MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 30 September 2019 10:53
Meski Aimah Gagal di London, Bisa jadi Modal Berharga Atlet Difabel asal Kalsel ini di Filipina
SUDAH BERUSAHA: Pengalaman Nor Aimah berlaga di kejuaraan renang difabel tingkat dunia di London, beberapa waktu lalu jadi modal penting untuk tampil di ASEAN Para Games 2020 Manila.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Perjuangan paralimpian (atlet difabel) Kalsel, Nor Aimah di kejuaraan dunia renang difabel 2019 di London, Inggris ternyata kurang mulus. Dalam kejuaraan tersebut, Aimah masuk peringkat 15 untuk nomor pertandingan gaya kupu-kupu dari 18 perenang difabel. Sedangkan pada nomor pertandingan gaya dada, Aimah harus puas menempati peringkat 16 dari 18 perenang difabel.

Aimah mengakui pencapaian tersebut tak sesuai dengan yang diharapkannya. Namun, Aimah tetap mengambil pelajaran dari kejuaraan renang difabel tingkat dunia.

“Persaingan sangat ketat, terutama dari para perenang difabel Eropa dan Asia Timur. Saya harus lebih banyak latihan lagi untuk bisa menyamai mereka,” ujar paralimpian binaan National Paralympic Committee (NPC) Kalsel itu.

Hasil ini juga menjadi modal penting baginya untuk melangkah ke ASEAN Para Games 2020 di Manila, Filipina.

“Bisa dibilang, kemampuan paralimpian renang Asia Tenggara yang lainnya juga tak bisa diremehkan. Di ajang tersebut, setidaknya saya bisa mengetahui keunggulan dan kelemahan mereka. Ini yang membuat saya optimistis bisa berprestasi di Manila,” ujar paralimpian asal Kabupaten Balangan itu.

Aimah menceritakan ke depan akan berlatih lebih keras lagi guna memecahkan catatan waktu atas namanya sendiri di Asia Para Games 2018 silam di Jakarta.

“Catatan waktu terbaik saya adalah 1.52 menit untuk gaya dada 100 meter, dan 45 detik untuk 50 meter gaya kupu. Sampai saat ini, saya masih berupaya memecahkan catatan waktu tersebut,” sebutnya.

Ketua Umum NPC Kalsel, Ahmad Firdaus menjelaskan tetap bangga dengan Aimah walaupun belum berhasil membawa pulang medali dari London.

“Yang jelas Aimah sudah menjadi inspirasi dan motivasi bagi paralimpian Kalsel lainnya bertanding di level dunia. Mudah-mudahan, ke depan akan semakin banyak paralimpian Kalsel yang berprestasi di tingkat internasional,” tuntasnya.(oza/dye/ema)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 10:58

Barito Putera vs PSIS Semarang: Patut Waspada

MARTAPURA – Tuan rumah Barito Putera siap melanjutkan tren positifnya…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:51

Bagas-Bagus Diproyeksikan ke Tim Senior

BANJARMASIN – Pesepak bola kembar Barito Putera yang saat ini…

Senin, 21 Oktober 2019 11:08

Trofi Juara Tetap di Kalsel

BANJARMASIN - Pengurus Daerah Special Olympic Indonesia (Pengda SOIna) Kalsel…

Senin, 21 Oktober 2019 11:03

Pertemuan Manajemen Barito dan Bartman, Luruskan Isu Tuntutan Mundur

BANJARMASIN – Pertemuan antara manajemen Barito Putera dan Barito Mania…

Senin, 21 Oktober 2019 10:34

Merasa kehilangan, Hasnur Sesalkan Perginya Hansamu

BANJARMASIN - Misi penyelamatan Barito Putera dari zona degradasi. Tema…

Senin, 21 Oktober 2019 10:31

Ingin Sapu Laga Kandang, Finis Peringkat 15 Sudah Syukur

BANJARMASIN – Barito Putera telah membungkam tamunya Perseru Badak Lampung…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:29

KABAR BURUK..! Tak Ada Golf di PON Papua, Padahal Kalsel Sudah Siap

BANJARBARU - KONI Pusat dan KONI Papua telah mengumumkan Surat…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:26

Wendy & Mail Merasa Kena PHP

BANJARBARU – Batalnya cabor golf di PON Papua 2020 mendatang,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:02

Dispora Gelar Raker Keolahragaan

BANJARMASIN – Untuk meningkatkan sinergisitas dengan pengurus cabang olahraga, Dinas…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:00

Kalsel Gelar Borneo Cup 2019

BANJARMASIN – Pengurus Daerah Special Olympic Indonesia (Pengda SOIna) Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*