MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 16 September 2019 12:18
Sekcam pun Ingin Maju Pilwali Banjarbaru, 8 Orang Sudah Ambil Formulir ke PDIP
HARI TERAKHIR: Ketua DPC PDI P Banjarbaru, Wartono (kanan) saat menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon (balon) Walikota Banjarbaru kepada utusan Sekretaris Camat Landasan Ulin Pengayom Bayu Aji, kemarin. | FOTO: DPC PDI P BANJARBARU

PROKAL.CO, BANJARBARU - DPC PDI Perjuangan Banjarbaru kemarin telah menutup proses pengambilan formulir pendaftaran bakal calon (balon) Walikota Banjarbaru, usai mereka buka sejak 3 September 2019 tadi. Dari waktu sepekan itu, total ada delapan orang yang mengambil formulir.

Khusus untuk hari terakhir kemarin, tiga orang sekaligus mengambil formulir ke Kantor DPC PDI P Banjarbaru. Di mana ketiganya menjadi kejutan dalam memanaskan suhu politik di Banjarbaru, sebab sebelumnya nama mereka tak pernah disebut untuk menjadi kontestan dalam Pilkada Banjarbaru.

Tiga nama tersebut yakni, Sekretaris Camat Landasan Ulin Pengayom Bayu Aji, Sekjen Parlemen Jalanan Eddy Syaifuddin dan Bendahara PWNU Kalsel Rizqillah Suhaili.

Kemunculan ketiganya di hari terakhir pengambilan formulir dibenarkan Ketua DPC PDI P Banjarbaru Wartono. "Iya, hari ini ada tiga. Yaitu, Sekcam Landasan Ulin Pengayom Bayu Aji yang diwakili utusannya. Lalu, atas nama Eddy Syaifuddin dan Bendahara PWNU Kalsel Rizqillah Suhaili," katanya.

Dia menyampaikan, dengan bertambahnya tiga orang. Maka, total ada delapan nama yang mengambil formulir pendaftaran Balon Walikota Banjarbaru ke mereka. Setelah sebelum mereka lima orang telah lebih dulu mengambilnya.

Yaitu, Anggota DPR RI Aditya Mufti Ariffin, Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah dan pasangan petahana Nadjmi Adhani - Darmawan Jaya Setiawan. Serta, Sekda Kabupaten Tapin Masyaraniansyah.

Setelah waktu pengambilan formulir ditutup, Wartono menyampaikan, selanjutnya mereka akan menunggu pengembalian formulir hingga 20 September 2019. "Berkas formulir yang dikembalikan selanjutnya kami sampaikan ke DPD untuk dilanjutkan lagi ke DPP," paparnya.

Dia menambahkan, saat formulir sampai di DPP. Maka, di sanalah diputuskan siapa yang akan didukung PDIP pada Pilwali Banjarbaru nanti. "Siapa pun yang direkomendasikan DPP, kami wajib untuk mendukungnya," tambahnya.

Lalu apa saja kriteria calon untuk bisa didukung PDIP? Wartono menuturkan, yang terpenting menurutnya ialah calon sudah didukung oleh partai lain. Sebab, hanya meraih tiga kursi dalam Pileg 2019 tadi, PDIP tidak bisa mengusung calon sendiri.

"Untuk mengusung calon di Banjarbaru harus enam kursi, 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Banjarbaru. Jadi, kami harus berkoalisi," ucapnya.

Sementara itu, Sekjen Parlemen Jalanan Eddy Syaifuddin mengaku mengambil formulir ke partai berlambang banteng tersebut, karena memang menjadi tujuan utamanya untuk maju pada Pilwali Banjarbaru nanti.

"Selain PDI P, saya juga akan mengambil formulir di partai besar lainnya. Tapi, tujuan utama saya memang PDI P," katanya.

Lalu apa yang membuatnya berkeinginan maju dalam Pilkada Banjarbaru? Eddy menyampaikan, keinginan itu muncul karena dia merasa dekat dengan Banjarbaru. "Saya putra dearah Banjarbaru. Lahir, besar dan beraktivitas di sini. Saya juga sering ikut memperjuangkan hak masyarakat Banjarbaru," ucapnya.

Lanjutnya, keinginannya untuk ikut menjadi kontestan dalam pilwali tak akan gentar meski bersaing dengan para tokoh yang namanya sudah dikenal. Seperti, pasangan Nadjmi-Jaya dan Aditya-Iwansyah. "Mereka bisa dibilang sebagai gajah, karena namanya sudah besar. Tapi, itulah yang membuat saya tertarik menantang mereka. Meski hanya bermodalkan keyakinan," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Jumat, 05 Juni 2020 16:58
Breaking News

Pulang dari Daerah Transmisi Lokal, 3 Orang Barabai Positif Covid-19

BARABAI- Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di HST mengumumkan tiga…

Jumat, 05 Juni 2020 15:18

Mantap..! DPC Gerindra Banjarbaru Bagikan Paket Sembako dan Masker

BANJARBARU - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang begitu meresahkan…

Jumat, 05 Juni 2020 15:15
SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru

KEREN..! Di Sekolah ini Pendidikan Vokasi Tidak Berhenti, UAS Tetap Jalan Lewat Online

BANJARBARU - Pendidikan vokasi di SMK-PP Negeri Banjarbaru tidak berhenti, …

Jumat, 05 Juni 2020 14:23

PSBB: PENULARAN SOSIAL BERSKALA BESAR

BANJARMASIN - Pemerintah boleh saja telah melakukan pembatasan sosial berskala…

Jumat, 05 Juni 2020 14:17

Bendung Paham Radikal, Al Chaidar: Kalsel Harus Maksimalkan Peran Ulama

BANJARMASIN - Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan kecil kemungkinan teroris…

Jumat, 05 Juni 2020 14:14

Arungi Pilgub Kalsel, Denny-Difri Selangkah Lagi

BANJARMASIN - Denny Indrayana begitu percaya diri maju di Pemilihan…

Jumat, 05 Juni 2020 13:55

RS Pemko Disuntik Rp30 Miliar, Targetkan Penambahan 100 Tempat Tidur Pasien

BANJARMASIN - Rumah Sakit Sultan Suriansyah di Jalan Rantauan Darat…

Jumat, 05 Juni 2020 13:53

Ruang Isolasi Penuh, 2 Pasien Covid-19 Terpaksa Ngantre di IGD

BANJARMASIN - Setiap hari, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Banjarmasin…

Jumat, 05 Juni 2020 13:41

Sempat Raib, Pasien Covid-19 itu Sudah Ditemukan

BANJARMASIN - Salah seorang pasien COVID-19 di Rumah Sakit Ansari…

Jumat, 05 Juni 2020 12:24

Untuk Banjarbaru, Syarat Normal Baru Belum Terpenuhi

BANJARBARU - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) merupakan narasi yang dipilih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers