MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 07 Oktober 2019 12:31
Salah Paham, Kenalan Sendiri Dikapak, Pelaku: Saya Menyesal

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Akibat salah paham, Ricki Riswandy (24) warga Jalan Martapura Lama Kompleks Citra Abadi Sungai lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar menjadi korban penganiayaan, Jumat (5/10) tadi.

Penganiayaan terjadi di Jalan Pramuka Banjarmasin Timur sekitar jam 1 siang. Pelakunya adalah Hendra (35) warga Jalan Sungai Lulut Dalam RT 8 Banjarmasin.

Dia diamankan oleh Buser Polsekta Banjarmasin Timur. Satu jam setelah menganiaya korbannya menggunakan kapak. Korban bahkan menderita luka menganga di kepala.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Uskiansyah melalui Kanit Reskrim Iptu Timur Yono mengatakann, pelaku diamankan ketika berada di rumah orang tuanya di kawasan Sungai Tabuk. "Barang bukti yang kami amankan berupa sebilah kapak,” ujar Timur kemarin (6/10).

Pemicunya penganiayaan hanya salah pengertian. Kejadian bermula saat pelaku berada di tempat kerja. Dihubungi saudaranya Risa Munirah yang mengabarkan anaknya tidak pulang ke rumah lantaran diculik.

Mendengar itu pelaku pun bergegas pulang dan menemui Risa untuk mencari tahu keberadaan anaknya. Yang membawanya adalah kenalan keluarga juga, si Ricki. Setelah berkeliling mencari, keduanya bertemu di TKP.

“Begitu ketemu, pelaku ribut dengan korban. Tak banyak bicara, pelaku langsung menghantamkan kapaknya hingga mengenai kepala dan leher korban," tutur Timur.

Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian. “Padahal anaknya sudah diantarkan pulang ke rumah. Kemungkinan salah paham saja," lanjutnya.

Polisi lalu menyangkakan Pasal 351 KUHP. Sementara kepada penyidik, pelaku mengakui jika tidak ada niat untuk menganiaya korban. Kapak yang digunakan adalah peralatannya bekerja.

"Saya menyesal. Tak ada niat berbuat itu. Kapak itu biasa saya gunakan untuk memotong kayu galam. Dan waktu saya hantamkan, kapaknya dalam kondisi dibungkus,” dalihnya. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 11:31

Operasi Zebra Sudah Ditutup, Tapi Razia Bisa Kapan Saja, Banyak Pengendara yang panik

BANJARMASIN - Baru sepekan Operasi Zebra Intan 2019 ditutup, Satlantas…

Selasa, 12 November 2019 10:59

Motor Satpam Nyaris Raib, Pelaku Warga Pasuruan

BANJARMASIN - Yunus (25), warga Desa Kronto Rt 02 Rw…

Senin, 11 November 2019 11:15

Sudah 6 Bulan, Kasus Pencurian Sepeda Motor Belitung Darat Terungkap

BANJARMASIN - Enam bulan berlalu, kasus pencurian sepeda motor Jalan Belitung…

Senin, 11 November 2019 11:10

Di Tepi Siring, Mayat Mengapung

BANJARMASIN - Kemarin (10/11) sekitar jam 6 pagi, sesosok tubuh…

Senin, 11 November 2019 11:03

Buruh Angkut Tanah Tersengat Listrik Saat Bekerja

AMUNTAI - Dua buruh pengangkut tanah di Desa Pimping, Kecamatan…

Senin, 11 November 2019 10:57

Sejumlah Titik Rawan Laka Diidentifikasi Polres Batola

MARABAHAN - Setelah berhasil memetakan daerah blackspot (daerah rawan laka)…

Senin, 11 November 2019 10:44

Muncul Api Dekat Pelaminan, Aula SPN Menggelora

BANJARBARU - Sungguh malang nasib pengantin yang sedang menggelar acara…

Senin, 11 November 2019 10:39

Pasca Operasi Zebra, Pembuatan SIM Melonjak

BANJARBARU - Operasi Zebra Intan nampaknya ampuh dalam memberikan kesadaran…

Minggu, 10 November 2019 14:42

Bawa Jenazah, Ambulan RS H Boejasin Alami Kecelakaan

PELAIHARI - Ambulan milik Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari Kabupaten…

Minggu, 10 November 2019 13:46
BREAKING NEWS

Ulang Tahun, Bocah ini Tewas di Kolam Renang Pelaihari

PELAIHARI- Kolam Tirta Kenanga Desa Atu Atu Kecamatan Pelaihari milik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*