MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 23 September 2019 11:03
Lama Tak Terdengar, Lihan Jadi Tersangka Penipuan (Lagi)
MASIH LAKU: Lihan di masa jayanya. Sosok yang pernah menggemparkan banua ini kini tersandung kasus lagi. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Masih ingat Lihan, mantan pengusaha intan asal Cindai Alus, Martapura, Kabupaten Banjar? Lama tak terdengar kabarnya, residivis kasus pengumpulan dana masyarakat yang bebas dari penjara pada 2015 itu kembali berurusan dengan pihak kepolisian.

Pria yang sempat divonis penjara 9 tahun dan denda Rp10 miliar pada 2010 itu kini sedang diamankan Polsek Banjarbaru Kota, karena dilaporkan atas dugaan penipuan.

Lihan diamankan Rabu (18/9) tadi di rumahnya yang beralamat di Perumahan Green Valley Residence Kav 39, Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandala Jati, Kota Bandung, Jawa Barat dan kemudian dibawa ke Polsek Cimenyan, Polres Bandung untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah itu, dibawa ke Polsek Banjarbaru Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Banjarbaru Kota AKP Purbo Raharjo melalui Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Iptu Yuli Tetro membenarkan penangkapan Lihan. "Iya, Lihan sekarang berada di Mapolsek Banjarbaru setelah kami jemput Rabu (18/9) tadi di Bandung dan tiba di Banjarbaru Jumat (20/9) tadi," katanya.

Dia mengungkapkan, setelah dilakukan pemeriksaan Lihan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka melanggar pasal 378 KUHP. "Saat ini kita tinggal melengkapi berkasnya untuk dilimpahkan ke kejaksaan," ungkapnya.

Disebutkannya, penangkapan yang mereka lakukan atas dasar LP/53/IX/2019/Kalsel/Res Bjb/Sek Bjb Kota 9 September 2019. Sehingga petugas bergerak mendatangi tersangka di tempat tinggalnya tersebut.

---

Dari informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, tuduhan terhadap Lihan terungkap lewat laporan yang dilayangkan H Hasyim, warga Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru. H Hasyim adalah korban yang mengaku telah ditipu Lihan hingga merugi Rp1,25 miliar.

Kejadian sendiri terjadi sudah cukup lama, yakni 5 September 2016 lalu. Uraian singkat kejadiannya, saat itu di rumah H Hasyim, tersangka Lihan mengatakan akan memasukkan uangnya di luar negeri sebesar Rp50 miliar. Tetapi harus ikut program Tax Amnesty.

Dalih Lihan, pengampunan pajak itu baru bisa diikuti dengan membayar sebesar Rp1,25 miliar dan dia pun meminta korban meminjamkan uang sebesar itu dengan janji segera mengembalikan uang tersebut.

Lihan juga menjanjikan uang yang dikembalikan bakal ditambah dengan modal usaha, sehingga pelapor sekaligus korban yakni H Hasyim mengirimkan uang melalui via transfer dua bank berbeda sebanyak lima kali pengiriman ke rekening tersangka.

Sementara, untuk meyakinkan korban, tersangka mengirimkan bukti surat tax amnesty dikeluarkan Kantor Pajak Pratama Serpong Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten. Akan tetapi setelah diselidiki surat tax amnesty tersebut ternyata diduga palsu.

Bukti surat tax amnesty diduga palsu diketahui setelah pemeriksaan yang dilakukan petugas Unit I Reskrim Polsek Banjarbaru yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota Iptu Yuli Tetro ke kantor Pajak Pratama Serpong Selasa (17/9) tadi.

Kantor pajak menyatakan bahwa surat tax amnesty yang diserahkan Lihan ke Hasyim Asy'ari tidak terdaftar di sana. Mengetahui hal itu, kemudian Unit I Reskrim Polsek Banjarbaru Kota melakukan lidik keberadaan Lihan dan mendapatkan informasi bahwa dia ada di kediamannya di Kota Bandung. Di sana lah petugas menangkap Lihan. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 13:26
BREAKING NEWS

Rutan Kelas II B Kandangan Diobok-obok Petugas

KANDANGAN – Kamar hunian narapidana di rumah tahanan (Rutan) Kelas…

Senin, 16 Desember 2019 12:00

PARAH..!! Sudah Bau Tanah, Masih Ngoplos Miras

BANJARMASIN - Tiga lelaki berumur kedapatan menggelar pesta minuman keras…

Senin, 16 Desember 2019 11:17

Warga Labuan Aman HST Geger, Perempuan Tewas Dibunuh Karena Bisikan Gaib

BARABAI - Warga Desa Binjai Pirua RT 5 Kecamatan Labuan…

Senin, 16 Desember 2019 11:11

Transaksi di Gubuk Penambang Pasir Cempaka, Pelaku Bisnis Hitam Diringkus

BANJARBARU - Transaksi sabu Cempaka Banjarbaru tergolong unik. Memilih sebuah…

Senin, 16 Desember 2019 10:36

HEBOH..! Mobil Terbakar di SPBU Hikun Tabalong

TANJUNG - Sebuah mobil terbakar di SPBU Hikun, Kecamatan Tanjung,…

Minggu, 15 Desember 2019 16:49

Ramai Isu Penculikan Hoax di Tabalong

TANJUNG – Tabalong diserang adanya isu penculikan anak yang tersebar…

Minggu, 15 Desember 2019 11:59

Pertambangan Tanpa Izin di Tabalong, Dishut Janji Segera Tertibkan

BANJARBARU - Informasi semakin merajalelanya pertambangan tanpa izin (Peti) di…

Minggu, 15 Desember 2019 11:48

Dari Pembatuan, 500 Miras Diangkut

BANJARBARU - Indikasi adanya peredaran miras terlarang di kawasan eks…

Minggu, 15 Desember 2019 11:35

Penjual Ikan Hias Dibacok

BANJARMASIN - Kegegeran terjadi di Jalan Kuin Selatan Gang Kenanga…

Minggu, 15 Desember 2019 11:27

Penghuni Rutan Pelaihari di Razia

PELAIHARI - Rumah Tahanan Negara Klas IIB Pelaihari melakukan razia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.