MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 18 September 2019 12:45
Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Pembersih, Kejaksaan Tunggu Hasil Audit
MASIH PROSES: Kapal pembersih alur di Sungai Martapura, Banjarmasin. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal motor pembersih alur sungai masih ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan. Meski sudah masuk dalam tahapan penyidikan namun kejaksaan belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus pengadaan kapal sapu-sapu senilai Rp11 miliar tersebut.

“Sampai sekarang kita masih menunggu hasil audit BPKP,” kata Asisten Pidana Khusus, Munaji ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin, Selasa (16/9) siang.

Pihaknya meminta bantuan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel untuk melakukan audit. Lembaga tersebut yang mampu merinci segala dana yang dikeluarkan dalam pengadaan kapal. Agar jelas, apakah ada kerugian negara yang ditimbulkan.

“Kalau sudah jelas berapa kerugiannya baru ada tersangka, kalau tidak ada, ya bisa apa,” jelasnya.

Kejati sendiri sudah melengkapi berkas yang diminta oleh BPKP. “Kita juga sudah selesai melakukan pemeriksaan, tinggal menunggu audit kerugian negara saja,” ucapnya lagi.

Sebagaimana diketahui, kasus ini mencuat setelah ada warga yang melaporkan temuan ini ke Kejati Kalsel. Dari hasil penelitian, ada pekerjaan tak sesuai spesifikasi hingga mark up harga. Kapal sapu-sapu ini sendiri dipesan untuk membersihkan sampah-sampah di perairan Kalsel.

Kapal yang pengerjaannya menggandeng rekanan PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari cabang Palembang itu memang berbeda dengan kapal pembersih sampah yang dimiliki Balai Sungai yang kerap berseliweran di Sungai Martapura. Ukuran panjang 22,5 meter. Di dalamnya terdapat dapur khusus yang ada kulkas, juga dilengkapi monitor LCD ukuran 32 inch plus empat kamera CCTV. Di samping itu juga dilengkapi mesin pompa kebakaran yang mampu memadamkan kebakaran di perairan.

Selain mampu menampung enceng gondok seberat 12 Ton, kapal ini juga dilengkapi mesin pencacah yang langsung mengkonversi cacahan menjadi pupuk kompos.

Dalam penyelesaiannya kapal senilai Rp 11 miliar itu, kontraktor kala itu harus rela kena penalti. Setelah kontrak 2017 pembuatan tak kunjung selesai, kontraktor terpaksa mengajukan adendum selama 50 hari.

Kejaksaan sejauh ini telah memeriksa 15 orang terkait temuan kasus dugaan mark up. Tidak hanya jajaran Dishub, rekanan pun dimintai keterangan tentang pengadaan kapal ini. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:43

Rahman Bernyanyi, Nyamuk Cs Pemilik Paket Sabu Ditangkap

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan Polres Hulu Sungai Utara,…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:39

Sembunyi Sepekan, Residivis Dibekuk

BANJARBARU - Berhasil selama kurang lebih sepekan bernafas lega. Pelarian…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:54

Larangan Parkir Tak Ditaati, Komisi III: Dishub Jangan Kendor

BANJARMASIN - Larangan parkir apalagi bongkar muat di Jalan Pangeran…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:42

Dua Sahabat Terjerat Sabu

BANJARMASIN - Dua warga Alalak Selatan ditangkap personel Polsekta Banjarmasin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:38

Sepekan Ditangkap 45 Tersangka

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk sebanyak…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:50

Pembunuh di Terminal Cangkring Terungkap

RANTAU – Akhirnya, peristiwa berdarah yang menewaskan Rahmat Hidayat (31),…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:47

Pembakar Lahan Langsung Ditahan

AMUNTAI – Anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menangkap pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*