MANAGED BY:
RABU
16 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 22 September 2019 10:32
Kos Mesum Disegel, Penghuni Diusir, Mungkinkah ?

PROKAL.CO, BANJARBARU - Beberapa waktu lalu. Dua pasangan bukan suami istri dipergoki berduaan di kamar indekos. Selain itu, sekumpulan remaja pria dan wanita di bawah umur juga kedapatan sedang kumpul kebo di satu kamar kos-kosan.

Dugaan tindak asusila di tempat kos-kosan ini pun langsung ditertibkan Satpol PP. Semua terduga diamankan dan dimintai keterangan oleh petugas.

Mencuatnya ada dugaan penyalahgunaan kos-kosan ini menambah polemik Kota Banjarbaru. Selain kerap petugas mendapati pesta miras bahkan praktik prostitusi. Penyalahgunaan kos-kosan seakan jadi tren baru.

Kos-kosan sejatinya digunakan untuk orang menyewa tempat tinggal. Kebanyakan didominasi mahasiswa. Mengingat di Banjarbaru terdapat banyak perguruan tinggi.

Lantas apa sebetulnya sanksi bagi mereka yang terbukti berbuat asusila di kos-kosan? Satpol PP Banjarbaru mengkonfirmasi bahwa ada dua sanksi yang bisa menjerat. Hal ini berkaitan dengan Perda no 1 tahun 2013 tentang Izin Usaha Rumah Kos.

Di dalam Perda, tertuang jika kos-kosan tidak boleh didiami oleh dua orang berbeda kelamin tanpa ikatan yang sah. Selain itu tindakan maksiat lainnya semacam pesta miras hingga narkotika juga jelas dilarang dilakukan.

Menurut Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman. Selama ini para pelaku tindakan mesum di kos-kosan tidak bisa dimejahijaukan. Namun sanksinya ucapnya lebih kepada sanksi langsung hingga pengusiran.

"Untuk yang pelaku tindakan mesum itu tentu kita panggil dan mintai keterangan. Kita selalu hadirkan orang tuanya atau keluarga untuk menindaklanjuti perbuatan buah hatinya. Juga diminta menandatangani surat pernyataan," katanya.

Selain akan dihadapkan dengan orang tua langsung. Biasanya kata Marhain jika pelaku tindakan mesum akan minta berpindah tempat. Dalam hal ini diusir lantaran dianggap meresahkan warga sekitar.

"Biasanya akan diusir dari tempat kos tersebut. Selain keputusan pemilik kos, kerap warga sekitar juga meminta yang bersangkutan di usir," tambahnya.

Lalu bagaimana dengan pemilik atau pengelola kos? Sesuai Perda tentang izin, maka terang Marhain yang akan dapat dikenakan sanksi yakni pemilik kos yang terbukti melanggar.

"Pertama kita akan memverifikasi soal izin usaha kosnya dahulu. Nah apabila di tahap ini sudah melanggar tentu yang bersangkutan harus mengurus izinnya," katanya.

Kemudian, apabila izin lengkap dan kos tersebut terbukti atau tepergok membiarkan penghuninya berbuat tindakan asusila. Maka jelas Marhain ada tahapan sanksi yang akan menjerat pemilik.

"Sesuai prosedur, pertama akan kita panggil dan diberi surat pernyataan hingga teguran. Apabila di kemudian hari kedapatan lagi, maka paling berat kita lakukan penyegelan dan penutupan tempat kos tersebut," tegasnya.

Ketika disinggung bagaimana temuan terkait adanya indikasi pemilik atau pengelola terkesan membiarkan kos-kosannya bebas. Marhain menjawab jika kebanyakan dari temuannya bahwa pemilik kos cenderung tak mendiami bangunan kosnya.

"Ada beberapa yang pemilik ini tidak tinggal di sana. Akhirnya jadi celah buat penghuni yang nakal. Tapi ada juga pemilik yang dikibuli penghuninya, misalnya mengaku teman atau bahkan sudah menikah, ini ada juga kejadian," bebernya.

Lalu apa tindakan atau atensi khusus aparat Penegak Perda atas mencuatnya kasus kos-kosan ini? Marhain mengklaim jika selama ini pihaknya selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kos-kosan yang ada di Banjarbaru.

"Kalau kita dalam penindakan ada dua, yakni hasil investigasi kita ataupun laporan masyarakat. Nah, kita juga menaruh atensi khusus kepada kos-kosan yang sebelumnya pernah kedapatan melanggar," tandasnya.

Saat ini kos-kosan di Banjarbaru diterangkan jumlahnya ratusan buah. Itu tersebar di beberapa kelurahan. Namun kebanyakan kos-kosan biasanya berlokasi di areal perguruan tinggi.

Karena sadar peranan masyarakat di lingkungan kos sangat penting. Marhain mengimbau agar masyarakat bisa pro aktif dalam melaporkan ke pihak Satpol PP apabila ada dugaan penyalahgunaan tempat kos.

"Karena memang kita terkadang tak bisa mengakomodir secara keseluruhan dalam waktu cepat. Jadi tentu sangat perlu pantauan dan pengawasan masyarakat juga," pesannya. (rvn/bin/ema)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 12:53

Ternyata Gara-gara ini, Mahasiswa Uniska Bawa Parang ke Kampus

BANJARBARU - Kasus perkelahian dan mahasiswa membawa senjata tajam di…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:58

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

BANJARMASIN - Berlagak sok jagoan, Abdul Hakim (21) warga Jalan…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:51

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

BANJARMASIN - Kasus kematian Rian Iman Taufik (20), anak buah…

Senin, 14 Oktober 2019 10:48

Bakar Lahan di Candi Laras, Petani Ditangkap

RANTAU - Informasi titik api di Kecamatan Candi Laras Utara…

Senin, 14 Oktober 2019 10:22

Ngapain di dalam Kamar..? Muda-mudi Terciduk Polres Banjarbaru di Penginapan

BANJARBARU - Sepasang muda-mudi terciduk sedang berduaan di salah satu…

Minggu, 13 Oktober 2019 07:16

Cuaca Panas Lagi, Titik Api Muncul Kembali, Kini Karhutla Beralih ke Lahan Pertanian

BANJARBARU - Cuaca yang kembali panas dalam beberapa hari terakhir…

Minggu, 13 Oktober 2019 06:57

JANGAN MACAM-MACAM..!! Ada 178 'Mata-mata' di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sebanyak 178 CCTV sudah terpasang di berbagai sudut…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:56

Pengakuan Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Banjarbaru: Ambil Anak dari Istri dan Tak Disekolahkan

Beberapa hari terakhir Banjarbaru dihebohkan dengan kasus bapak menggauli anaknya…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:54

Di Dalam Tahanan, Banyak Orang Ingin Bertemu Lihan

BANJARBARU - Sekitar tiga pekan sudah Lihan mendekam di Ruang…

Sabtu, 12 Oktober 2019 11:27

Jadi Tersangka Gara-gara Puntung Rokok

BANJARBARU - Setelah beberapa kali tak terdeteksi dan terbukti secara…

Ofisial, Pelatih, dan Panitia Baku Hantam di Kejuaraan Karate

ULM Tambah Guru Besar, Sutarto Dorong Dosen-Dosen Meneliti

Bukan Hanya di Banjarmasin, di Kabupaten Banjar Juga Banyak Ikan Mati Mendadak, Pembudidaya Merugi Ratusan Juta

Tutupi Tunggakan BPJS, Direktur RSUD Tolak Pinjam Ke Bank

Dua Gusti Lamar Golkar Banjar, Wakil Gubernur Sepi Pendaftar

Hermansyah Marah-marah Lagi, Gara-gara Ada Kadis Keluar Negeri

Proyek Gedung Parkir Rp3 Miliar Dibatalkan, Dishub Incar Cungha Cunghui

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

Kasus Kematian Anak Buah Kapal, Polisi Tunggu Hasil Visum

Pipa PDAM Bocor Berjamaah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*