MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 18 September 2019 12:45
Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Pembersih, Kejaksaan Tunggu Hasil Audit
MASIH PROSES: Kapal pembersih alur di Sungai Martapura, Banjarmasin. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal motor pembersih alur sungai masih ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan. Meski sudah masuk dalam tahapan penyidikan namun kejaksaan belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus pengadaan kapal sapu-sapu senilai Rp11 miliar tersebut.

“Sampai sekarang kita masih menunggu hasil audit BPKP,” kata Asisten Pidana Khusus, Munaji ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin, Selasa (16/9) siang.

Pihaknya meminta bantuan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel untuk melakukan audit. Lembaga tersebut yang mampu merinci segala dana yang dikeluarkan dalam pengadaan kapal. Agar jelas, apakah ada kerugian negara yang ditimbulkan.

“Kalau sudah jelas berapa kerugiannya baru ada tersangka, kalau tidak ada, ya bisa apa,” jelasnya.

Kejati sendiri sudah melengkapi berkas yang diminta oleh BPKP. “Kita juga sudah selesai melakukan pemeriksaan, tinggal menunggu audit kerugian negara saja,” ucapnya lagi.

Sebagaimana diketahui, kasus ini mencuat setelah ada warga yang melaporkan temuan ini ke Kejati Kalsel. Dari hasil penelitian, ada pekerjaan tak sesuai spesifikasi hingga mark up harga. Kapal sapu-sapu ini sendiri dipesan untuk membersihkan sampah-sampah di perairan Kalsel.

Kapal yang pengerjaannya menggandeng rekanan PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari cabang Palembang itu memang berbeda dengan kapal pembersih sampah yang dimiliki Balai Sungai yang kerap berseliweran di Sungai Martapura. Ukuran panjang 22,5 meter. Di dalamnya terdapat dapur khusus yang ada kulkas, juga dilengkapi monitor LCD ukuran 32 inch plus empat kamera CCTV. Di samping itu juga dilengkapi mesin pompa kebakaran yang mampu memadamkan kebakaran di perairan.

Selain mampu menampung enceng gondok seberat 12 Ton, kapal ini juga dilengkapi mesin pencacah yang langsung mengkonversi cacahan menjadi pupuk kompos.

Dalam penyelesaiannya kapal senilai Rp 11 miliar itu, kontraktor kala itu harus rela kena penalti. Setelah kontrak 2017 pembuatan tak kunjung selesai, kontraktor terpaksa mengajukan adendum selama 50 hari.

Kejaksaan sejauh ini telah memeriksa 15 orang terkait temuan kasus dugaan mark up. Tidak hanya jajaran Dishub, rekanan pun dimintai keterangan tentang pengadaan kapal ini. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 12:00

PARAH..!! Sudah Bau Tanah, Masih Ngoplos Miras

BANJARMASIN - Tiga lelaki berumur kedapatan menggelar pesta minuman keras…

Senin, 16 Desember 2019 11:17

Warga Labuan Aman HST Geger, Perempuan Tewas Dibunuh Karena Bisikan Gaib

BARABAI - Warga Desa Binjai Pirua RT 5 Kecamatan Labuan…

Senin, 16 Desember 2019 11:11

Transaksi di Gubuk Penambang Pasir Cempaka, Pelaku Bisnis Hitam Diringkus

BANJARBARU - Transaksi sabu Cempaka Banjarbaru tergolong unik. Memilih sebuah…

Senin, 16 Desember 2019 10:36

HEBOH..! Mobil Terbakar di SPBU Hikun Tabalong

TANJUNG - Sebuah mobil terbakar di SPBU Hikun, Kecamatan Tanjung,…

Minggu, 15 Desember 2019 16:49

Ramai Isu Penculikan Hoax di Tabalong

TANJUNG – Tabalong diserang adanya isu penculikan anak yang tersebar…

Minggu, 15 Desember 2019 11:59

Pertambangan Tanpa Izin di Tabalong, Dishut Janji Segera Tertibkan

BANJARBARU - Informasi semakin merajalelanya pertambangan tanpa izin (Peti) di…

Minggu, 15 Desember 2019 11:48

Dari Pembatuan, 500 Miras Diangkut

BANJARBARU - Indikasi adanya peredaran miras terlarang di kawasan eks…

Minggu, 15 Desember 2019 11:35

Penjual Ikan Hias Dibacok

BANJARMASIN - Kegegeran terjadi di Jalan Kuin Selatan Gang Kenanga…

Minggu, 15 Desember 2019 11:27

Penghuni Rutan Pelaihari di Razia

PELAIHARI - Rumah Tahanan Negara Klas IIB Pelaihari melakukan razia…

Jumat, 13 Desember 2019 16:36
BREAKING NEWS

Ditinggal ke WC, Motor Kades Lumpangi Raib

KANDANGAN - Hanya hitungan hari, sepeda motor dinas baru kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.