MANAGED BY:
MINGGU
07 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 30 September 2019 11:53
Berkas Lihan Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Lihan

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kasus penipuan yang menjerat mantan pengusahan intan, Lihan, hingga kini masih ditangani Polsek Banjarbaru. Pihak kepolisian masih menyusun berkasnya untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru.

Kapolsek Banjarbaru Kompol Purbo Raharjo melalui Kanit Reskrim, Iptu Yuli Tetro mengatakan, dalam waktu dekat berkas kasus lihan akan diserahkan ke Kejari Banjarbaru untuk nantinya dibawa ke persidangan. "Berkas masih disusun. Nanti saya tanyakan penyidiknya agar segera dilimpahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum)," katanya.

Lihan sendiri masih mendekam di ruang tahananan Mapolsek Banjarbaru Kota. Dia dijemput dari Bandung, Jawa Barat sejak pekan lalu. Statusnya adalah tersangka. Dijerat dengan pasal 378 KUHP Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun penjara.

Kasus dugaan penipuan jilid 2 Lihan terungkap dari pelaporan seorang korban ke Polsek Banjarbaru Kota beberapa waktu lalu. Korban diketahui bernama H Hasyim Asyari, warga Banjarbaru. Dia mengaku telah ditipu Lihan mencapai Rp1,25 miliar.

Tetro memastikan tidak ada perlakuan khusus bagi Lihan, hanya saja saat ini kondisi Lihan kurang fit. Sehingga, orang yang menjenguk dibatasi. Sejauh ini hanya Istri Lihan yang diperbolehkan berkunjung. "Kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga demi kesehatan yang bersangkutan," tambahnya.

Ihwal kasusnya, Tetro menegaskan jika hanya satu dugaan perkara yang dilayangkan ke Lihan. Yakni pelaporan Hasyim atas penipuan dengan modus pembayaran Tax Amnesty senilai Rp1,25 miliar. "Hanya kasus penipuan itu yang kita proses ke penyidikan," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polsek Banjarbaru Kota, Aipda Ahmad Supriyanto menyampaikan, sesuai aturan lama penyidikan yakni 21 hari. Sedangkan, kasus Lihan sudah memasuki tahap penyidikan sejak pekan lalu. Jadi, waktu yang tersisa hanya sekitar tiga pekan. "Pokoknya sebelum 21 hari berkas kasus sudah harus dikirim ke kejaksaan," bebernya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers