MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 18 September 2019 10:11
Ditemukan di Bandara, Pelaku Kabur ke Jakarta, Ribuan Ekstasi Tak Bertuan Dimusnahkan
DIBLENDER: Tiga jenis narkotika; sabu-sabu, zenith dan ekstasi dimusnahkan Selasa (17/9) di Mapolres Banjarbaru. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Permasalahan tindak pidana Narkotika sepertinya tak ada habisnya di Kota Banjarbaru. Kemarin, Satuan Res Narkoba Polres Banjarbaru kembali memusnahkan barang bukti narkotika.

Ada tiga jenis barbuk yang dimusnahkan. Yakni sabu-sabu, zenith serta ekstasi. Ketiganya dimusnahkan dengan cara diblender lalu dicampur larutan detergen dan dibuang ke toilet.

Dalam pemusnahan ini, pemusnahan langsung dipimpin oleh Wakapolres Banjarbaru Kompol Andik Eko Siswanto didampingi Kasatres Narkoba AKP Elche dan Kasubbag Humas AKP Siti Rohayati, serta delegasi instansi vertikal di Banjarbaru lainnya. Turut juga dihadirkan empat pelaku barang haram ini.

Adapun dari data kepolisian. Barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu-sabu sebesar 27,54 gram, ekstasi 1.802 butir dan 50 butir zenith.

Kasatres Narkoba AKP Elche, mengatakan barang bukti Narkotika jenis sabu didapatkan setelah pihaknya berhasil mengamankan Ahyani pada Jumat (6/9) sekitar pukul 22.30 Wita di Jalan Bauntung Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

"Kita menemukan 30 lembar plastik klip yang di dalamnya terdapat Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 33,59 gram dari tangan Ahyani," ucapnya.

Sementara, barang bukti narkotika jenis zenith diketahui milik Arpandi. Ia diamankan pada 27 Agustus lalu, di desa Bunipah Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar dengan barang 58 (lima puluh delapan) butir zenith.

Khusus untuk barang bukti narkotika jenis ekstasi. Pihaknya menyebut jika saat ini pelaku masih dalam status buron dan dalam pengejaran oleh aparat.

Dari kronologis yang dipaparkan oleh Satres Narkorba Polres Banjarbaru. Ribuan butir Ekstasi tersebut ditemukan pada Jumat, (2/8) sekitar pukul 20.00 Wita di areal Bandara Syamsudin Noor Tepatnya di dekat eskalator ruang tunggu penumpang Bandara.

"Didapatinya barang bukti ribuan ekstasi di Bandara ini berdasarkan kerja sama kita dengan pihak AVSEC Bandara Syamsudin Noor yang menemukannya," cerita Elche.

Saat ditemukan, barang dalam kondisi menggumpal. Diduga, pelaku penyelundupan yang sudah diketahui identitasnya, sempat kabur ke Jakarta dengan menaiki pesawat. "Sekarang terus dikejar. Posisinya memang di luar daerah," tambahnya.

Ekstasi bernilai ratusan juta rupiah ini terangnya diduga kuat akan diterbangkan ke Jakarta dari Banjarmasin. Elche menduga, ada dua kemungkinan besar tentang asal usul ekstasi berlambang hati ini.

“Pertama bisa jadi karena tidak laku di Kalsel lalu mau dijual ke Jakarta. Kedua, ada indikasi pembuatannya di Kalsel dan ada industrinya. Lalu diedarkan ke luar pulau termasuk ke Jakarta. Ini masih kita dalami," bebernya.

Sementara itu, Pos Security Screening Manajer AVSEC Bandara Syamsudin Noor, Suwarno mengaku memang sudah curiga terhadap gelagat pelaku ketika di Bandara.

Uniknya, pelaku disebut membawa barang haram ini menggunakan kotak dan dilakban serta selipkan di selangkangannya.

"Saat itu kita sudah curiga dan langsung berkoordinasi dengan Sat Narkoba. Saat hendak diamankan, Tersangka keburu kabur naik pesawat tujuan Jakarta. Hanya barang bukti ribuan ekstasi ini yang kami dapati di ruang tunggu," ceritanya.

Terkait dengan pemusnahan barang bukti itu dalam rangka pelaksanaan pasal 91 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi Barang sitaan Narkotika dan Prekursor Narkotika yang berada dalam penyimpanan dan pengamanan penyidik yang telah ditetapkan untuk dimusnahkan, wajib dimusnahkan sejak menerima penetapan pemusnahan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat. (rvn/al/bin)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:17

Begundal Sabu HSU Dibongkar

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan menggulung tiga pemakai sabu,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 08:56

Diganti Jika SIM Sudah Mati

BANJARBARU - Secara nasional, Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model…

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*