MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 17 September 2019 11:30
Hoax Sekolah Masuk Jam 9: Disdik Tegaskan Tak Pernah Sebar Kabar Lewat WA

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sejak Senin (16/9) pagi. Beredar pesan di aplikasi pengolah pesan WhatsApp (WA) yang membingungkan publik Banjarbaru. Di pesan disebutkan jika jadwal masuk sekolah diundur hingga pukul 09.00 Wita dan upacara diliburkan.

Pesan ini sendiri menyebar ke beberapa grup WA. Alhasil tak sedikit yang menganggap pesan tersebut valid. Sebab, dipesan dituliskan jika kabar ini berdasarkan surat edaran dari Walikota Banjarbaru.

Lalu, adapun di pesan ini tertera bahwa alasan diliburkannya upacara lantaran untuk menyikapi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi. Yang mana berdampak terhadap kesehatan karena kondisi tengah dilanda kabut asap.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarbaru, M Aswan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Pihaknya pun mengatakan tidak pernah mengeluarkan ataupun menyampaikan pesan tersebut.

"Soal pesan (WA) itu kita tidak ada mengeluarkan. Sama sekali tidak benar kabar ini," konfirmasinya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Memang dikatakannya bahwa Disdik pernah mengeluarkan surat edaran dalam menyikapi kabut asap. Hanya saja katanya isinya bukan secara keseluruhan sekolah. Namun hanya wilayah yang terdampak kabut parah.

"Itu pun pada Jumat (13/9) lalu saat kabut sangat pekat. Kalau sekarang (Senin) saya lihat normal-normal saja. Jadi tidak harus diundur jam masuk atau pembatalan upacara," jawabnya.

Sesuai dengan surat edaran. Memang tak ditampiknya pihak sekolah berhak menunda jam pelajaran hingga jam 09.00 Wita dari jam normal, 07.30 Wita. Ini untuk mengantisipasi serangan kabut asap yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan bagi pelajar.

Akan tetapi, ia kembali menegaskan jika edaran itu sifatnya situasional. Bukan berlaku keseluruhan. "Jadi nanti kepsek yang menentukan atau memutuskan. Jika sangat berkabut maka akan diundur (jam masuk). Tapi kalau taraf wajar, ya normal saja. Yang jelas tetap koordinasi dengan kita," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi dengan para kepsek tiap-tiap sekolah yang dinaunginya. Yakni di tingkatan TK, SD dan SMP. Yang mana katanya turut membahas antisipasi kabut asap ini.

"Ya tadi kesepakatannya bahwa kepsek akan menginformasikan secepatnya kepada orang tua murid lewat grup paguyuban ortu apabila ada penundaan jam masuk. Jadi informasi yang valid itu dari Kepsek," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Banjarbaru, Undi Sukarya menyebut memang pemberlakuan penundaan jam masuk hanya diaplikasikan pada Jumat lalu. Untuk kemarin ia menyebut masih berjalan normal.

"Memang saat itu (Jumat) berkabut sekali, jadi sesuai edaran ya kita tunda. Kalau sekarang masih normal, orang tua siswa juga kita beritahukan secara cepat," katanya.

Soal tersebarnya kabar yang tidak benar. Ia mengklaim tak menerima kabar itu. Untuk kepada orang tua siswa, ia pun menjelaskan bahwa informasi terbaru selalu disampaikan, termasuk soal perubahan jadwal masuk sekolah.

"Kita tidak ada menerima kabar itu. Yang jelas siswa di sini masih aman-aman saja, namun kita tetap imbau menggunakan masker jika berkabut," terangnya.

Sementara itu, Iqbal, salah seorang orang tua siswa di Banjarbaru mengaku sempat menerima kabar tersebut. Ia pun tak menampik sempat ingin percaya dan memutuskan menunda mengantar buah hatinya ke sekolah.

"Tapi saya coba tanya ke guru ternyata itu tidak benar. Sekolah tetap normal. Beruntung tidak termakan kabar itu, soalnya beberapa rekan juga ada yang percaya," kata Iqbal yang buah hatinya bersekolah di SDN 3 Banjarbaru ini. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 10:12
Pemkab Tanah Laut

APBD 2020, Target Pendapatan Rp1,24 Triliun

PELAIHARI - Wakil Bupati Tanah Laut (Tala) Abdi Rahman menyampaikan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:10
Pemkab Tanah Laut

Gelar Istighosah dan Doa Bersama

PELAIHARI - Guna menciptakan suasana yang kondusif menjelang Pelantikan Presiden…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:48

Belum Bisa Sampai 2,5 Jam, Banjarbaru-Batulicin Masih Dipisah Sungai

BANJARBARU - Pemprov Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:44

Nahwan Kandidat Kuat Kadispersip

BANJARBARU - Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Banjarbaru Radius…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:36

Maju Pilgub, Meski Percaya Diri, Kans Denny Berat

BANJARMASIN - Denny Indrayana begitu percaya diri menantang petahana Sahbirin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:48

Haris Bikin Golkar Menunggu

BANJARMASIN - DPD Golkar Banjarmasin dibuat penasaran. Lantaran Haris Makkie…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:47

Pilwali Banjarmasin, Lima Nama Melamar PKS

BANJARMASIN - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banjarmasin tak mau…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:44

Sidak, Herman Semakin Bad Mood

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah kembali dibuat gusar.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:40

Bantu Posko Karhutla, Hermansyah Doakan Petugas Semoga Selalu Sehat

BANJARMASIN - Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyambangi posko siaga kebakaran…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:29

Dukung Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini

BANJARBARU- Pemprov Kalsel mendukung pencegahan anti korupsi sejak dini melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*