MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 27 September 2019 11:40
60 Damkar Tambahan Disebar ke 6 Titik, Ambulans dan Rumah Oksigen Disiagakan
SIAP TEMPUR: 60 tim damkar swasta saat dikumpulkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel dalam apel gabungan di kawasan Guntung Damar Banjarbaru, kemarin. | FOTO: BPBD KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pemprov Kalsel nampaknya benar-benar serius dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Setelah 23 Oktober tadi menaikkan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat Karhutla, pemprov juga menambah kekuatan dengan merekrut 60 damkar swasta dalam melakukan pemadaman.

Kemarin pagi, seluruh anggota damkar swasta itu dikumpulkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel untuk mengikuti apel gabungan di kawasan Guntung Damar Banjarbaru.

Dalam kesempatan itu, Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin memberikan arahan untuk ratusan personel baru tersebut dalam mengatasi karhutla yang tak habis-habisnya di daerah Banjarbaru.

Usai apel, pria yang akrab disapa Ujud itu menyampaikan, 60 damkar yang baru direkrut akan disebar ke enam titik rawan karhutla. "Keenam titiknya ada di Banjarbaru. Karena saat ini kami sedang fokus mengamankan bandara dari kabut asap," katanya.

Dirincikannya, enam titik tersebut empat diantaranya berada di Guntung Damar. Sedangkan, titik lainnya yakni kawasan Liang Anggang dan Trikora. "Karhutla di enam titik ini menjadi penyumbang asap terbesar ke area bandara," ucapnya.

Dia mengungkapkan, 60 damkar swasta tersebut bakal dilibatkan ikut memadamkan karhutla selama 14 hari ke depan. "Tapi, kalau karhutla masih banyak dan cuaca masih panas waktunya bisa kita tambah," ungkapnya.

Dengan adanya tambahan 60 tim damkar, Ujud menyampaikan bahwa BPBD Kalsel saat ini punya 100 tim dalam menanggulangi karhutla. Di mana, setiap tim berisi lima orang. "Sebelumnya kita sudah punya 40 tim. 20 diantaranya dari damkar swasta. Lalu, 10 tim lainnya dari BPBD dan 10 sisanya dari beberapa SKPD di Kalsel," bebernya.

Ditanya mengenai insentif para personel yang terlibat, dia menuturkan, tim yang lama dan yang baru menerima insentif sama. Yakni, sekitar Rp155 ribu per orangnya. "Selain itu, kita juga menyediakan BBM armada untuk armada mereka," tuturnya.

Dia berharap, dengan adanya tambahan 60 tim damkar swasta, titik api di Banjarbaru nantinya dapat ditangani dan tidak lagi menimbulkan kabut asap yang mengakibatkan penerbangan di Bandara Syamsudin Noor terganggu. "Nanti, setiap pagi tim akan apel untuk merencanakan pemadaman. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi titik api yang menyala," harapnya.

Sementara itu, Ketua PMK Seroja Bonsay Banjarmasin, Teguh, mengaku siap ikut berjuang menanggulangi karhutla bersama pemerintah daerah. "Alhamdulillah, kami dilibatkan lagi. Terakhir dilibatkan pemerintah pada 2016 lalu," paparnya.

Menurutnya, karhutla tahun ini memang cukup luas sehingga perlu banyak tim untuk bisa mengatasinya. "Tapi, karhutla sekarang masih tidak separah pada 2015 lalu," ujarnya.

Dari catatan BPBD Kalsel, sejak Januari sampai 25 September 2019 luasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 4.868 hektare. Karhutla paling luas berada di Tanah Laut dengan luasan sekitar 959 hektare. Disusul Banjar; 904 hektare, Tapin; 703 hektare dan Banjarbaru; 435 hektare.

Sementara itu, ambulans oksigen dan rumah oksigen disiagakan Dinas Kesehatan Kalsel. Antisipasi medis ini dilakukan usai ditetapkannya status darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 23 September tadi.

Untuk ambulans oksigen, dua diantaranya ditempatkan di lokasi Karhutla di kawasan crisis center di Banjarbaru dan di kawasan Guntung Damar Banjarbaru. “Tiga unitnya disiapkan di Kantor Dinas Kesehatan Kalsel di Banjarmasin,” terang Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kalsel Syahriani, kemarin.

Selain ambulans, Dinkes Kalsel juga menyiapkan empat tempat tidur dengan dua buah oksigen di Kantor Balai Kesehatan Masyarakat. Dua tempat tidur dan satu oksigen berada di Jalan Ahmad Yani Km 21 ini. Dua titik lain berada di crisis center belakang Bandara Syamsuddin Noor. “Untuk mobil ambulans oksigen yang ada di Banjarmasin, disiapkan untuk Kabupaten Batola dan Tanah Laut,” sebutnya.

Dia menegaskan, upaya penanganan Karhutla tak hanya melakukan pembagian masker. Namun, juga memberikan makanan tambahan untuk ibu hamil, menyusui dan balita. “Pemenuhan gizi juga kami lakukan. Memang yang terlihat selama ini hanya pembagian masker saja,” tambahnya.

Pemenuhan gizi melalui pemberian makanan tambahan diserahkan kepada ibu hamil dan balita di Puskesmas Liang Anggang yang memang kelompok rentan terdampak Karhutla. “Satu orang diberikan 10 buah makanan tambahan untuk pemenuhan gizi,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Mochamad Ansari Saleh, dr Yuddy Riswandhy Menerangkan, lima ambulans di tempatnya sudah disiagakan untuk melakukan upaya penanganan dampak dari Karhutla. “ Kalau ada perintah, ambulans siap diturunkan,” ujarnya kemarin.

Dia menyebut, setelah ditetapkannya status darurat Karhutla, semua fasilitas kesehatan disiagakan. Termasuk RSUD Mochamad Ansari Saleh. “Kami juga ada mengirim tim Damkar rumah sakit ke area Karhutla. Kalau unit kami siagakan saja,” tandasnya.

Sementara, ambulans oksigen yang ditempatkan, tak hanya dipakai warga sekitar. Juga dimanfaatkan oleh Satgas. Contohnya kemarin, petugas Kepolisian juga memanfaatkannya. Maklum, hampir tiga bulan mereka bergelut dengan Karhutla. “Sangat membantu sekali bagi kami,” tutur Eddy. (ris/mof/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 10:54

Larangan Parkir Tak Ditaati, Komisi III: Dishub Jangan Kendor

BANJARMASIN - Larangan parkir apalagi bongkar muat di Jalan Pangeran…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:42

Dua Sahabat Terjerat Sabu

BANJARMASIN - Dua warga Alalak Selatan ditangkap personel Polsekta Banjarmasin…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:38

Sepekan Ditangkap 45 Tersangka

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk sebanyak…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:50

Pembunuh di Terminal Cangkring Terungkap

RANTAU – Akhirnya, peristiwa berdarah yang menewaskan Rahmat Hidayat (31),…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:47

Pembakar Lahan Langsung Ditahan

AMUNTAI – Anggota Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menangkap pelaku…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:45

Pengedar Sabu Alabio Diamankan

AMUNTAI - Muhammad Saufi (24) tidak menyangka, Senin (14/10) tadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 09:34

Kapolda Ikut Berjoget, di Aksi Buruh Tolak Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan

BANJARMASIN – Ribuan massa DPD Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:15

Karena AIDS, Waria asal Liang Anggang Meregang Nyawa

BANJARBARU - HIV/AIDS kembali merenggut nyawa warga Banua. Setelah beberapa…

Rabu, 16 Oktober 2019 12:53

Ternyata Gara-gara ini, Mahasiswa Uniska Bawa Parang ke Kampus

BANJARBARU - Kasus perkelahian dan mahasiswa membawa senjata tajam di…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:58

Acungkan Celurit ke Polisi, Dilepas Tiga Tembakan Peringatan, Warga Tembus Mantuil Diseret ke Penjara

BANJARMASIN - Berlagak sok jagoan, Abdul Hakim (21) warga Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*