MANAGED BY:
MINGGU
05 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 02 Oktober 2019 11:31
Agar Tak Terjadi Dualisme Data Lagi, BPS dan Disdukcapil Wacanakan Satukan Data Kependudukan
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan

PROKAL.CO, BANJARBARU - Tahun depan Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggelar Sensus Penduduk. Kabid Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS) BPS Kalsel Dudi Barmana mengatakan, kegiatan rutin 10 tahun sekali tersebut bakal menjadi momentum untuk mewujudkan satu data kependudukan di Indonesia.

"Sensus Penduduk 2020 adalah momentum awal, sehingga ke depannya nanti tidak ada lagi dualisme mengenai data kependudukan," katanya dalam jumpa pers di Kantor BPS Kalsel di Banjarbaru, kemarin.

Dia mengungkapkan, data kependudukan saat ini disebut dualisme karena ada dua instansi yang memilikinya. Yakni, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan BPS.

"Jadi nanti, Sensus Penduduk 2020 akan mengkolaborasikan antara data statistik hasil sensus dengan data versi administrasi kependudukan yang dihasilkan Dukcapil. Sehingga, Indonesia hanya punya satu data kependudukan," ungkapnya.

Menurutnya, satu data kependudukan merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. "Dengan adanya satu data kependudukan, kami berharap tidak ada lagi data yang berbeda-beda meski berasal dari instansi yang berbeda," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Sensus Penduduk 2020 bakal menggunakan dua sistem. Yakni, secara online dan pencacahan di lapangan. "Pencacahan secara door to door hanya untuk penduduk yang belum melakukan sensus online dan belum masuk daftar penduduk," ungkapnya.

Mengenai tanggal pelaksanaannya, Dudi menyampaikan, sensus secara online dilaksanakan Februari sampai Maret 2020. Sedangkan, pencacahan lapangan pada Juli 2020.

Secara terpisah, Kepala Disdukcapil Banjarbaru Fatma mengaku mendukung rencana penyatuan data kependudukan melalui Sensus Penduduk. "Kalau hanya ada satu data, maka orang tidak bingung mau pakai yang mana," ujarnya.

Karena dia menuturkan, selama ini ada beberapa data penduduk yang berbeda antara milik Disdukcapil dan BPS. "Bagusnya nanti, data Disdukcapil dicocokkan. Jadi tidak ada lagi yang berbeda," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 07:55

Wapres Minta Fatwa Haram Mudik ke MUI

JAKARTA – Di tengah kurva wabah Covid-19 yang terus menanjak,…

Sabtu, 04 April 2020 07:52

Mayoritas Terpapar di Luar, PDP Ulin 26 Meninggal Dunia

BANJARMASIN – Imbauan pemerintah agar tetap berada di rumah di…

Sabtu, 04 April 2020 07:50

PKK Kalsel Bagi Sembako dari Pintu ke Pintu

SUNGAI TABUK - Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj…

Sabtu, 04 April 2020 07:49

Tak Ada Lagi Terbang Malam, Maskapai Terima Demi Kemaslahatan Bersama

BANJARBARU - Bandara Internasional Syamsudin Noor, Jumat (3/3) kemarin akhirnya…

Sabtu, 04 April 2020 07:47

Bupati ini Serahkan Gaji Selama Wabah

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut H Sukamta memberi teladan kepedulian…

Sabtu, 04 April 2020 07:39

Hiasi Gerbang Perlu Rp190 Juta

BANJARBARU - Ketika malam hari, pemandangan di tugu atau gerbang…

Sabtu, 04 April 2020 07:38

Siswa dan Orang Tua Belajar di Rumah Diperpanjang

BANJARBARU - Mengingat penyebaran Pandemi COVID-19 masih terus meningkat. Hingga…

Sabtu, 04 April 2020 07:33

ODP Diberi Bantuan Sembako

BATULICIN - Beberapa hari lalu, Dinas Sosial Tanbu menyalurkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:32

Bupati Serahkan Bantuan Mobil Ambulans

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor menyerahkan bantuan…

Sabtu, 04 April 2020 07:31

Polres dan Pemda Semprotkan Disinfektan

BATULICIN - Polres Tanah Bumbu bekerja sama dengan Pemkab Tanbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers