MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Jumat, 20 September 2019 09:57
Djanur Kecam Kepemimpinan Wasit
Bermain dengan sembilan pemain di babak kedua, Barito Putera dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4 atas tamunya Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Demang Lehman, Martapura.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Bermain dengan sembilan pemain di babak kedua, Barito Putera dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4 atas tamunya Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Demang Lehman, Martapura.

Sungguh malang nasib Barito pada pertandingan itu, berawal dengan gol bunuh diri Donny Monim di menit ke-26, kiper Aditya Harlan lagi-lagi harus memungut bola di gawangnya tiga menit berselang.

Sepak pojok Hedipo Gustavo berujung kemelut di depan gawang Barito, dan dengan mudah diselesaikan Jajang Mulyana menjadi sebuah gol tambahan untuk Bhayangkara FC.

Tertinggal dua gol di babak pertama, Barito Putera mulai menaikkan tensi permainan di babak kedua.

Namun, petaka menimpa Bayu Pradana yang justru menerima kartu kuning kedua usai mengawal pergerakan Lee Yoo-Joon di menit ke-58.

Kemudian, bek kanan Barito, Nazar Nurzaidin juga harus rela keluar lapangan lebih cepat karena dianggap melanggar penggawa The Guardians di menit ke-69.

Bermain dengan sembilan pemain di sisa waktu, mudah saja bagi anak asuh Paul Munster untuk menggandakan kedudukan melalui dua gol Herman Dzumafo. Satu gol balasan Barito Putera dilesakkan oleh Francisco Torres melalui titik putih pada menit ke-77.

Pelatih kepala Barito Putera, Djajang Nurdjaman kemudian mengakui banyaknya keputusan wasit yang kontroversial, sehingga mempengaruhi performa anak asuhnya di laga tersebut.

“Sepertinya keputusan wasit yang banyak merugikan kami, kontroversial lah, sehingga pemain kami sedikit terpengaruh, dalam satu pertandingan sampai ada dua kartu merah,” ujar Djanur, sapaan akrabnya.

“Sebagai laga yang dimainkan di kandang, saya rasa ini sangat-sangat merugikan, dan itu semua dipicu dengan ketidakjelasan wasit.”

“Pelanggaran-pelanggaran yang sebenarnya tidak terjadi, sehingga mengundang emosi pemain kami, dan lebih berani lagi wasit mengeluarkan dua kartu merah,” tambah pelatih asal Majalengka tersebut.
Dengan kekalahan tersebut, maka Barito Putera gagal memetik poin dan masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1 2019.(bir/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*