MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 05 Oktober 2019 12:23
Pusat Tak Ongkosi Akses Bandara, Terkendala Status Bukan Jalan Nasional
BERDEBU: Kondisi salah satu titik jalan akses ke Bandara Syamsudin Noor di kawasan Kurnia, Kelurahan Landasan Ulin Utara yang belum teraspal, kemarin.

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Proses pembangunan Jalan Lingkar Utara yang nantinya digunakan untuk akses Bandara Syamsudin Noor nampaknya masih memerlukan waktu panjang. Pasalnya, proyek kemungkinan hanya bertumpu pada APBD Provinsi Kalsel lantaran Kementerian PUPR RI kabarnya menolak meningkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

Informasi tersebut disampaikan Direktur Teknik PT Angkasa Pura I, Lukman F Laisa, saat berkunjung ke lokasi proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Rabu (2/10) tadi. "Tiga pekan yang lalu para Dinas PUPR dikumpulkan untuk membicarakan tentang akses bandara ini. Kabarnya, Kementerian PUPR tidak bisa membantu terkait kenaikan statusnya menjadi jalan nasional," katanya.

Karena tidak bisa berstatus jalan nasional, maka dia berharap Pemprov Kalsel dapat segera menyelesaikan proses pembangunannya. Meski, tidak ada sokongan dana dari APBN. "Lantaran tidak jalan nasional, maka pembangunan tidak bisa menggunakan APBN. Kami berharap Pemda (pemerintah daerah) dapat segera menyelesaikannya," harapnya.

Secara terpisah, Kabid Bina Marga PUPR Kalsel Yasin Toyib membenarkan jika akses bandara statusnya sulit untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional. "Iya benar, jadi mau tidak mau, Pemprov harus membangunnya dengan anggaran sendiri," bebernya.

Ditanya, kenapa pemerintah pusat tidak mau menaikkan status akses bandara menjadi jalan nasional. Jawabnya, hal itu lantaran ada sejumlah persyaratan yang diajukan Kementerian PUPR sulit untuk dipenuhi Pemprov Kalsel. "Lebar jalan katanya harus 30 meter, itu sulit sebab ada beberapa titik yang sudah banyak penduduknya sehingga pembebasan lahannya ribet dan memerlukan biaya besar," tuturnya.

Selain itu, dia mengungkapkan, Kementerian PUPR juga tidak ingin ada dua akses jalan nasional yang berada berdekatan. Di mana, saat ini akses bandara dekat dengan Jalan A Yani yang berstatus jalan nasional. "Info yang saya terima, kalau akses bandara jadi jalan nasional maka Jalan A Yani harus diubah jadi jalan provinsi," ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 08 Juli 2020 16:00
Pemkab Balangan

Penyelenggara Pemilu Dapat Bantuan APD

PARINGIN – Sudah mulai berlangsungnya tahapan Pilkada termasuk di Kabupaten…

Rabu, 08 Juli 2020 12:03

Rosehan: Saya Ini Petarung..!

BANJARMASIN - Disisihkan dari bursa pencalonan, membuat Rosehan Noor Bahri…

Rabu, 08 Juli 2020 11:56

Pasutri di Tala Bikin Kalung Penangkal Corona

PELAIHARI - Pandemi Covid-19 bikin semua orang putar otak. Mencari…

Rabu, 08 Juli 2020 11:51

Kalsel Catat Rekor Jumlah Pasien Sembuh

BANJARBARU - Kalsel Selasa (7/7) mencatatkan rekor harian jumlah pasien…

Rabu, 08 Juli 2020 11:43

SBMPTN, Pelamar ULM Menurun

BANJARMASIN - Pendaftar jalur SBMPTN di Universitas Lambung Mangkurat mengalami…

Rabu, 08 Juli 2020 11:29

Mulai Buka Hari Ini, Puskesmas Guntung Manggis Tambah Protokol Skrining

BANJARBARU - Puskesmas Guntung Manggis Banjarbaru terpaksa Lockdown dua hari.…

Rabu, 08 Juli 2020 11:18

Sapi Tertular Corona, HOAKS..!

BANJARMASIN - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin…

Rabu, 08 Juli 2020 11:16

Rencana Pemprov Menampung OTG di Sekolah, Komisi IV Protes

BANJARMASIN - Rencana menjadikan sekolah sebagai tempat karantina orang tanpa…

Rabu, 08 Juli 2020 10:51

Ramai-Ramai Menolak Tes Swab, di Zona Merah Pekat

BANJARMASIN - Penolakan tes massal virus corona terjadi di Pekapuran…

Rabu, 08 Juli 2020 10:48

Tak Ada Sanksi Tegas, Warga Tak Disiplin Protokol Kesehatan; Kebutuhan Pergub Protokol Mendesak

BANJARMASIN - Pembatasan sosial berskalah besar (PSBB) di kabupaten dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers