MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 19 September 2019 11:27
Kemenag Ingin Hapuskan Materi Perang di Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Ponpes di Banua Menolak
Ilustrasi Pesantren: nu.or.id

PROKAL.CO, BANJARBARU - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) menghapus bab tentang perang dalam materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada 2020 menuai pro kontra. Di Banjarbaru sejumlah pondok pesantren (ponpes) pun menolak kebijakan tersebut.

Salah satu yang menolak ialah Ponpes Yasin, pimpanannya Ustaz Saifullah meminta materi perang dalam sejarah Islam jangan dihapus. Melainkan, diluruskan bagaimana pemahanan mengenai jihad yang sebenarnya.

"Jadi daripada dihapus, lebih baik dibetulkan saja cara pemahaman tentang perang itu. Karena kita tidak boleh menutup mata akan sejarah bahwa Indonesia merdeka justru karena seruan jihad dari para kiai untuk membela NKRI," katanya.

Dia khawatir, ketika bab perang dihapus akan melemahkan ketahanan Indonesia. "Kita sudah ketinggalan jauh dengan negara lain soal ketahanan. Misalnya adanya wajib militer di negara-negara lain. Bukankah itu isinya real latihan perang membela negara. Sedangkan di Indonesia tidak pernah ada," bebernya.

Maka dari itu, menurutnya pemerintah jangan sampai menghapus pelajaran jihad. Tapi arahkan ke pemahaman bahwa jihad membela negara merupakan seruan agama, ketika suatu saat negara dijajah oleh pihak asing.

Lalu bagaimana tanggapan MUI terkait penghapusan bab tentang perang dalam materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam? Sekretaris Umum MUI Kalsel H Fadli Mansur saat dihubungi mengaku belum bisa berkomentar, karena masih harus mempelajari dan mencermati kebijakan tersebut.

"Kami belum bisa berkomentar, soalnya masih akan mempelajari dan mencermatinya dulu secara komprehensif," ucapnya.

Selain itu, dia menyampaikan MUI Kalsel juga bakal berkoordinasi dengan MUI Pusat untuk menentukan sikap. Sebab, kebijakan penghapusan bab perang skopnya nasional. "Jadi mohon maaf, kami belum bisa memberikan tanggapan," bebernya.

Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi juga belum mau berkomentar. Dengan alasan belum tahu tentang kebijakan itu. "Nanti kami koordinasi dengan Kemenag Pusat dulu," singkatnya.

---

Sementara itu, anggota DPRD Kalsel Provinsi Kalsel memberikan tanggapan keras terhadap rencana tersebut. Anggota dewan dari fraksi Gerindra, M Lutfi Saifudin menyebut rencana tersebut sama halnya melupakan sejarah Islam.

“Wah, itu preseden buruk, bisa disebut sebuah kemunduran bagi dunia pendidikan,” kata Lutfi yang terpilih kedua kalinya pada periode 2019-2024 ini.

Padahal isi dalam Al Qur'an dan hadist adalah tentang sejarah. Dan itu wajib dijadikan sebagai pelajaran dan diamalkan oleh seluruh umat Islam. Generasi muda muslim harus tahu dan mengerti, jangan sampai mereka melupakan sejarah.

“Jika penghapusan terjadi, saya sendiri akan ikut dan pimpin demo menolak penghapusan, kalau perlu sampai ke Kemenag RI dan DPR RI,” cetus politisi Fraksi Gerindra. (ris/gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 12:05

Verifikasi CPNS Diumumkan, Begini Hasilnya....

BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat Banjarmasin telah merampungkan tahap…

Senin, 16 Desember 2019 12:03

11 SKPD Masuk Zona Merah, Siap-siap Tunjangan Pejabat Dipotong

BANJARMASIN - Dua pekan lagi, tahun anggaran 2019 ditutup. Faktanya,…

Senin, 16 Desember 2019 11:52

Segera Bahas RUU Kefarmasian

BANJARMASIN – Belum adanya payung hukum yang kuat terhadap profesi…

Senin, 16 Desember 2019 10:53

Bergerak Lintasi Desa Menuju Banjarbaru

BALANGAN – Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial (LBKS) telah melintasi Kabupaten…

Senin, 16 Desember 2019 10:49
Pemko Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Komitmen Dukung Pembangunan Kampus UIN Antasari

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan menghadiri kegiatan…

Senin, 16 Desember 2019 10:46
PARLEMENTARIA

Terus Galakkan Sosialisasi Penyakit Hepatitis A

BANJARBARU - Kasus virus hepatitis A yang menyerang puluhan siswa…

Senin, 16 Desember 2019 10:13
Pemkab Tanah Laut

Peringati Harjad Tala dan Bumi Makmur Dengan Berselawat

PELAIHARI - Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut (Tala)…

Senin, 16 Desember 2019 10:12
Pemkab Tanah Laut

Pendiri Tala Diabadikan Nama Ruangan RSUD Beojasin

PELAIHARI - Untuk mengenang jasa dari para tokoh pendiri Kabupaten…

Senin, 16 Desember 2019 10:11
Pemkab Tanah Laut

Gedung Baru RSUD H Boejasin Diresmikan

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta meresmikan sekaligus menghadiri…

Minggu, 15 Desember 2019 16:04
Pemkab Balangan

KPU Balangan Launching Maskot Dan Jingle Pilkada 2020

PARINGIN – Tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Balangan, dimulai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.