MANAGED BY:
SELASA
02 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 30 September 2019 10:53
Meski Aimah Gagal di London, Bisa jadi Modal Berharga Atlet Difabel asal Kalsel ini di Filipina
SUDAH BERUSAHA: Pengalaman Nor Aimah berlaga di kejuaraan renang difabel tingkat dunia di London, beberapa waktu lalu jadi modal penting untuk tampil di ASEAN Para Games 2020 Manila.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Perjuangan paralimpian (atlet difabel) Kalsel, Nor Aimah di kejuaraan dunia renang difabel 2019 di London, Inggris ternyata kurang mulus. Dalam kejuaraan tersebut, Aimah masuk peringkat 15 untuk nomor pertandingan gaya kupu-kupu dari 18 perenang difabel. Sedangkan pada nomor pertandingan gaya dada, Aimah harus puas menempati peringkat 16 dari 18 perenang difabel.

Aimah mengakui pencapaian tersebut tak sesuai dengan yang diharapkannya. Namun, Aimah tetap mengambil pelajaran dari kejuaraan renang difabel tingkat dunia.

“Persaingan sangat ketat, terutama dari para perenang difabel Eropa dan Asia Timur. Saya harus lebih banyak latihan lagi untuk bisa menyamai mereka,” ujar paralimpian binaan National Paralympic Committee (NPC) Kalsel itu.

Hasil ini juga menjadi modal penting baginya untuk melangkah ke ASEAN Para Games 2020 di Manila, Filipina.

“Bisa dibilang, kemampuan paralimpian renang Asia Tenggara yang lainnya juga tak bisa diremehkan. Di ajang tersebut, setidaknya saya bisa mengetahui keunggulan dan kelemahan mereka. Ini yang membuat saya optimistis bisa berprestasi di Manila,” ujar paralimpian asal Kabupaten Balangan itu.

Aimah menceritakan ke depan akan berlatih lebih keras lagi guna memecahkan catatan waktu atas namanya sendiri di Asia Para Games 2018 silam di Jakarta.

“Catatan waktu terbaik saya adalah 1.52 menit untuk gaya dada 100 meter, dan 45 detik untuk 50 meter gaya kupu. Sampai saat ini, saya masih berupaya memecahkan catatan waktu tersebut,” sebutnya.

Ketua Umum NPC Kalsel, Ahmad Firdaus menjelaskan tetap bangga dengan Aimah walaupun belum berhasil membawa pulang medali dari London.

“Yang jelas Aimah sudah menjadi inspirasi dan motivasi bagi paralimpian Kalsel lainnya bertanding di level dunia. Mudah-mudahan, ke depan akan semakin banyak paralimpian Kalsel yang berprestasi di tingkat internasional,” tuntasnya.(oza/dye/ema)


BACA JUGA

Selasa, 02 Juni 2020 09:38

Djanur: Semoga Liga 1 Tiru Protokol Bundesliga

BANJARMASIN - Pelatih Barito Putera, Djajang Nurjaman mempunyai harapan kompetisi…

Selasa, 02 Juni 2020 09:35

Peseban Tampung Talenta Banjarmasin

BANJARMASIN – Ambisi tinggi coba dilakukan manajemen Peseban Banjarmasin untuk…

Selasa, 02 Juni 2020 09:33

Ukir Prestasi di Masa Pandemi

BANJARMASIN - Acungan jempol layak diberikan kepada para karateka yang…

Senin, 01 Juni 2020 09:11

Bambang Tangani Peseban Senior

BANJARMASIN – Kompetisi Liga 3 musim ini masih belum ada…

Senin, 01 Juni 2020 09:09

Djanur Rela Pemain Sering Dipanggil Timnas

BANJARMASIN - Barito Putera diperkuat cukup banyak pemain muda yang…

Senin, 01 Juni 2020 09:08

Roxy Jajal Treadmill Baru

BANJARMASIN - Protokol kesehatan selama masa pandemi Corona dilaksanakan dengan…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:41

Polri Senam Bersama Pedagang

BANJARMASIN-Pemandangan menarik terlihat dimasa sosialisasi penerapan New Normal di Banjarmasin,…

Sabtu, 30 Mei 2020 10:04

Yunan Berikan Motivasi

BANJARMASIN - Asisten Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi memberikan pesan…

Sabtu, 30 Mei 2020 10:03

Ambisi Wonderkid Tertunda

BANJARMASIN - Andai kompetisi sepak bola Liga 1 2020 dihentikan…

Jumat, 29 Mei 2020 09:59

Lebaran dan Ultah di Rumah Saja

BANJARMASIN - Jika biasanya Idulfitri disambut dengan suka cita, kali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers