MANAGED BY:
KAMIS
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 01 Oktober 2019 12:06
Waduk Kotabaru Masih Lumpuh, Warga Terpaksa Beli Air Bersih
KERING: Anak-anak bermain-main di waduk Gunung Ulin, Kotabaru yang kering. PDAM sudah tidak bisa lagi memanfaatkan airnya. | FOTO: ZALYAN SHODIQIN ABDI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, KOTABARU - Hujan yang beberapa hari terakhir mengguyur Bumi Saijaan belum mampu mengatasi krisis air. Waduk Gunung Ulin masih lumpuh, PDAM sudah tidak bisa lagi memanfaatkan airnya.

Bahkan, belum lama tadi, warga sudah memanen ikan di waduk milik pemerintah itu. "Masih kering. Hujan belum bisa mengairi hulu waduk," kata Humas PDAM Syarwani.

Sudah hampir setengah bulan PDAM lumpuh. Warga di pusat kota terpaksa membeli air dari penjual air yang menggunakan pikap.

Para penjual air itu membeli dari penampungan-penampungan air milik warga. Penampungan itu mendapatkan air dari sungai-sungai besar di kaki pegunungan Sebatung yang belum mengering.

"Masih bisa bertahan. Sampai akhir tahun pun," kata Heri penjual air yang memanfaatkan sungai di kaki Sebatung, di Desa Gunung Ulin, saat ditanya sampai kapan biasanya sungai bisa bertahan di musim kemarau.

Ketua DPRD Syairi Mukhlis mengatakan, masalah krisis air bersih sebenarnya bisa diatasi. Asal pemerintah membangun waduk di lokasi yang potensial.

"Seperti di Seratak. Itu airnya melimpah. Musim kemarau pun masih bertahan. Kemarau ini waktu yang tepat mencari sumber air potensial," ujarnya.

Menurut Syairi, ke depan waduk baru harus dibangun dengan perhitungan yang matang. Sehingga krisis air bisa ditanggulangi. "Pemerintah pusat informasinya siap kucurkan dana untuk pembangunan waduk. Kami sedang berusaha merealisasikan program itu," akunya.

Masih kata Syairi, Bupati Sayed Jafar setuju membangun waduk di daerah Seratak. "Nanti airnya juga bisa dimanfaatkan untuk persawahan di Pulau Laut Timur," kata Syairi.

Sementara itu di lapangan, warga berebut menunggu pembagian air gratis. Ada dua truk yang selalu dinanti warga. Truk air milik perusahaan BKW Group, dan truk milik SJA.

Instansi lain seperti polisi, dan Bandara Gt Sjamsier Alam terlihat hanya sesekali membagikan air gratis. Sementara truk PDAM tetap berbisnis, menjual air kepada warga.

Di pelosok desa, krisis air juga dialami warga. Hanya saja, di pedesaan masih banyak sumur-sumur milik warga yang mampu bertahan. Sumur-sumur itu ramai dirubung warga tiap sore.

Bedanya, di pedesaan warga memang hampir semua tidak mendapatkan layanan dari PDAM. Tidak seperti di pusat kota. Praktis, warga pedesaan menanggulangi sendiri masalah mereka.

"Ada saja airnya. Memang kalau kemarau gini, kami gali lagi sumur. Lumpur yang menumpuk di dasar biasanya menghambat. Setelah lumpur digali, air kembali lancar," ungkap Edi warga di Desa Tanjung Seloka Kecamatan Pulau Laut Selatan. (zal/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 17:54
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Apresiasi Kegiatan Kariwaya Bekarasmin

PARINGIN – Sebagai salah satu kelompok seni yang saat ini…

Kamis, 05 Desember 2019 10:03
Parlementaria Banjarbaru

Upayakan Aspirasi Warga saat Reses Masuk APBD 2021

BANJARBARU - Anggota DPRD Banjarbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Windi…

Kamis, 05 Desember 2019 09:54

Daerah Diminta Tertibkan Nama Bangunan Berbahasa Asing

BANJARBARU - Pemerintah pusat benar-benar serius ingin menerapkan Peraturan Presiden…

Kamis, 05 Desember 2019 09:48

Kandidat Senang Masa Kampanye Singkat, Optimis Bisa Kejar Target Pemilih

BANJARMASIN - Masa kampanye pada Pilkada 2020 mendatang dipersingkat KPU…

Kamis, 05 Desember 2019 09:46

Adu Tagar Gaet Penggemar, Meriahnya Jelang Pilwali Banjarbaru 2020

Kontestasi politik di Kota Banjarbaru makin menarik. Empat kandidat bakal…

Kamis, 05 Desember 2019 07:17

Hari ini, Leding Mati 24 Jam

BANJARMASIN - Hari ini (5/12) PDAM Bandarmasih mulai memperbaiki pipa…

Kamis, 05 Desember 2019 07:15

Untuk Terangi Jalan, Pemko Banjarmasin Siapkan 5 Miliar

BANJARMASIN - Pemko menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar. Alokasi itu…

Kamis, 05 Desember 2019 07:08

H-1 Penutupan Lelang Jabatan Kadis HSS, Baru 10 yang Mendaftar

KANDANGAN – Sampai H-1 jelang penutupan lelang jabatan secara terbuka…

Kamis, 05 Desember 2019 07:05

Senjata Personel Diperiksa, Ada Apa..?

TANJUNG – Baru bertugas beberapa hari, Kapolres Tabalong AKBP M…

Kamis, 05 Desember 2019 06:57
Pemko Banjarbaru

Wawali Buka Jambore Kader Posyandu

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, didampingi…

PLN Luncurkan Program KSKT Go

Lembaga Internasional Beri Penghargaan Program 5.000 Wirausaha Baru Tabalong

Bupati Mulai Pengerjaan Rumah Sakit Rp5 Miliar di Kelua

Balangan Raih Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik

Nasib Perajin Purun: Diorder untuk Acara Nasional, Purunnya Sudah Jadi Tapi Belum Dibayar, Pemesannya Malah Menghilang

PPP Bergejolak, Darmawan Jaya Dicopot dari Kursi Ketua DPC, PPP Fokus Usung Aditya-Iwansyah

Sederhanakan Birokrasi, Pemerintah Pusat Pindahkan Pegawai ke Fungsional

HKSN 2019, Kedatangan Jokowi Belum Pasti

Alfurqan, Kitab Suci Pengikut 'Nabi dari HST', Kejiwaan Nasruddin Bakal Diperiksa

Pilkada 2020: Kampanye Hanya 71 Hari, Petahana Dilarang Rotasi Pejabat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.