MANAGED BY:
SENIN
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 03 Oktober 2019 12:24
Wamena Kerusuhan, Bagaimana Nasib Mahasiswa Papua di Kalsel?

Sempat Berniat Pulang Kampung, Yakinkan Orang Tua Kalsel Aman

SEMPAT CEMAS: Para mahasiswa Papua di Universitas Lambung Mangkurat. | DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Kerusuhan di Wamena membuat kekhawatiran warganya yang berada di perantauan, termasuk mahasiswa papua yang tengah menuntut ilmu di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

---

Nayla misalnya. Pemuda kelahiran Wamena ini sudah setahun tinggal di Kalsel. Kuliah di Fakultas Kehutanan Banjarbaru semester III. Kepada Radar Banjarmasin, Nayla mengaku cemas pasca melihat rekaman video peristiwa kerusuhan di Wamena. DIa bersama kawan-kawannya sempat berniat pulang kampung. Belakangan niat itu diurungkannya.

“Mendengar peristiwa kerusuhan, pasti khawatir dengan keluarga di Wamena, dan sempat mau pulang, tapi tidak jadi karena terpikir bagaimana dengan kuliah yang sudah saya jalani selama setahun ini, nanti sia-sia,” tuturnya.

Pria berusia 19 tahun ini, mengatakan orangtua di kampung sempat menghubunginya lewat handphone dan mendesaknya segera pulang. Orang tuanya takut anaknya mengalami pembalasan di tanah rantau. Tapi setelah dijelaskan bahwa dirinya di Kalsel baik-baik saja, akhirnya orangtua bisa mengerti.

“Saya jelaskan ke bapak ibu kalau masyarakat di Kalsel itu tidak sama seperti yang terjadi di beberapa daerah, masyarakat di sini menerima dengan baik mahasiswa Papua,” ceritanya kepada wartawan.

Pasca kerusuhan meletus di Wamena, Nayla menyebut, kawan-kawan mahasiswa dari Papua yang pulang jumlahnya tidak terlalu banyak. Hanya sekitar 15 orang. Sebagian masih memilih tetap melanjutkan kuliah.

Wakil Rektor III ULM Banjarmasin Muhammad Fauzi membenarkan ada sejumlah mahasiswa Papua yang pulang kampung pasca kerusuhan. Namun dirinya tidak tahu kapan mereka berangkat, karena tidak lapor ke kampus. Fauzi mengaku malah mendapat informasi dari mahasiswa. Informasi terakhir, ada sebagian yang sudah balik ke Kalsel.

“Akan kami data lagi siapa saja yang sudah kembali, karena mereka pulang tidak bilang,” katanya.

Setiap pertemuan dengan mahasiswa Papua, menurut Fauzi, dia selalu mengimbau agar jangan terpengaruh dengan kejadian di daerah Jawa maupun di Papua. Baik masyarakat maupun mahasiswa dari Kalsel sendiri menerima dengan tangan terbuka warga pendatang.

“Terbaru ketika penyambutan mahasiswa baru, Rektor Sutarto Hadi sudah menyampaikan langsung kepada Adik Papua ULM akan membina semua mahasiswa dari daerah mana saja termasuk dari Papua yang belajar di ULM, kita akan bina,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 11:41

Maraknya Serangan Peretas ke Situs Pemerintah, Pakar: Jangan Rilis Website Terburu-Buru

Pemerintah mulai kewalahan dengan ulah para peretas. Mereka menyerang situs-situs…

Kamis, 16 Januari 2020 10:05

Upaya Pengendalian Banjir di Cempaka: Warga Masih Tak Rela Penataan Menghapus Kenangan

Hujan memang kerap dijadikan alasan. Namun terlepas dari faktor alam.…

Kamis, 16 Januari 2020 09:57

SDN 4 Haruyan Dayak, Sekolah dengan Medan Terjal di Hunjur Meratus

Harapan masyarakat Desa Haruyan Dayak, akhirnya terwujud. Fasilitas pendidikan bertambah.…

Rabu, 15 Januari 2020 11:50

Hanya Coba-coba, Eh Berhasil, Ternyata Lahan Eks Tambang Bisa Dimanfaatkan

Bagi sebagian orang lahan eks tambang sulit untuk dimanfaatkan. Tapi,…

Minggu, 12 Januari 2020 10:58

TYPO BIKIN HEBOH..! Kepala Desa Salah Ketik Volume Air, Ratusan Pelajar Dievakuasi

Agar informasi bisa langsung tersampaikan, kecepatan mungkin adalah kunci. Namun,…

Minggu, 12 Januari 2020 10:38

Bangga Disebut Anak Banua, Dari TNI AU Terbang ke Dunia Entertainment

Setelah sukses dengan single pertamanya 'Ingin Bersamamu' pada tahun 2017…

Sabtu, 11 Januari 2020 08:49

Terasing di Musim Hujan, Mau Pulang Tipis Kemungkinan

Sepuluh tahun menghuni wilayah transmigrasi di Desa Lajar-Pupuyuan, Kecamatan Lampihong,…

Rabu, 08 Januari 2020 14:33

Berkemah di Pinggir Sungai Batang Alai: Air Bah Tiba-Tiba Datang di Pagi yang Dingin

Gemar berwisata di kawasan pegunungan? Berhati-hatilah. Di musim penghujan, jangan…

Rabu, 08 Januari 2020 11:43

Karir Politiknya Jadi Objek Penelitian Skripsi, Rudy Resnawan Langsung Datang Sebagai Penguji

Mahasiswi FKIP Prodi Studi Pendidikan IPS Universitas Lambung Mangkurat, Sri…

Selasa, 07 Januari 2020 14:32

Masih Ada Kasus Pasien Miskin Tak Bisa Pulang: RS Ulin Minta Rp43 Juta, Anita Bingung

Anita Febriani Safitri kebingungan. Suaminya tak bisa pulang dari Rumah…

DURIAN OH DURIAN... Macet Total, Jalan Kaki 2 Km, Luka dan Pingsan karena Rebutan Durian

Dugaan Tindakan Asusila, KPU Kalsel Bakal Panggil Gusti Makmur

Siswa MTsN 11 Tabalong Kunjungi Radar Banjarmasin: Lihat Proses Pembuatan Koran

Bukit Batu di Riam Kanan ini, Diproyeksi Jadi Tempat Wisata

Perkantoran Gubernur Dikepung, Ratusan Pembalap Liar Ditilang

Tanpa Antre di Ruangan Khusus, Penyandang Disabilitas Bisa dapat SIM

Karlina: Jangan Ragu Pakai Dana Kelurahan

Piton Tertangkap, Plafon Hancur

Pagu Siring Teluk Kelayan Rp10,4 Miliar, Deadline Pembongkaran: April

Ibnu Sina Kecewa dengan Pemprov, Gara-gara PDAM Cuma Bisa Jadi Perseroda
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers