MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 06 Oktober 2019 10:59
Jangan Nonton Joker..! Jika Kamu Labil

PROKAL.CO, Wamena kerusuhan. Demo merebak di mana-mana. Anak-anak sekolah turun ke jalan. Mahasiswa ditembak. Aktivis ditangkap. Jokowi konser musik. Koruptor tertawa. Dalam kondisi seperti ini, saya mencoba menikmati menonton penjahat paling populer abad ini: Joker.

Joker mungkin villain yang paling dicemburui para hero. Dia adalah seorang penjahat heroik. Kehadirannya yang disambut dengan gemuruh adalah simbol bagi dunia yang telah kehilangan wacana moral.

Orang-orang bukan saja mulai bosan terhadap kebenaran, tetapi kadang-kadang mulai menertawakannya. Dalam situasi yang seperti ini, hanya tinggal menunggu waktu sampai seorang penjahat yang cerdik dan memukau, datang dan dirayakan.

Dan ya, Joker seperti refleksi dari penyakit jiwa kerumunan. Saya hampir bergidik ketika dalam bioskop tempat saya menonton, orang-orang tergelak saat Joker tertawa, dan bersorak saat dia mengejar mangsa yang lolos di stasiun bawah tanah.

Joker adalah penjahat, tetapi diam-diam kita bisa membenarkan kegilaannya. Hanya perlu satu alasan bagi kita untuk berdiri di pihak Joker: kubu lain merisak dan telah menjahatinya.

Dari aspek ini, saya kira Joker adalah film yang sangat berbahaya bagi mental anak-anak. Dia merayap dalam dingin pelan-pelan, memberi seorang yang menyedihkan alasan-alasan yang sepertinya masuk akal untuk menjadi jahat.

Mungkin sekadar pengucilan sosial atau pengabaian di kantor, membuat kita secara tidak langsung diam-diam menyimpan dendam kepada dunia. Respons kita terhadap ketidakadilan seringkali lebih tidak masuk akal. Joker mengajarkan kebenaran dan keburukan hanyalah sebuah konstruksi subjektif. Dari sudut mana Anda memandangnya.

Karena itulah saya gak merekomendasikan film ini untuk orang yang mentalnya labil, atau apalagi anak kecil. Ini film yang sangat neurotik. Bahkan di terowongan gelap menuju keluar, saya tidak bisa membebaskan diri dari tawa yang menghantui itu di dekat saya, dan anehnya di kepala saya.
Skor saya untuk film ini : 3/5.(ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*