MANAGED BY:
RABU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 15 September 2019 12:45
Mencoba Cantik dalam Kabut Asap
PENJAGA KECANTIKAN: Para terapis melayani para pelanggan perawatan kecantikan.

PROKAL.CO,

Kabut asap tak hanya menimbulkan permasalahan lingkungan. Bagi kaum hawa, dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini juga menjadi problem kecantikan.
-------------------------------

Anisa terlihat sabar menunggu di area lobby Salon Ballen, Sabtu siang kemarin. Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat ini datang ke salon di kawasan Jalan Banua Anyar, Banjarmasin untuk melakukan perawatan facial dan lulur. "Ke sini lumayan sering," ucapnya malu-malu.

Perempuan berusia 21 tahun ini mengatakan intensitas "nyalon" lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya. Permasalahannya adalah kabut asap tahun ini lebih pekat. Kulit wajahnya menjadi lebih kering dan kusam.

Novi, teman sekelas Anisa mengatakan dia bisa merasakannya pada kulit. Kabut asap bukan hanya membuat pernapasan sesak, tetapi juga membuat kulit kering. "Pokoknya tidak enak saja dirasa," ujar perempuan berkacamata ini.

Keluhan ini diakui dr Balina Iriawati. Kepada Radar Banjarmasin, dokter Kecantikan di Ballen Salon dan Spa ini mengatakan kabut asap memang membuat kulit menjadi lebih kering. "Ini karena sangat sedikit sekali oksigen yang bisa dirasakan oleh kulit."

Dia mengatakan dalam kondisi seperti sekarang, setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan para wanita yang cemas dengan dampak kabut asap terhadap kulit. "Yang pertama banyak-banyak minum air putih," ucapnya.

Yang kedua, dia menekankan agar para wanita memakai pelembap. Hal ini untuk melawan pengaruh kabut asap. Ketiga, juga tetap pakai sunblock. Meski matahari tertutup kabut, pengaruh sinar UV-nya tetap ada. Sinar UV bias mengakibatkan kerusakan kulit jangka panjang.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 17 Oktober 2020 12:08

Dituntut 5 Tahun, Pengacara Despi Bakal Lapor ke Komisi Kejaksaan

Wajah pengacara Janif Zulfiqar mengeras. Ia seperti sedang gusar besar.…

Sabtu, 17 Oktober 2020 10:34

Kelelahan, Menangis dan Pulang; Ini yang Tersisa dari Aksi Omnibus Law Jilid II

Tepat jam 12 malam, setelah bolak-balik bernegosiasi dengan aparat, mahasiswa…

Jumat, 16 Oktober 2020 14:50

Kala Empat Pemuda Turun Gunung Menyusuri Sungai Tapin: Temukan Tiga Penyebab Kondisi Sungai Tercemar

Tidak mudah susur sungai dari Desa Pipitak Jaya Kecamatan Piani…

Kamis, 15 Oktober 2020 12:52

Melihat Fasilitas Penanganan Pasien Corona di RSUD Stagen: Pasien Jadi Tukang, Pejabat PUPR Diminta Mundur

Mendengar banyak keluhan mengenai fasilitas RSUD Stagen Kotabaru, DPRD setempat…

Rabu, 14 Oktober 2020 12:54

9 Jam Mandi Keringat, Kerasnya Hidup di Balik Kostum Badut Jalanan

Dengan mengenakan kostum badut, Wahyu tampak melambaikan tangannya, berharap mendapatkan…

Senin, 12 Oktober 2020 12:00

Kisah Penghuni Rumah Lanting: Gelombang Besar adalah Musuh Bersama

Warga bantaran sungai berteriak. Ketika melihat rumah lanting berkelir biru…

Sabtu, 10 Oktober 2020 09:14

Petik, Bayar, Silakan Bawa Pulang

Lahan tak perlu luas. Sistem hidroponik bisa jadi pilihan warga…

Kamis, 08 Oktober 2020 18:10

Tambah Sepi saat Pandemi, Tapi Masih Ada PSK di Pembatuan

Empat tahun sudah eks Lokalisasi Pembatuan ditutup Pemko Banjarbaru. Kini…

Selasa, 06 Oktober 2020 14:14

Idamkan Hp Baru, M Noor Jual Es Mambo; Dilema Belajar Daring di Kota Banjarmasin

Tidak semua anak memiliki fasilitas penunjang belajar daring. M Noor…

Senin, 05 Oktober 2020 11:51

Jual Motor Demi Speaker, Begini Curhat Musisi Jalanan Ketika Menyanyi pun Dilarang

Pengamen di Banjarmasin tak hanya dituntut lihai bermain gitar dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers