MANAGED BY:
JUMAT
25 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 19 September 2019 11:27
Kemenag Ingin Hapuskan Materi Perang di Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Ponpes di Banua Menolak
Ilustrasi Pesantren: nu.or.id

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) menghapus bab tentang perang dalam materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada 2020 menuai pro kontra. Di Banjarbaru sejumlah pondok pesantren (ponpes) pun menolak kebijakan tersebut.

Salah satu yang menolak ialah Ponpes Yasin, pimpanannya Ustaz Saifullah meminta materi perang dalam sejarah Islam jangan dihapus. Melainkan, diluruskan bagaimana pemahanan mengenai jihad yang sebenarnya.

"Jadi daripada dihapus, lebih baik dibetulkan saja cara pemahaman tentang perang itu. Karena kita tidak boleh menutup mata akan sejarah bahwa Indonesia merdeka justru karena seruan jihad dari para kiai untuk membela NKRI," katanya.

Dia khawatir, ketika bab perang dihapus akan melemahkan ketahanan Indonesia. "Kita sudah ketinggalan jauh dengan negara lain soal ketahanan. Misalnya adanya wajib militer di negara-negara lain. Bukankah itu isinya real latihan perang membela negara. Sedangkan di Indonesia tidak pernah ada," bebernya.

Maka dari itu, menurutnya pemerintah jangan sampai menghapus pelajaran jihad. Tapi arahkan ke pemahaman bahwa jihad membela negara merupakan seruan agama, ketika suatu saat negara dijajah oleh pihak asing.

Lalu bagaimana tanggapan MUI terkait penghapusan bab tentang perang dalam materi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam? Sekretaris Umum MUI Kalsel H Fadli Mansur saat dihubungi mengaku belum bisa berkomentar, karena masih harus mempelajari dan mencermati kebijakan tersebut.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 08 September 2020 12:02

Rp1,5 Miliar untuk 276 Orang, Akhirnya Insentif Nakes Cair

BANJARBARU - Setelah tertunda beberapa waktu karena beberapa alasan. Insentif…

Selasa, 08 September 2020 11:58

Ibnu Sina Ditegur Mendagri, Gara-Gara Bikin Kerumunan di KPU

BANJARMASIN - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menegur puluhan kepala…

Selasa, 08 September 2020 11:48

Sering Kunker ke Luar Daerah Dibanding Ngantor, Gedung DPRD Didemo

BANJARMASIN - Lebih sering kunjungan kerja ke luar daerah ketimbang…

Selasa, 08 September 2020 11:45

Kapolres: Klaster Pilkada Bisa Muncul

BANJARMASIN - Pendaftaran bakal calon Pilwali 2020 menjadi perhatian Kapolresta…

Selasa, 08 September 2020 10:22

Perang Slogan di Serambi Makkah: Manis, Manuntung, dan Bersinar

MARTAPURA – Perang slogan selalu mewarnai kontestasi Pilkada, termasuk di…

Selasa, 08 September 2020 10:16

Khairul Sendiri, Habib Misterius

BANJARMASIN - Di hari kedua tes kesehatan, Senin (7/9) kemarin,…

Selasa, 08 September 2020 10:11

Calon Kepala Daerah Bisa Gugur Jika Ada Organ yang Tak Normal, Kalau Covid-19 Tak Masalah

BANJARMASIN - Pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) kepala daerah sudah…

Selasa, 08 September 2020 10:06

Saban-Abdillah Mulai Bentuk Relawan di Kecamatan dan Desa

BARABAI- Usai mendaftar ke KPU HST, Minggu (6/9), pasangan Saban-Abdillah…

Selasa, 08 September 2020 10:00

Amunisi Tambahan, Barito Rekrut Pemain Muda Papua

YOGYAKARTA - Barito Putera melirik potensi striker muda asal Papua…

Selasa, 08 September 2020 07:51
Pemko Banjarbaru

Rombongan Pejabat Setdako Kunjungi Istri Almarhum Nadjmi

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah, didampingi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers