MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 19 September 2019 11:27
Kemenag Ingin Hapuskan Materi Perang di Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Ponpes di Banua Menolak
Ilustrasi Pesantren: nu.or.id

PROKAL.CO, BANJARBARU - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) menghapus bab tentang perang dalam materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada 2020 menuai pro kontra. Di Banjarbaru sejumlah pondok pesantren (ponpes) pun menolak kebijakan tersebut.

Salah satu yang menolak ialah Ponpes Yasin, pimpanannya Ustaz Saifullah meminta materi perang dalam sejarah Islam jangan dihapus. Melainkan, diluruskan bagaimana pemahanan mengenai jihad yang sebenarnya.

"Jadi daripada dihapus, lebih baik dibetulkan saja cara pemahaman tentang perang itu. Karena kita tidak boleh menutup mata akan sejarah bahwa Indonesia merdeka justru karena seruan jihad dari para kiai untuk membela NKRI," katanya.

Dia khawatir, ketika bab perang dihapus akan melemahkan ketahanan Indonesia. "Kita sudah ketinggalan jauh dengan negara lain soal ketahanan. Misalnya adanya wajib militer di negara-negara lain. Bukankah itu isinya real latihan perang membela negara. Sedangkan di Indonesia tidak pernah ada," bebernya.

Maka dari itu, menurutnya pemerintah jangan sampai menghapus pelajaran jihad. Tapi arahkan ke pemahaman bahwa jihad membela negara merupakan seruan agama, ketika suatu saat negara dijajah oleh pihak asing.

Lalu bagaimana tanggapan MUI terkait penghapusan bab tentang perang dalam materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam? Sekretaris Umum MUI Kalsel H Fadli Mansur saat dihubungi mengaku belum bisa berkomentar, karena masih harus mempelajari dan mencermati kebijakan tersebut.

"Kami belum bisa berkomentar, soalnya masih akan mempelajari dan mencermatinya dulu secara komprehensif," ucapnya.

Selain itu, dia menyampaikan MUI Kalsel juga bakal berkoordinasi dengan MUI Pusat untuk menentukan sikap. Sebab, kebijakan penghapusan bab perang skopnya nasional. "Jadi mohon maaf, kami belum bisa memberikan tanggapan," bebernya.

Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi juga belum mau berkomentar. Dengan alasan belum tahu tentang kebijakan itu. "Nanti kami koordinasi dengan Kemenag Pusat dulu," singkatnya.

---

Sementara itu, anggota DPRD Kalsel Provinsi Kalsel memberikan tanggapan keras terhadap rencana tersebut. Anggota dewan dari fraksi Gerindra, M Lutfi Saifudin menyebut rencana tersebut sama halnya melupakan sejarah Islam.

“Wah, itu preseden buruk, bisa disebut sebuah kemunduran bagi dunia pendidikan,” kata Lutfi yang terpilih kedua kalinya pada periode 2019-2024 ini.

Padahal isi dalam Al Qur'an dan hadist adalah tentang sejarah. Dan itu wajib dijadikan sebagai pelajaran dan diamalkan oleh seluruh umat Islam. Generasi muda muslim harus tahu dan mengerti, jangan sampai mereka melupakan sejarah.

“Jika penghapusan terjadi, saya sendiri akan ikut dan pimpin demo menolak penghapusan, kalau perlu sampai ke Kemenag RI dan DPR RI,” cetus politisi Fraksi Gerindra. (ris/gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:59

Sudah 7 Anak Gangguan Jiwa karena Gadget

BANJARMASIN - Ini mungkin jadi perhatian bagi para orang tua,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:50

Pendaftaran CPNS Dibuka 25 Oktober

BANJARMASIN - Warga Banua yang ingin mengikuti seleksi Calon Pegawai…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:47

Putra Bupati Banjar Rayu Golkar

MARTAPURA – Muhammad Iqbal Khalilurrahman akhirnya memberanikan diri maju sebagai…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:45

Herjunot Ali dan Cinta Laura Kiehl Promosi Film Jeritan Malam di Banjarmasin

Snow Kingdong Roadshow 2019 menyambangi Kota Banjarmasin. Wahana salju ini…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:31

Tambat Tongkang Serampangan, Dishub Tak Punya Alat Menarik

BANJARMASIN - Komisi III DPRD Banjarmasin menyoroti soal tongkang yang…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:24

Dianggap Berhasil Kelola Air, Yogyakarta Belajar ke PDAM Bandarmasih

BANJARMASIN - PDAM Bandarmasih patut berbangga. Cara mereka mengelola air…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:08

Tampil Santai, Tapi Modis

BANJARMASIN - 55 anggota dewan periode 2019-2024 resmi dilantik dan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:54

2 Titik Desa Tercemar, PT Talenta Bumi Setujui 7 Kesepakatan

MARABAHAN - Permasalahan pencemaran udara yang dituduhkan warga Marabahan melalui LSM Pusat…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:36
Pemko Banjarbaru

Walikota Buka Turnamen Bola Voli Dynamic

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, didampingi Lurah Guntung…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:23
Pemkab Tanah Bumbu

Pentingnya Deteksi Dini HIV/AIDS

BATULICIN - Tim Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile Puskesmas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*