MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 04 Oktober 2019 11:37
Dulunya 19 Ribu, Sekarang Harga Tanah di sini Jadi 1,5 Juta per Meter
MASIH SEPI: Kondisi Jalan Lingkar Utara bakal akses Bandara Syamsudin Noor, kemarin. (kanan) Gerbang masuk bandara dari Jalan Lingkar Utara. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Dibangun sejak 2018, akses Bandara Syamsudin Noor atau Jalan Lingkar Utara kini bisa digunakan masyarakat, meski masih ada beberapa titik yang belum diaspal. Radar Banjarmasin kemarin mencoba menelusuri jalan tersebut untuk melihat perubahan-perubahan di kawasan sekitar, setelah jalan sudah tembus ke bandara.

---

Untuk bisa melihat perubahan-perubahan di sepanjang jalan yang memiliki panjang sekitar 21 kilometer itu, penulis sengaja menelusurinya dari ujung jalan: di Simpang 3 Lingkar Utara, Liang Anggang hingga sampai di pintu masuk Bandara Syamsudin Noor.

Dari ujung jalan hingga masuk beberapa kilo meter, kondisi sekitar tampak belum ada perubahan berarti dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena di kanan dan kiri jalan masih banyak ditemukan lahan kosong. Hanya saja ada beberapa bangunan yang mulai dikerjakan di sepanjang jalan itu.

Keadaan jalan yang diperkirakan memiliki lebar 20 meter tersebut sebelumnya mulus dan beraspal. Namun, ketika masuk sekitar 2,5 kilometer yakni di kawasan Kurnia, Kelurahan Landasan Ulin Utara jalan berbatu dan berdebu.

Meski jalan di kawasan Kurnia belum diaspal, akan tetapi ada beberapa bangunan baru yang terlihat. Mulai dari rumah warga hingga beberapa bangunan ruko. Padahal, dulu sebelum jalan dilebarkan kawasan itu masih sepi.

Karena melihat ada beberapa perubahan, penulis pun menghampiri salah seorang warga yang kebetulan sedang bersantai di depan rumahnya untuk menceritakan apa saja perkembangan yang ada di sana setelah jalan dilebarkan untuk akses bandara.

Warga bernama Handoko itu mengaku baru satu tahun tinggal di sana, namun dia sudah sejak 2007 memiliki tanah di daerah tersebut sehingga tahu betul apa saja perubahan-perubahan yang ada di sana.

Dia mengungkapkan, setelah jalan dilebarkan ada banyak perubahan. Yang paling mencolok, kawasan sekitar lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. "Dulu waktu jalan di sini masih tanah dan cuma seluas delapan meter sangat sepi. Sekarang sudah ramai, setelah jalan dilebarkan untuk akses bandara," ungkapnya.

Menurutnya, area sekitar menjadi ramai lantaran mulai banyaknya pembangunan rumah dan ruko. "Ada banyak orang yang mau membangun di sini, sisa tanah saya yang masih kosong saja sudah beberapa kali didatangi orang ingin dibeli," ujarnya.

Akan tetapi, dia mengaku menolak untuk menjualnya karena yakin harganya ke depan bakal lebih mahal. "Harga tanah di sini sekarang sudah sekitar Rp1,5 juta per meternya, tapi mungkin ke depan bisa lebih mahal," paparnya.

Pria yang berasal dari Banjarmasin ini menyampaikan semenjak jalan dilebarkan harga tanah di sana terus merangkak naik. "Bayangkan, 2007 lalu saya beli tanah di sini cuma Rp19 ribu per meternya. Berapa kali lipat sudah naiknya," ucapnya.

Setelah mendengarkan cerita dari Handoko, penulis kemudian pamit untuk melanjutkan perjalanan. Dari Kurnia menuju Jalan Golf ada sekitar 500 meter jalan belum dilebarkan, namun ketika memasuki Jalan Golf jalan kembali luas dan beraspal.

Akan tetapi, ketika memasuki Jalan Lingkar Utara dari Simpang 3 Jalan Golf hingga sampai di jalan masuk Bandara Syamsudin Noor ada beberapa titik yang belum beraspal. Bahkan, ada jalan yang masih berupa tanah.

Saat dikonfirmasi, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Yasin Toyib menuturkan bahwa saat ini memang masih ada 6 kilometer akses bandara yang belum diaspal. Di mana, pada APBD Perubahan sudah dianggarkan Rp25 miliar untuk pengaspalan sepanjang tiga kilometer.

"Anggaran dari APBD Perubahan hanya cukup membangun tiga kilometer. Maka, tiga kilometer sisanya kami kerjakan di tahun depan," ucapnya.

Lanjutnya, pada APBD 2019 pihaknya juga sudah mengucurkan Rp40 miliar untuk membangun empat titik jalan. Yakni, di Jalan Golf sepanjang 500 meter, dengan nilai kontrak Rp4,51 miliar. Lalu, paket Simpang 3 Lingkar Utara - Simpang 3 Jalan Golf sepanjang 606 meter (Rp9,4 miliar)

Kemudian, paket Jalan Simpang 3 Golf - Jalan Kasturi sepanjang satu kilometer, dengan nilai kontrak Rp17,7 miliar. Serta, paket Jalan Kasturi - Jalan Akses Bandara - Jalan Lingkar Utara (paket II) sepanjang 320 meter, dengan dana Rp4,96 miliar. (ris/ay/ran)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*