MANAGED BY:
MINGGU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 21 September 2019 10:59
Ribuan Barbuk Dimusnahkan, Dari 212 Perkara Tindak Kejahatan
DILINDAS: Ratusan botol miras berbagai jenis dan merek dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Setelah menangani ratusan perkara yang ada di Kota Banjarbaru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru akhirnya memusnahkan barang bukti (BB) perkara tindak kejahatan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (incraht) selama tahun 2018 hingga 2019.

Tercatat, jumlah barang bukti yang dimusnahkan  mencapai ribuan. Adapun barang-barang ini dari tindak pidana Narkotika jenis sabu-sabu kurang lebih 32,46 gram, Carnophen Zenith sebanyak 2.020 butir, ineks kurang lebih 37 butir, tembakau gorila 0,16 gram, dan ganja 11,99 gram.

Lalu, barang bukti jenis obat-obatan terlarang juga ada yang dimusnahkan terdiri dari Obat Senedryl sebanyak 1.186 butir, Obat merk Dermovate 25 g cream sebanyak 22 pieces, 26 butir Obat Ampucilin Trihydrate 500 mg, Obat Amoxillin 500 mg sebanyak 66 butir, Obat Mefenamic Acid 500 mg sebanyak 44 butir dan Obat Fimestan Forte sebanyak 47 butir.

Selain itu, ada barang bukti lainnya seperti miras 920 botol, tuak 2.227 liter, senjata tajam sebanyak 15 bilah, handphone sebanyak 158 unit, dan kosmetik ilegal sebanyak 108 pieces.

Pemusnahan barang bukti kejahatan ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina, didampingi Sekda Kota Banjarbaru H Said Abdullah, Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, dari delegasi Pengadilan Negeri Banjarbaru, BNNK Banjarbaru serta dari BPOM.

Adapun, cara pemusnahan barang bukti kali dilakukan dengan cara yang berbeda. Misalnya, Narkoba dengan cara di blender, Sajam dibelah menggunakan mesin pemotong, handphone dihancurkan dengan palu,  kosmetik turut dibakar. Sementara ribuan botol berbagai merek yang dihancurkan dengan alat berat.

Kepala Kejari Banjarbaru menjelaskan pelaksanaan putusan yang dilakukan oleh pihaknya bukan sebatas pelaksanaan hukuman badan, denda, dan biaya perkara. Tetapi juga barang bukti yang di dalam putusan hakim dirampas untuk dimusnahkan.

"Pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami terhadap penyelesaian perkara hukum kepada publik. Total jumlah perkara incraht yang akan dimusnahkan barang buktinya pada hari ini adalah sebanyak 212 perkara," tegasnya.

Dirinya juga mengaku, dengan banyaknya barang bukti dari ratusan perkara ini, membuktikan bahwa kejahatan di Banjarbaru semakin beragam. Oleh sebab itu sinergi dari semua pihak penegak hukum, diharapkan bisa terus terjalin.

"Dapat kita lihat bahwa kota Banjarbaru menjadi sasaran empuk tindak kejahatan. Ini menjadi tugas kita para penegak hukum untuk menekan tingginya angka tindak kejahatan," lanjutnya.

Dalam laporannya, Silvia memaparkan penanganan perkara oleh Kejaksaan Negeri Banjarbaru pada tahun 2018 sampai dengan 2019 semuanya telah terbukti 100 persen. Dengan rincian 403 perkara pada tahun 2018 dan 289 perkara pada bulan Januari-Agustus 2019.

Sementara itu, Sekda Kota Banjarbaru, Said Abdullah  menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya terhadap jajaran aparat penegak hukum antara lain Pengadilan Negeri Banjarbaru, Polres Banjarbaru, BNN, Satpol PP, BPOM, dan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin yang telah bersinergi dengan baik terhadap Penuntut Umum sehingga mewujudkan tegaknya kepastian hukum di wilayah Kota Banjarbaru.

"Pencapaian tersebut mengindikasikan adanya pemahaman yang sama di antara aparat penegak hukum bahwa kejahatan adalah musuh bersama yang harus diberantas dan dilawan bersama-sama," pungkasnya. (rvn/al/ram)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:17

Begundal Sabu HSU Dibongkar

AMUNTAI - Anggota Polsek Amuntai Selatan menggulung tiga pemakai sabu,…

Sabtu, 19 Oktober 2019 08:56

Diganti Jika SIM Sudah Mati

BANJARBARU - Secara nasional, Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan model…

Jumat, 18 Oktober 2019 17:21

Bangunan di Komplek Perumahan Istana Elza Disegel Pol PP

TANJUNG - Sebuah bangunan bertingkat di Komplek Perumahan Istana Elza…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52

Sidang Junaidi Ditunda Lagi

BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18

Isap Sabu, Rumah Pasutri Digerebek

BANJARMASIN - Sehari melakukan penyelidikan, bisnis pasangan suami istri Erwan…

Jumat, 18 Oktober 2019 10:46

Jambret Diteriaki Maling di Sungai Andai

BANJARMASIN - Nasib sial dialami seorang pelaku jambret yang beraksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*