MANAGED BY:
JUMAT
10 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 07 Oktober 2019 12:31
Salah Paham, Kenalan Sendiri Dikapak, Pelaku: Saya Menyesal

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Akibat salah paham, Ricki Riswandy (24) warga Jalan Martapura Lama Kompleks Citra Abadi Sungai lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar menjadi korban penganiayaan, Jumat (5/10) tadi.

Penganiayaan terjadi di Jalan Pramuka Banjarmasin Timur sekitar jam 1 siang. Pelakunya adalah Hendra (35) warga Jalan Sungai Lulut Dalam RT 8 Banjarmasin.

Dia diamankan oleh Buser Polsekta Banjarmasin Timur. Satu jam setelah menganiaya korbannya menggunakan kapak. Korban bahkan menderita luka menganga di kepala.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Uskiansyah melalui Kanit Reskrim Iptu Timur Yono mengatakann, pelaku diamankan ketika berada di rumah orang tuanya di kawasan Sungai Tabuk. "Barang bukti yang kami amankan berupa sebilah kapak,” ujar Timur kemarin (6/10).

Pemicunya penganiayaan hanya salah pengertian. Kejadian bermula saat pelaku berada di tempat kerja. Dihubungi saudaranya Risa Munirah yang mengabarkan anaknya tidak pulang ke rumah lantaran diculik.

Mendengar itu pelaku pun bergegas pulang dan menemui Risa untuk mencari tahu keberadaan anaknya. Yang membawanya adalah kenalan keluarga juga, si Ricki. Setelah berkeliling mencari, keduanya bertemu di TKP.

“Begitu ketemu, pelaku ribut dengan korban. Tak banyak bicara, pelaku langsung menghantamkan kapaknya hingga mengenai kepala dan leher korban," tutur Timur.

Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Sedangkan pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian. “Padahal anaknya sudah diantarkan pulang ke rumah. Kemungkinan salah paham saja," lanjutnya.

Polisi lalu menyangkakan Pasal 351 KUHP. Sementara kepada penyidik, pelaku mengakui jika tidak ada niat untuk menganiaya korban. Kapak yang digunakan adalah peralatannya bekerja.

"Saya menyesal. Tak ada niat berbuat itu. Kapak itu biasa saya gunakan untuk memotong kayu galam. Dan waktu saya hantamkan, kapaknya dalam kondisi dibungkus,” dalihnya. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers