MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 08 Oktober 2019 09:57
Di Penjara Sering Berkelahi, Pelaku Penculikan Siswi Coba Kabur
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Terpidana kasus penculikan siswi SMP di bawah umur di Banjarbaru, Andre Gunawan beberapa waktu lalu kembali berulah. Oknum anggota kepolisian ini diketahui berupaya kabur dari jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru.

Upaya kabur ini ini dihimpun terjadi pada Jumat (4/10) malam. Saat itu, Andre diketahui mencoba kabur dengan cara memotong teralis besi sel yang ditempatinya sejak divonis bersalah oleh Pengadilan.

“Benar, Andre juga mengajak tiga Napi lainnya berusaha kabur dari sel. Mereka ditempatkan di sel isolasi di kamar 7 Blok J," konfirmasi Kasubsi Kamtib Lapas Banjarbaru, Fikri Rahmadian.

Soal kronologi, Fikri menjelaskan jika Andre sukses secara sembunyi-sembunyi memotong pagar teralis besi sel. Ia disebut memotong menggunakan gergaji besi buatan. "Ini yang masih kita investigasi dari mana gergaji ini. Apa ada yang menitipkan atau dia membuatnya sendiri. Kita masih dalami," ujarnya.

Andre sendiri mengajak tujuh narapidana lainnya untuk melakukan rencananya. Namun di antara tujuh narapida ini, empat orang memilih berdiam dan tak mengikuti rencana pelarian.

"Jadi empat orang ini yang berteriak dan melaporkan ada napi yang kabur. Langsung lah petugas kita melakukan tindakan dan pencarian. Jadi Andre dan tiga narapida ini tidak sempat kabur keluar (dari Lapas)," tambahnya.

Upaya kabur Andre terhenti di sebuah kebun di areal blok. Ia bersama dengan tiga napi lainnya tidak bisa menembus pagar tinggi tahap pertama. Lapas Banjarbaru memang mempunyai tiga pagar atau tembok dengan tinggi lebih dari 10 meter plus disertai pagar kawat berduri.

"Dia melewati pagar pertama sudah tidak bisa, karena memang sangat tinggi. Jadi hanya berhasil keluar sel, tapi tidak bisa melewati pagar pertama," tegas Fikri.

Teriakan para napi membuat pelarian Andre langsung terendus. Tak kurang dari 15 menit, keberadaan Andre dan tiga napi lainnya diketahui. "Dia terkena lampu sorot penjaga dan tengah bersembunyi di semak-semak yang berlumpur."

Rupanya, dari informasi oleh beberapa tahanan yang berada satu sel dengan Andre. Terpidana yang satu ini telah merencanakan aksinya sekitar sepekan sebelum hari H kejadian.

Diterangkan bahwa Andre sempat memaksa tahanan lainnya untuk ikut aksinya. Namun sayang, di antara tujuh tahanan, hanya tiga saja yang mau.

"Dia bahkan sempat mengancam dengan besi hasil potongan teralis itu agar yang lain tutup mulut dan mau ikut. Tapi untungnya, napi lainnya tidak berani dan akhirnya memilih membocorkan aksi Andre ini," jelas Fikri.

Sebelum dijebloskan ke sel isolasi, Andre yang pertama kali menghuni Lapas pada bulan Maret 2019 ini ditempatkan di blok A Kriminal. Namun karena ia membuat ulah dan keributan, ia akhirnya dipindahkan ke sel isolasi.

Keributan Andre rupanya tak lepas dari soal piutang. Ia disebut sering terlibat cekcok hingga perkelahian dengan narapidana lain. "Karena itu dipindahkan ke sel lain."

Ditanya ihwal SOP penjagaan dan pemantauan di Lapas terhadap para narapidana di sel, Fikri menjawab jika pihaknya telah melaksanakan SOP standar penjagaan. Yang mana kontrol dilakukan secara rutin setiap satu jam sekali.

"Kalau kita tidak sesuai SOP tentu Andre dan yang lainnya ini bakal lama dilumpuhkan. Petugas kita stand by dan ketika ada laporan langsung kita sisir dan kepung saat itu juga," yakinnya.

Lalu apa indikasi awal sehingga gergaji besi ini bisa masuk? Fikri tak berani memvonisnya secara cepat. Hanya saja katanya dari indikasi awal kalau kemungkinan ada yang berhasil menyelundupkan benda tersebut. "Yang jelas kita masih lakukan pendalaman. Kita juga pastikan tidak ada keterlibatan anggota kita."

Fikri menegaskan saat ini yang bersangkutan ditempatkan lagi di sel isolasi. Lengkap dengan posisi kedua lengan diborgol kabel.

"Hak dia sebagai narapidana juga akan dihilangkan atau keringanan, termasuk remisi. Sanksi terberatnya juga bisa dipindahkan ke Lapas lainnya karena kasus ini," ujarnya.

Secara terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Budi Mukhlis menjelaskan jika Andre yang merupakan terpidana kasus penculikan anak di bawah umur divonis selama 15 tahun oleh pengadilan.

Saat sidang vonis, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) katanya menuntut Andre selama 16 tahun.

Namun pertimbangan majelis hakim menjatuhkan vonis dikurangi satu tahun.

"Pasal penculikan ini kan hukumannya 12 tahun penjara. Lalu karena ia tidak kooperatif maka kita tambah tuntutan jadi 16 tahun," kata Budi.

Rupanya saat ini, Andre diketahui tengah mengajukan proses upaya banding atas kasus yang menjeratnya. Namun karena kasus upaya kabur dari Lapas ini, Budi berharap agar itu jadi pertimbangan majelis hakim di pengadilan.

"Kita mengharap jika tuntutan kita 16 tahun bisa dikabulkan hakim mengingat aksi dan perbuatannya di Lapas ini," pungkas Budi.

Diketahui sendiri, kasus penculikan yang dilakukan Andre sempat membuat publik heboh di awal tahun lalu. Selain menculik siswi SMP, ia kabur dari Markas Polres Banjarbaru ketika tengah diperiksa.

Drama pelarian Andre pun berakhir di wilayah Sungai Sumba. Usai anggota kepolisian mengepungnya dari berbagai sisi. Timah panas pun terpaksa dilepaskan anggota kepolisian untuk melumpuhkan pelariannya. (rvn/bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 11:18

Sekongkol Curi Sepeda, Pasutri Dibekuk

BANJARMASIN - Warga Jalan Padat Karya lega. Maling spesialis sepeda…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:07

Cari Ikan, Warga HST Dapat Tengkorak

BARABAI - Warga Desa Kayu Rabah di Kecamatan Pandawan Kabupaten…

Senin, 21 Oktober 2019 11:53

2 Pasang Remaja Terciduk 'Ngamar' di Banjarbaru

BANJARBARU - Jajaran Polres Banjarbaru, Sabtu (19/10) malam kembali menggelar…

Senin, 21 Oktober 2019 11:27

Lusa, Musim Razia Lagi, Hingga 14 Hari

BANJARMASIN - Satlantas Polresta Banjarmasin kembali menggelar Operasi Zebra 2019.…

Senin, 21 Oktober 2019 11:06

Sajam dan Miras Diamankan

AMUNTAI - Usai menggelar Apel Siaga Pelantikan Presiden dan Wakil…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:56

Ingin Punya Anak, Pria ini Malah Cabuli Anaknya Sendiri

RANTAU - Kejadian memilukan terjadi di Kabupaten Tapin. Seorang pria…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*