MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 19 September 2019 11:15
Asap Hitam Gegerkan Warga Banjarbaru, Karhutla Bakar Tumpukan Ban Bekas
Siang warga Banjarbaru di wilayah pusat Kota dan sekitarnya mendadak cukup mencekam. Asap hitam membumbung tinggi di langit Kota Idaman.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Siang warga Banjarbaru di wilayah pusat Kota dan sekitarnya mendadak cukup mencekam. Asap hitam membumbung tinggi di langit Kota Idaman.

Dari pusat kota, asap tampak jelas. Hitam dan menggumpal pekat. Sontak pengendara maupun warga lainnya menaruh perhatian terhadap asap ini. Tak sedikit yang mengira terjadi kebakaran hebat.

Asap hitam pekat ini sendiri terpantau dari wilayah Kelurahan Sungai Ulin Banjarbaru sekitar pukul 13.45 Wita. Tepatnya di wilayah Komplek PPI II Kelurahan Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara.

Rupanya, asap hitam ini bersumber dari kejadian Kebakaran Hutan & Lahan (Karhutla) di Sungai Ulin. Yang mana, api selain melahap lahan kosong juga mengenai tumpukan ban bekas.

Karena melumat tumpukan ban bekas tak bertuan. Maka asap yang ditimbulkan begitu pekat. Bahkan dari pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, bau menyengat dari karet ban yang terbakar sangat menusuk.

Kejadian ini membuat puluhan unit BPK berdatangan ke lokasi. Selain menimbulkan asap pekat, amukan api juga cukup besar dan rawan. Pasalnya areal Karhutla berdekatan dengan pemukiman warga.

Diperlukan waktu kurang lebih 2 jam bagi relawan dan personel Satgas Karhutla di lapangan menjinakkan api. Pasalnya, selain faktor angin kencang. Tumpukan ban bekas ini membuat api terkesan awet dan berasap hebat.

Dari keterangan warga sekitar. Api sebenarnya berasal dari lahan kosong. Namun karena angin bertiup kencang, maka si jago merah merambat ke tumpukan ban bekas yang kebetulan teronggok di dekat lahan yang terbakar.

"Tumpukan ban itu sudah lama terbengkalai di sana, tidak tahu punya siapa," kata Maji (47), warga sekitar.

Saat kebakaran lahan terjadi. Maji dan beberapa warga sempat tak menyadari ada api. Namun ketika api mulai mengenai tumpukan ban dan membuat asap hitam pekat. Baru ia menyadari ada kebakaran di areal perumahannya.

Selain menyambar tumpukan ban dan semak belukar. Api turut mengenai salah satu trafo listrik yang ada di areal kebakaran. Dampaknya, jaringan listrik di areal kebakaran sempat terpaksa dimatikan untuk alasan keamanan.

"Sempat ada letupan di trafo karena tersambar api. Kalau saya dan beberapa warga juga langsung inisiatif mematikan arus listrik karena takut terjadi apa-apa," tambah Maji.

Sementara itu, Dandim 1006/ Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto yang juga ikut turun langsung di lokasi menyebut jika kejadian kebakaran memang nyaris mengenai perumahan warga.

"Kalau tidak cepat diatasi bisa merambat, karena jaraknya dekat sekali dengan rumah warga. Tadi untungnya arah angin juga berlawan ke arah perumahan, jadi api tertahan. Kalau tidak bisa mengenai rumah warga," katanya.

Selain itu, soal dugaan awal penyebab kebakaran. Dandim menyebut jika ada indikasi bahwa kebakaran disengaja oleh seorang oknum. "Masih dugaan sementara, kita lakukan penyelidikan dulu."

Memang dari informasi di lapangan yang dihimpun. Bahwa ibu-ibu di komplek perumahan sempat melihat gelagat mencurigakan dari seseorang yang tampak ingin membakar lahan dengan sengaja. Sayangnya, bukti maupun terduga pelaku pembakaran masih belum diketemukan.

Terkait adanya kejadian yang sempat membuat geger warga ini. Dandim menegaskan agar warga jangan sengaja membakar lahan untuk alasan apapun. Sebab terangnya hal ini dapat sangat merugikan lingkungan.

"Saya mengimbau, jangan sekali-sekali membakar hutan dan lahan, karena hukumannya sangat berat. Yang paling penting, peristiwa ini sangat merugikan masyarakat juga," pesannya. (rvn/bin/ema)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers