MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 20 September 2019 10:52
Mulut Berbusa, Tajuddin Meregang Nyawa di Pasar Antasari
JADI TONTONAN: Tim dari Polsekta Banjarmasin Tengah saat olah TKP di Pasar Sentra Antasari, Jalan Pangeran Antasari, kemarin. Tampak pedagang dan pengunjung pasar ramai menonton.| FOTO: MAULANA/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah menyalakan mesin motornya, Tajuddin jatuh tergelepar. Tak lama dia sudah tiada. Kejadian ini menggegerkan pengunjung dan pedagang Pasar Sentra Antasari, kemarin (19/9), sekitar jam 2 siang.

Dia terjatuh persis di depan deretan lapak pedagang rempah. Jenazah warga Jalan Kelayan A Gang Srikandi itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Ulin.

Maliah, pedagang yang melihat korban jatuh, merasa dia tampak baik-baik saja. Korban terlihat berjalan keluar pasar menuju area parkiran.

"Jatuh seketika. Kelepek-kelepek. Mulutnya berbusa, lalu tak sadarkan diri. Pedagang lainnya lalu merebahkannya ke kursi. Mukanya sempat dibasih. Dikira cuma pingsan, ternyata denyut jantungnya sudah tak ada," kisah perempuan 44 tahun itu.

Sedangkan Emma, pemilik warung kopi dekat situ, mengaku sempat bercanda dengan korban. Satu jam sebelum ia tewas.

"Dia mengaku sakit kepala. Terlalu sakit. Dia lalu meminta air hangat untuk menelan obat. Saya tak tahu obatnya apa. Saya ajak bercanda, korban lalu tersenyum," cerita perempuan 31 tahun itu.

Emma memang mengenal korban. "Dia sering ke pasar ini. Saya tanya dari mana, katanya sehabis karaokean di Pasar Kasbah," tambahnya.

Istri, putra dan keponakan korban lalu mendatangi rumah sakit. Tak lama berselang, keluarga pulang untuk menyiapkan keperluan pemakaman.

Korban memang sering main ke Kasbah. Dia kerap menjadi tukang urut pedagang. "Setahu saya tak ada riwayat sakit jantung. Tapi dia sudah berjanji tak mau merepotkan keluarga. Dia orang baik," kata Fajar, keponakan korban.

Kanit Reskrim Banjarmasin Tengah Iptu Fathony Bahrul Arifin mengatakan, setelah olah TKP dan identifikasi jasad, korban dievakuasi ke kamar pemulasaran Rumah Sakit Ulin untuk divisum.

"Sementara tak ada tanda tindak kekerasan. Belum disimpulkan penyebab kematiannya apa," tukasnya. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 06:56

Ingin Punya Anak, Pria ini Malah Cabuli Anaknya Sendiri

RANTAU - Kejadian memilukan terjadi di Kabupaten Tapin. Seorang pria…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:17

Begundal Sabu HSU Dibongkar

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan menggulung tiga pemakai sabu,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 08:56

Diganti Jika SIM Sudah Mati

BANJARBARU - Secara nasional, Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model…

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*