis Siti Aisyah Pecah

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

Ingin Maju di Pilgub Kalsel, Edi Suryadi Incar Jalur Perseorangan

Kasus Asusila, Status Gusti Makmur Tunggu DKPP

2020, UN Terakhir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers