MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 16 September 2019 10:27
Bantuan Sembako Melimpah, Korban Kebakaran Alalak Tetap Kesulitan Makan

Paling Mendesak Perkakas Dapur

MAKANAN MENUMPUK: Tumpukan kardus mie instan di halaman Masjid Suada Uddarain. Meski bahan makanan melimpah, korban kebakaran tak bisa memasaknya. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Meski bantuan sembako dari dermawan datang melimpah, tetap saja korban kebakaran di Alalak Selatan kesulitan untuk makan tiga kali sehari. Kok bisa?

Ternyata, dapur umum sudah ditutup sejak Sabtu (14/9). Sementara tak ada bantuan peralatan memasak. Karung beras, minyak goreng, dan telur pun dibiarkan menumpuk menggunung di halaman masjid.

Syukur, warga masih tertolong oleh bantuan nasi bungkus. "Alhamdulillah, ada beberapa rekan relawan yang membagikan nasi bungkus. Kalau tak ada mereka, entah bagaimana mereka makan," kata salah seorang relawan, Muhammad May Yasin Arfianta, kemarin (15/9).

Sebenarnya, sudah ada bantuan peralatan dapur dari pemko. Agar korban bisa memasak sendiri makanannya. Entah mengapa, bantuan kompor dan tabung gas itu kembali ditarik.

"Betul, sudah dibantu pemko. Tapi kami putuskan untuk ditarik. Jadi bukan pemko yang mengambilnya. Tapi panitia relawan posko korban kebakaran. Karena jumlahnya cuma 15 unit," jelasnya.

Jika langsung dibagikan, Yasin khawatir muncul kecemburuan sosial. "Jumlah korban sebanyak 85 kepala keluarga. Kalau dibagikan sekarang, cuma sebagian yang dapat. Takutnya nanti ada yang merasa iri," tambahnya.

Jika bantuan peralatan dapur itu jumlahnya sudah dirasa cukup, panitia berjanji akan segera membagikannya kepada korban kebakaran.

Perihal penutupan dapur umum, fasilitas itu dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Dalam prosedur kerja BPBD, dapur umum hanya berdiri selama tiga hari, paling lama sepekan.

Sementara itu, Ketua Posko Relawan Kebakaran RT 04 dan 05 Alalak Selatan, Fakhruddin mengatakan, bantuan uang tunai yang terkumpul mencapai Rp200 juta. "Nanti akan dibagikan kepada korban," ujarnya.

Dia juga membenarkan fakta di atas. "Bahan makanan sudah melimpah. Yang paling kami butuhkan adalah peralatan memasak, tempat tidur, dan bahan material untuk kembali membangun rumah warga," tegasnya.

Fakhruddin berharap, dermawan atau relawan yang ingin membantu untuk berkoordinasi dulu dengan panitia. Agar mengetahui apa saja yang paling dibutuhkan korban kebakaran.

"Bukan pilih-pilih. Tapi saat ini, bahan makanan dan pakaian sudah sangat banyak. Lebih baik diarahkan ke hal-hal yang memang diperlukan," pungkasnya. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:17

Begundal Sabu HSU Dibongkar

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan menggulung tiga pemakai sabu,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 08:56

Diganti Jika SIM Sudah Mati

BANJARBARU - Secara nasional, Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model…

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*