MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 17 September 2019 10:16
Gadis Belia Dicabuli Ayah Tiri Sampai Hamil, Dilaporkan ke Polres HST
BEJAT: Tersangka AH, ketika diamankan oleh jajaran anggota Polres HST karena tega menyetubuhi anak tirinya sendiri. | Foto: Polres HST for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BARABAI - Kasus tindak asusila berupa pencabulan kembali terungkap. Kali ini, menimpa gadis belia berumur 15 tahun, berinisial A. Tragisnya, pelaku tindak pencabulan adalah ayah tirinya sendiri yakni AH, warga Desa Hapulang Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Mulanya, di bulan Juni lalu, keluarga merasa curiga terhadap perubahan bentuk badan korban dan menanyakannya. Meski pada saat itu pihak keluarga hanya menanyakan perubahan bentuk badan saja, korban diketahui tengah mengandung ketika mendapatkan laporan dari keluarga lainnya yang berada di Banjarmasin, pada 6 Juli 2019, lalu.

“Beberapa hari seusai menanyakan kecurigaan, korban diketahui pergi ke Banjarmasin. Dari keluarga yang ada di Banjarmasin dikabarkan kalau korban sedang mengandung dan siapa yang menggaulinya.

Yakni, tersangka AH, yang ternyata juga ayah tirinya,” papar Kepala Kepolisian Resor Hulu Sungai Tengah (Kapolres HST), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Sabana Atmojo.

Setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, Kepolisian Resor (Polres) HST, melalui anggota Satuan Reserse dan Kriminal, melakukan penyelidikan. Hingga Sabtu (14/9), sekira pukul 04.00 Wita, pihak kepolisian berhasil meringkus tersangka AH di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kaltim. Setelah sebelumnya sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kemudian, berdasarkan pengakuan korban sewaktu dimintai keterangan, diketahui bahwa tersangka mencabulinya sebanyak tiga kali,” tambahnya.

Kini, bersamaan dengan barang bukti yang sudah diamankan, tersangka bakal dijerat Pasal 81 Ayat (2) PERPU No. 1 Tahun 2016 Jo UU No. 17 Tahun 2016 Jo Pasal 76D UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman penjara lima atau limabelas tahun penjara.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat sehingga tersangka dapat ditangkap. Dan untuk tersangka, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tuntasnya. (war/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:17

Begundal Sabu HSU Dibongkar

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan menggulung tiga pemakai sabu,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 08:56

Diganti Jika SIM Sudah Mati

BANJARBARU - Secara nasional, Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model…

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*