MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Kamis, 03 Oktober 2019 16:13
SMK PP Negeri Banjarbaru
Ikuti Zaman, Hasil Budidaya ATPH Dijual Secara Online
SELADA : Budidaya selada di SMK Pertanian Banjarbaru, pemasarannya dilakukan melalui jaringan internet atau online.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Perkembangan teknologi dewasa ini sangatlah pesat, inovasi-inovasi pun banyak diciptakan. Salah satunya terciptanya internet yang kemudian menghasilkan media sosial sebagai sarana berinteraksi kepada khalayak secara cepat dan dimana saja.

Salah satu penggunaan media sosial di SMK-PP N Banjabaru yaitu unit usaha di bawah arahan Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK-PPN Banjarbaru yang menjual hasil panen budidaya selada melalui jaringan internet.

Menurut pengelola budidaya selada ini, Ranggeh Pambudi, saat ditemui (3/10) mengatakan “Pemasaran melalui media social facebook dan juga ada pembeli yg langsung ke greenhouse, kata pembelinya agar mereka bisa puas memilih dan bisa berfoto ria”, Ujarnya.

Hasil dari budidaya yang menggunakan teknik hidropik ini, dijual dengan harga 25.000/kg yang menurut Ranggeh dijual murah namun memiliki kualitas bersaing dengan yang ada di pasaran dan bisa di antar atau dikirim.

Pembeli hasil dari lahan kebun SMK-PP N Banjarbaru ini berasal dari wilayah Kalimantan Selatan, “Pembeli merupakan masyarakat sekitar dan juga pemesan ada yg dari wilayah  martapura, Banjarbaru bahkan dari Tanjung”, Ungkap Ranggeh.

“Mereka ada yang beli borong 6 kg, 7kg, 10kg dan besok bahkan ada yg pesan sebanyak 15kg, seperti pembeli yang merupakan penjual kebab di kawasan Landasan Ulin”, Katanya menambahkan.

Di akhir wawancara Ranggeh mengungkapkan harapannya, “kedepannya bisa mengembangkan komoditas lainnya dengan sistem ini dan masyarakat menjadi familiar dg tanaman hidroponik”, pungkasnya.

Ditemui di tempat yang sama, ketua Kompetensi Keahlian ATPH SMK-PPN Banjarbaru, Abdul Wahid, sangat mendukung usaha ini, sebab menurutnya, “Potensi pasar hidroponik masih terbuka, perlu di kembangkan secara komersial dan untuk pengembngan atph”, Ujarnya.(wd/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*