MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 30 September 2019 11:53
Berkas Lihan Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Lihan

PROKAL.CO, BANJARBARU - Kasus penipuan yang menjerat mantan pengusahan intan, Lihan, hingga kini masih ditangani Polsek Banjarbaru. Pihak kepolisian masih menyusun berkasnya untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru.

Kapolsek Banjarbaru Kompol Purbo Raharjo melalui Kanit Reskrim, Iptu Yuli Tetro mengatakan, dalam waktu dekat berkas kasus lihan akan diserahkan ke Kejari Banjarbaru untuk nantinya dibawa ke persidangan. "Berkas masih disusun. Nanti saya tanyakan penyidiknya agar segera dilimpahkan ke JPU (Jaksa Penuntut Umum)," katanya.

Lihan sendiri masih mendekam di ruang tahananan Mapolsek Banjarbaru Kota. Dia dijemput dari Bandung, Jawa Barat sejak pekan lalu. Statusnya adalah tersangka. Dijerat dengan pasal 378 KUHP Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun penjara.

Kasus dugaan penipuan jilid 2 Lihan terungkap dari pelaporan seorang korban ke Polsek Banjarbaru Kota beberapa waktu lalu. Korban diketahui bernama H Hasyim Asyari, warga Banjarbaru. Dia mengaku telah ditipu Lihan mencapai Rp1,25 miliar.

Tetro memastikan tidak ada perlakuan khusus bagi Lihan, hanya saja saat ini kondisi Lihan kurang fit. Sehingga, orang yang menjenguk dibatasi. Sejauh ini hanya Istri Lihan yang diperbolehkan berkunjung. "Kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga demi kesehatan yang bersangkutan," tambahnya.

Ihwal kasusnya, Tetro menegaskan jika hanya satu dugaan perkara yang dilayangkan ke Lihan. Yakni pelaporan Hasyim atas penipuan dengan modus pembayaran Tax Amnesty senilai Rp1,25 miliar. "Hanya kasus penipuan itu yang kita proses ke penyidikan," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polsek Banjarbaru Kota, Aipda Ahmad Supriyanto menyampaikan, sesuai aturan lama penyidikan yakni 21 hari. Sedangkan, kasus Lihan sudah memasuki tahap penyidikan sejak pekan lalu. Jadi, waktu yang tersisa hanya sekitar tiga pekan. "Pokoknya sebelum 21 hari berkas kasus sudah harus dikirim ke kejaksaan," bebernya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 17 November 2019 14:22

NGERI..! Pria ini Ditikam Pria Misterius

BANJARMASIN - Warga Kelayan gempar. Jumat (15/11) sekitar jam 11…

Sabtu, 16 November 2019 09:28

Dana Desa Dipakai Investasi, Ternyata Rugi, Mantan Pambakal Dijebloskan ke Penjara

MARTAPURA –Muhammad Abdusysahid dijebloskan ke Lapas Banjarbaru, Jumat (15/11) siang.…

Sabtu, 16 November 2019 09:13

Bawa Sabu 1,2 Kg, Terdakwa Dituntut 18 Tahun

PARINGIN – Masih ingat dengan kasus sabu-sabu seberat 1,2 kilogram…

Jumat, 15 November 2019 16:41
BREAKING NEWS

Beredar Pesan Berantai Operasi Gabungan Cipta Kondisi, Polda Kalsel Pastikan Hoax

BANJARMASIN - Sebuah pesan yang menyebutkan TNI dan Polri yang…

Jumat, 15 November 2019 13:21

Ditanya ke Mana Uang Hasil Penipuan, Lihan: No Comment

BANJARBARU - Kasus dugaan penipuan dengan tersangka mantan pengusaha intan;…

Jumat, 15 November 2019 12:12

JAGA JEMPOLMU..!! Coba Lihat Ini, Hina Polisi, Salesman HP Diciduk

BANJARMASIN - Beginilah jika tak bijak menggunakan media sosial (medsos).…

Jumat, 15 November 2019 12:11

Tersengat Listrik, Pekerja Las Tewas Kejang-Kejang

BANJARMASIN - Lagi-lagi insiden terjadi di PT Duta Menara Line…

Jumat, 15 November 2019 06:26

Terdakwa Pencabulan Tak Mengaku

BARABAI - Sidang kasus dugaan pencabulan terhadap 9 santriwati di…

Kamis, 14 November 2019 11:34

Kebakaran Pasar Batuah, CSR Juga Harus Ikut Membantu

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah meninjau lokasi kebakaran…

Kamis, 14 November 2019 11:04

Lelang Barang Rampasan Ludes

MARABAHAN - Laris manis, itulah yang pantas untuk lelang barang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*