MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 21 September 2019 11:29
Riam Kanan Surut, Sisa Satu Turbin Beroperasi, Nafsu Makan juga Ikan Ikut Turun
Kondisi Waduk Riam Kanan, kemarin. Permukaan airnya tampak menyusut, lantaran panasnya cuaca dan minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, MARTAPURA - Panasnya cuaca dan minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir membuat debit air Waduk Riam Kanan menyusut drastis. Akibatnya, pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir PM Noor pun terganggu.

Assistant Manager Komunikasi pada PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan, Niki Rendra Adisetiawan mengatakan, turun drastisnya permukaan waduk membuat PLTA hanya bisa mengoperasikan satu turbin.

"Dari tiga turbin yang ada, dua turbin terpaksa kita matikan supaya arus air yang surut bisa digunakan dengan maksimal," katanya.

Ditambahkannya, hanya dioperasikannya satu turbin maka saat ini PLTA hanya bisa menghasilkan daya listrik 10 megawatt. "Kalau ketiga turbin beroperasi daya yang dihasilkan PLTA normalnya bisa 30 megawatt," tambahnya.

Untuk bisa mengoperasikan seluruh turbin, Niki mengungkapkan, debit air Waduk Riam Kanan harus di atas 60 meter. "Sementara saat ini debit airnya cuma 55,5 meter. Menyusut sekitar 10 meter dibandingkan hari biasa, saat curah hujan cukup," ungkapnya.

Namun, walaupun hanya satu turbin yang beroperasi dia memastikan hal itu tidak mengganggu sistem kelistrikan di Kalsel. "PLTA Riam Kanan tidak terlalu berpengaruh, karena hanya bagian kecil pembangkit yang ada di Kalimantan. Kalau di sana dayanya sedikit, masih ada pembangkit lain yang bisa menyuplai listrik. Seperti, PLTU Asam-Asam, PLTU Teluk Balikpapan dan lain-lain," ucapnya.

Meski sistem kelistrikan tak terganggu, Niki menyampaikan, surutnya air waduk bisa berdampak ke masyarakat sekitar yang selama ini memanfaatkan aliran air dari waduk. "Maka dari itu, baru-baru ini kami telah mengimbau para warga di bawah aliran agar dapat menyesuaikan surutnya air. Apalagi bagi petani ikan yang punya keramba di aliran sungai," paparnya.

Secara terpisah, salah seorang pemilik keramba di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio menyampaikan bahwa menyusutnya debit air belum terlalu berdampak ke ikan mereka. "Ikan masih aman, hanya saja nafsu makannya mulai berkurang," paparnya.

Untuk menghindari gagal panen, dia menuturkan, sejumlah petani pun kini mulai mengosongkan keramba mereka. "Yang sudah panen, untuk sementara tidak mengisi bibit. Sebelum musim hujan tiba," tuturnya.

Sementara itu, dari pantauan Radar Banjarmasin menyusutnya Waduk Riam Kanan sangat terlihat. Karena, daratan yang ada di Pelabuhan Desa Tiwingan Lama tampak lebih luas dari biasanya. "Daratan di bawah ini saat musim hujan terendam air, tapi sekarang bisa digunakan untuk parkir mobil," ujar Ami salah seorang warga sekitar.

Meski begitu, dia menyampaikan bahwa penyusutan permukaan air masih belum parah. "Ini belum parah. Nanti kalau satu bulan lagi tidak hujan, batang pohon yang ada di tengah-tengah waduk akan terlihat," pungkasnya. (ris/bin/ema)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 11:44

Nahwan Kandidat Kuat Kadispersip

BANJARBARU - Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Banjarbaru Radius…

Kamis, 17 Oktober 2019 11:36

Maju Pilgub, Meski Percaya Diri, Kans Denny Berat

BANJARMASIN - Denny Indrayana begitu percaya diri menantang petahana Sahbirin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:48

Haris Bikin Golkar Menunggu

BANJARMASIN - DPD Golkar Banjarmasin dibuat penasaran. Lantaran Haris Makkie…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:47

Pilwali Banjarmasin, Lima Nama Melamar PKS

BANJARMASIN - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banjarmasin tak mau…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:44

Sidak, Herman Semakin Bad Mood

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah kembali dibuat gusar.…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:40

Bantu Posko Karhutla, Hermansyah Doakan Petugas Semoga Selalu Sehat

BANJARMASIN - Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyambangi posko siaga kebakaran…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:29

Dukung Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini

BANJARBARU- Pemprov Kalsel mendukung pencegahan anti korupsi sejak dini melalui…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:24
Pemko Banjarbaru

Sekda Tinjau Pasar Cempaka

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H Said Abdullah, didampingi…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:14
Pemkab Tanah Bumbu

Dinkes Bekali Sanitarian dan Puskesmas

BATULICIN - Untuk mengetahui lokasi rumah tangga warga yang belum…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:13
Pemkab Tanah Bumbu

Tingkatkan Kegiatan Program UKS

BATULICIN - Dinas Kesehatan Tanbu menggelar pertemuan dengan Guru Usaha…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*