MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 22 September 2019 10:51
YA AMPUN..! Kebakaran Lahan Sasar Kompleks Perumahan
DIKEPUNG API: Kondisi rumah di Kompleks SMJ, Jalan Transad Guntung Manggis, Kelurahan Guntung Manggis usai dikepung api dari kebakaran lahan, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meski Jumat (20/9) sempat diguyur hujan, namun kebakaran lahan di Banjarbaru masih terjadi di beberapa titik. Kemarin sore api menyasar kawasan permukiman di Kompleks SMJ, Jalan Transad Guntung Manggis.

Kejadian tersebut sempat membuat warga sekitar panik, karena api sudah mengelilingi dua rumah di kawasan itu. Beruntung pemadam kebakaran cepat datang, sehingga api bisa dipadamkan sebelum melumat habis rumah.

"Alhamdulilah, aman. Cuma ada satu rumah yang atapnya terbakar sedikit," kata Amir Hasan, salah seorang warga sekitar.

Dia mengungkapkan, api yang menyasar ke permukiman mereka itu datang dari dalam hutan yang bersebelahan dengan kompleks. "Api datang dengan cepat, lantaran terbawa angin yang lumayan kencang," ungkapnya.

Rumah yang sempat terkena api sendiri dalam kondisi kosong, karena belum ditempati oleh pemiliknya. "Walaupun tidak ditempati harusnya rumput di sekitar rumah dibersihkan. Karena rumput kering pada musim panas seperti ini dapat memicu api," beber Amir.

Rahman warga lainnya menyampaikan, hutan yang bersebelahan dengan kompleks sudah terbakar sejak sepekan yang lalu. Padahal, heli water bombing sudah berulang kali melakukan penyiraman.

"Hutannya lumayan luas, tembus sampai ke daerah Peramuan dan Batubesi. Sudah sepekan ini terbakar dan mengeluarkan asap," ujarnya.

Dia menuturkan, saban tahun hutan itu memang selalu terbakar. Sebab, di dalamnya juga ada kawasan gambut. "Area gambutnya itu yang sulit dipadamkan. Padam di atas, tapi masih ada bara di bawahnya. Ketika angin kencang dan cuaca panas baranya bisa jadi api dan menjalar," tuturnya.

Sementara itu, Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor kemarin sore mencatat masih ada 52 titik panas yang terdeteksi di sejumlah wilayah di Kalsel.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra mengungkapkan hotspot paling banyak ditemukan di wilayah Kabupaten Kotabaru dengan jumlah 19. Terbanyak kedua, Batola (tujuh titik) dan Tanah Bumbu ditemukan lima titik panas.

Masih maraknya titik api yang muncul saban harinya membuat luas lahan yang terbakar pun terus bertambah. BPBD Kalsel mencatat, sejak Januari sampai 20 September 2019 luasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 4.474 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel melalui Kasubid Kesiagaan Muhari mengatakan, berdasarkan catatan mereka, hutan dan lahan paling luas terbakar berada di Tanah Laut dengan luasan sekitar 928 hektare. Disusul Banjar; 899 hektare, Tapin; 663 hektare dan Banjarbaru; 423 hektare.

"Selain di empat daerah itu, karhutla juga sering terjadi di Balangan. Total lahan yang terbakar di sana sudah 395 hektare," katanya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 01 Juni 2020 19:35

Penyerangan Polsek Daha Selatan Ternyata Simpatisan ISIS

Polda Kalimantan Selatan tengah mendalami dugaan keterlibatan dari pelaku penyerangan…

Senin, 01 Juni 2020 11:08

BANUA MENUJU 1000 KASUS..! Kalsel Belum Mampu New Normal

BANJARMASIN - Perjalanan menangani Covid-19 telah melewati banyak kebijakan. Namun,…

Senin, 01 Juni 2020 11:06

Dilema Pengujian Spesimen Covid-19 di Kalsel: Lab Pemerintah Padat, Lab Swasta Mahal

Laboratorium pemeriksaan Covid-19 milik pemerintah mulai kewalahan. Jumlah sampel yang…

Senin, 01 Juni 2020 11:04

Pilkada 2020, Bawaslu Minta Pelindung Diri

BANJARMASIN - Tak hanya KPU yang masih menunggu petunjuk teknis…

Senin, 01 Juni 2020 11:02

Sudah Dapat Restu Demokrat, Denny Optimis Dapat Tambahan Parpol

BANJARMASIN - Pelaksanaan Normal baru membuat aspek politik Kalsel juga…

Senin, 01 Juni 2020 10:49

Penjagaan Aparat Pindah ke Dalam Mal

BANJARBARU - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah resmi berakhir…

Senin, 01 Juni 2020 10:44

PSBB Dicabut, Tapi Banjarmasin Belum Siap New Normal

BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina memastikan pembatasan sosial…

Senin, 01 Juni 2020 10:09

PSBB Berhenti, Bakal Ada Rumah Ibadah Percontohan

BANJARMASIN - Sekalipun PSBB tak diteruskan, pemko menjamin, bantuan untuk…

Senin, 01 Juni 2020 09:43
PARLEMENTARIA

Tatanan Normal Baru Harus Berbasis Data

BANJARBARU - Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menyampaikan bahwa…

Senin, 01 Juni 2020 09:22

Di Tapin, Tiga Orang Langsung Sembuh

RANTAU – Kabar gembira datang. Sejak kasus pertama terkonfirmasi positif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers