MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 06 Oktober 2019 10:50
Demokrat Enggan Jadi Penonton Pilwali Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Setelah PDI Perjuangan dan Golkar, kini giliran Partai Demokrat yang membuka pendaftaran bakal calon Pilwali 2020. Dibuka pada awal pekan ini.

Kabar itu disampaikan Ketua DPC Demokrat Banjarmasin, Bambang Yanto Permono. “Penjaringan akan kami mulai Senin (7/10) ini,” sebutnya.

Dibukanya penjaringan itu menandai keseriusan Demokrat menghadapi Pilkada nanti. Mereka tak mau ketinggalan.

Bambang menyebut, penjaringan ini terbuka bagi siapapun. Artinya, menerima siapa saja. Baik itu pengusaha, akademisi hingga kader dari parpol lain.

“Kalau mau, wartawan pun juga boleh. Karena sifatnya terbuka untuk umum. Kami tidak membatasi itu,” tuturnya.

Tentu saja Demokrat punya kriteria khusus. Tak mau sembarangan untuk menentukan pilihan kandidat untuk diusung. Belajar dari Pilwali sebelumnya.

Seperti apa syaratnya? Bambang tak menyebut spesifik. Yang pasti mampu bersaing dalam Pilwali nanti. “Intinya, Demokrat akan mengusung figur terkuat. Yang memiliki peluang besar untuk menang,” sebutnya.

Selain itu, juga populer dan punya elektabilitas paling baik dari semua kandidat bakal calon yang mendaftar nanti. “Tentu kami juga akan melihat hasil survei,” katanya.

Meski begitu, Demokrat masih sadar diri. Mereka cuma meraih lima kursi di parlemen. Tak cukup untuk mengusung calon sendiri di Pilwali. Butuh koalisi dengan parpol lain, setidaknya menambah empat kursi lagi. “Karena sesuai persyaratan minimal sembilan kursi,” ucapnya.

Ada kah figur yang ingin merapat ke Demokrat? Jawabnya ada. Tapi Bambang enggan membeberkannya. Ia memilih untuk menutup rapat. “Lihat saja, siapa saja yang nanti mengambil formulir,” imbuhnya.

Menyegarkan ingatan, pada Pilwali 2015 lalu, Demokrat tak bergabung dengan koalisi manapun. Sama seperti Golkar, mereka memilih absen.

Kali ini Demokrat tak ingin hanya menjadi penonton. Jika ingin bertarung, jelas mereka butuh teman. “Maunya mencalonkan kader sendiri. Tapi kami tak bisa memaksakan kehendak. Karena bagaimanapun, kami harus berkoalisi," tutupnya. (nur/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 30 Mei 2020 14:07

Haji Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

BANJARMASIN - Pelaksanaan ibadah haji 2020 tinggal dua bulan. Namun,…

Sabtu, 30 Mei 2020 14:03

Diperpanjang, PNS Bekerja di Rumah

BANJARBARU - Belum redanya wabah virus corona (Covid-19) di Banua,…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:58

Kurva Masih Terjal, Tim Berpacu Waktu

BANJARMASIN - Kasus Covid-19 di Kalsel benar benar mengamuk. Dalam…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:39

Dua Ibu dan Bayinya Terpapar, Banjarbaru Tambah Tujuh Positif

BANJARBARU - Sempat melandai beberapa waktu sebelumnya. Sebaran kasus terkonfirmasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:38

Perpanjang Masa Belajar di Rumah, Skema Belajar Normal Baru Masih Disusun

BANJARBARU - Setelah masa libur Ramadan dan lebaran dari 24…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:37

Rapid Test Keluarga ‘PDP Kabur’, Hasilnya Reaktif

BANJARBARU - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sebelumnya kabur saat…

Sabtu, 30 Mei 2020 13:34

Penjagaan Dialihkan ke Tempat Keramaian

BANJARBARU - Penerapan fase normal baru dipastikan akan kembali melibatkan…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:53

Pemko Perpanjang Penjagaan Pasar

BANJARMASIN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus disibukkan dengan sosialisasi…

Sabtu, 30 Mei 2020 12:50

APBD Dipermak Demi Ruang Isolasi, Insentif Tenaga Medis Juga Segera Cair

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin kembali merombak APBD 2020. Anggaran setiap…

Sabtu, 30 Mei 2020 10:58

Songsong New Normal, Pelabuhan Trisakti Siapkan Strategi

BANJARMASIN - Dalam skenario New Normal yang dicanangkan pemerintah pusat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers