MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 20 September 2019 09:50
Demo Tolak RUU KPK Nyaris Rusuh
SALING DORONG: Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalsel di depan Gedung DPRD Kalsel, kemarin. Ratusan mahasiswa memprotes revisi UU KPK. | FOTO: ENDANG SYARIFUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Gelombang penolakan revisi UU KPK merambah ke Kalsel. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel ngeluruk ke Gedung DPRD provinsi Kalsel, Kamis (19/9) pagi.

Mereka membawa bermacam atribut spanduk, bendera, pamplet, kandang kecil berisi tikus, sekantung bunga, beberapa lembar uang palsu bahkan keranda mayat. Berbagai karton macam-macam:

"Selamatkan KPK", "Hutan Yang Dibakar, KPK Yang Dipadamkan". Aksi unjuk rasa dan tulisan yang ada di spanduk itu sebagai bentuk seruan tak setuju dengan revisi UU KPK yang sudah disahkan.

Begitu bersemangatnya aksi kemarin, benih-benih kericuhan mulai menyeruak saat mahasiswa masuk ke Gedung DPRD Kalsel. Nyaris terjadi baku pukul antara mahasiswa dengan polisi yang melakukan pengamanan. Beruntung ketegangan berhasil diredam.

Meski demikian, ratusan mahasiswa tetap menduduki halaman gedung DPRD Kalsel. Mereka berorasi mendesak anggota dewan yang baru dilantik untuk menyampaikan aspirasi penolakan revisi UU KPK ke pusat. Ada empat orang perwakilan anggota dewan yang menyambut aksi mahasiswa. Wakil Ketua Syaripuddin, dua orang anggota Fraksi PDIP Hasib Salim, Fahrani dan dari Fraksi PKB Suripno Sumas.

“Kami ingin anggota dewan yang baru menyampaikan aspirasi ini ke pusat,” pinta koordinator aksi BEM se-Kalsel Ghulam Reza.

Jangankan mahasiswa, Ghulam mengatakan masyarakat awam saja cenderung melihat revisi UU KPK sangat melemahkan kinerja lemabaga antibodi itu. Apalagi revisi ini tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), tapi malah didahulukan pembahasannya. “Kesannya disulap dan terburu-buru,” tukasnya.

Padahal lembaga anti rasuah ini dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai lembaga yang memberantas korupsi di negeri ini. “Kalau upaya ini gagal mungkin akan dlakukan yudicial review oleh kawan-kawan mahasiswa di pusat,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Kalsel Sementara, Syaripuddin sepakat untuk memperkuat KPK agar bisa menuntaskan persoalan korupsi di Indonesi. Revisi UU KPK yang sudah disahkan perlu dilihat lagI secara komprehensif. “Jika memang melemahkan keberadaan KPK, bisa menempuh jalur yuducial review,” cetusnya. (gmp/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 14:15

Karena AIDS, Waria asal Liang Anggang Meregang Nyawa

BANJARBARU - HIV/AIDS kembali merenggut nyawa warga Banua. Setelah beberapa…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:53

Ternyata Gara-gara ini, Mahasiswa Uniska Bawa Parang ke Kampus

BANJARBARU - Kasus perkelahian dan mahasiswa membawa senjata tajam di…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:58

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

BANJARMASIN - Berlagak sok jagoan, Abdul Hakim (21) warga Jalan…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:51

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

BANJARMASIN - Kasus kematian Rian Iman Taufik (20), anak buah…

Senin, 14 Oktober 2019 10:48

Bakar Lahan di Candi Laras, Petani Ditangkap

RANTAU - Informasi titik api di Kecamatan Candi Laras Utara…

Senin, 14 Oktober 2019 10:22

Ngapain di dalam Kamar..? Muda-mudi Terciduk Polres Banjarbaru di Penginapan

BANJARBARU - Sepasang muda-mudi terciduk sedang berduaan di salah satu…

Minggu, 13 Oktober 2019 07:16

Cuaca Panas Lagi, Titik Api Muncul Kembali, Kini Karhutla Beralih ke Lahan Pertanian

BANJARBARU - Cuaca yang kembali panas dalam beberapa hari terakhir…

Minggu, 13 Oktober 2019 06:57

JANGAN MACAM-MACAM..!! Ada 178 'Mata-mata' di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sebanyak 178 CCTV sudah terpasang di berbagai sudut…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:56

Pengakuan Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Banjarbaru: Ambil Anak dari Istri dan Tak Disekolahkan

Beberapa hari terakhir Banjarbaru dihebohkan dengan kasus bapak menggauli anaknya…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:54

Di Dalam Tahanan, Banyak Orang Ingin Bertemu Lihan

BANJARBARU - Sekitar tiga pekan sudah Lihan mendekam di Ruang…

Ofisial, Pelatih, dan Panitia Baku Hantam di Kejuaraan Karate

ULM Tambah Guru Besar, Sutarto Dorong Dosen-Dosen Meneliti

Bukan Hanya di Banjarmasin, di Kabupaten Banjar Juga Banyak Ikan Mati Mendadak, Pembudidaya Merugi Ratusan Juta

Tutupi Tunggakan BPJS, Direktur RSUD Tolak Pinjam Ke Bank

Dua Gusti Lamar Golkar Banjar, Wakil Gubernur Sepi Pendaftar

Hermansyah Marah-marah Lagi, Gara-gara Ada Kadis Keluar Negeri

Proyek Gedung Parkir Rp3 Miliar Dibatalkan, Dishub Incar Cungha Cunghui

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

Pipa PDAM Bocor Berjamaah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*