MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 16 September 2019 09:45
Sudah Beberapa Hari, Belum Ada Keputusan Resmi, Heli Masih Diperiksa KNKT
MASIH DIPERIKSA: Kondisi helikopter water bombing Kamov Ka-32 UR-CIW, Jumat (13/9) tadi. Tampak menjadi tontonan masyarakat sekitar. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Dua hari sudah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa kondisi helikopter water bombing yang mendarat secara darurat di persawahan Kelurahan Sungai Tiung, Cempaka. Namun, hingga kemarin belum ada keputusan apa-apa dari lembaga yang bertugas menginvestigasi kecelakaan transportasi itu.

Pengawas BNPB Kolonel Paskhas Mahfud mengatakan, karena belum adanya keputusan dari KNKT maka helikopter masih berada di lokasi pendaratan darurat. "KNKT belum memutuskan, apakah heli dibawa ke bandara atau bagaimana. Jadi heli masih di lokasi," katanya.

Dia mengungkapkan, pihak KNKT nampaknya masih mengecek kondisi Helikopter Kamov Ka-32 UR-CIW itu. Sehingga, mereka belum memutuskan akan diapakan capung besi tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Sjamsudin Noor Mayor Lek Agus Susanto menyampaikan, ada dua orang dari KNKT yang memeriksa heli buatan Rusia itu sejak Jumat (13/9) tadi.

Menurutnya, sudah menjadi prosedur KNKT yang melakukan pemeriksaan jika ada insiden pesawat. Sekecil apapun insidennya. "Dalam penyelidikan kecelakaan atau insiden pesawat, sekecil apapun memang harus dari KNKT. Karena mereka yang bisa memutuskan dan menilai, bagaimana kondisi pesawat. Apakah layak terbang atau tidak," ungkapnya.

Lanjutnya, sebelum KNKT selesai melakukan pemeriksaan. Maka, hingga kini belum diketahui secara pasti masalah apa yang ada pada heli sehingga pilot memutuskan untuk mendarat darurat. "Permasalahan baru diketahui dari hasil pemeriksaan KNKT tersebut. Kalau masalah cepat diketahui, mungkin sepekan heli sudah baik," ujarnya.

Namun, dari laporan yang mereka terima, Agus menyampaikan, pilot heli bernama Kapten Serge memutuskan untuk mendarat darurat lantaran kru heli mendengar suara yang tidak normal di bagian mesin. "Ketika mendengar suara mesin ada keanehan, pilot langsung melepas buket air. Lalu, mendarat di kawasan terbuka. Prosedurnya memang seperti itu, demi keselamatan," bebernya. (ris/ema)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers