MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 23 September 2019 11:00
Gara-gara ini, Restoran Terapung Gagal Diresmikan Besok, Padahal Pembangunannya Sudah Dikebut
DIGESER LAGI: Tangga di tengah aula restoran inilah yang menjadi pokok persoalan. Wali kota menginginkannya digeser ke samping. Alasannya, terlalu banyak memakan ruang. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Restoran Terapung di Siring RE Martadinata batal diresmikan besok (24/9). Padahal, pembangunannya sudah kebut-kebutan. Demi mengejar momen puncak perayaan hari jadi kota.

"Hampir rampung, sudah 95 persen. Lantai keramik sudah terpasang semua. Tapi mendadak ada perubahan. Tangga untuk musala dan ruang makan VIP harus digeser," kata Ketua Dewan Koperasi Banjarmasin, Sumarno, kemarin (22/9).

Pembangunan restoran itu dibiayai dari dana patungan koperasi-koperasi di Banjarmasin. Tanpa sepeser pun mengambil duit APBD. Kebetulan, Sumarno bertindak sebagai penanggung jawab proyek.

Mengapa harus digeser? Diceritakan Sumarno, perubahan posisi tangga itu merupakan saran Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. Alasannya, tangga itu memakan terlalu banyak tempat.

"Jadi tangganya harus digeser ke samping. Posisi toilet juga otomatis ikut berubah. Perombakan dikerjakan seusai perayaan harjad," jelasnya.

Pembangunan restoran di Sungai Martapura itu menelan ongkos Rp800 juta lebih. "Sebelumnya ditarget Rp1 miliar. Tapi baru terkumpul Rp800 juta. Syukur sudah hampir selesai," imbuhnya.

Mengapung di Sungai Martapura, pembuangan limbah restoran sempat menjadi pertanyaan. Sumarno berani menjamin takkan terjadi pencemaran. Sebab pihaknya sudah bekerja sama dengan PD PAL (Perusahaan Daerah Pengelola Air Limbah).

Meski belum sepenuhnya rampung, restoran dari bekas tongkang batu bara itu tetap akan digunakan pada puncak perayaan harjad. Sebagian tamu luar daerah akan disambut di sini.

Meja dan kursi telah disiapkan. "Tetap dipakai pas malam puncak harjad. Jadi tamu luar kota yang ingin merasakan sensasi makan di atas Sungai Martapura boleh kemari," pungkas Sumarno. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.