MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 08 Oktober 2019 10:11
Pantau Pelabuhan Khusus, KPK Cari Batubara Ilegal
PANTAU PENGIRIMAN BATUBARA: Kepala Koordinator Wilayah VII Korsupgah KPK RI, Nana Mulyana mendatangi Pelabuhan khusus batubara milik PT Talenta Bumi di kawasan Batola. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sektor batubara sepertinya menjadi fokus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah menyasar tambang ilegal di Kabupaten Banjar, kemarin lembaga antirasuah itu mendatangi pelabuhan khusus batubara di Kabupaten Batola.

Kali ini kedatangan KPK untuk memastikan batubara yang dikapalkan sudah sesuai persyaratan. Diantaranya, adalah usaha harus melampirkan shipping instruction, SKAB, kontrak atau purchase order, bukti jaminan reklamasi, dan royalti di e-PNBP. Rekomendasi ini dikeluarkan oleh Dinas ESDM Kalsel melalui aplikasi online.

Jika batubara yang dikapalkan tak memenuhi syarat tersebut bakal dianggap ilegal. Royalti e-PNBPini lah yang sejak awal diincar KPK. Mereka ingin memastikan ada uang yang masuk ke kas daerah tanpa adanya permainan oknum

“Tak hanya di lokasi tambang. Dipengapalan pun dilakukan monitoring. Apakah memang batubara yang resmi,” kata Kepala Koordinator Wilayah VII Korsupgah KPK RI, Nana Mulyana kemarin.

 Dia mengaku perlu waktu untuk menelaah dan mempelajari kegiatan di pelabuhan khusus (Pelsus) batubara ini. Pelsus batubara yang didatangi pihaknya kemarin adalah milik PT Talenta Bumi di kawasan Batola. Tepat di bibir sungai Barito.

Batubara yang masuk kesini adalah hasil ekplorasi di kawasan Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar. Kawasan ini sebelumnya pernah didatangi pihaknya pada bulan Juli lalu. “Informasi yang kami dapatkan, mereka disini menerima batubara dari perusahaan yang sudah terkontrak,” terangnya.

Nana seperti percaya begitu saja atas penjelasan dari pihak perusahaan. Bahwa semua batubara yang dikapalkan adalah legal atau resmi. “Kami sedang menghitung ulang royalti bersama bea cukai hingga perizinan,” tukasnya.

Kedatangan pihaknya kemarin juga memastikan, tumpukan batubara di stockpile bukan batubara ilegal yang akan dikapalkan tanpa dokumen lengkap. “Informasi laporan masyarakat memang ada, namun pembuktiannya sulit di lapangan. Tapi KPK tetap akan konsen disini,” tuturnya.

Nana mengatakan, pelabuhan khusus seringkali tidak memerhatikan batubara itu Ilegal atau tidak. Sebab selama ada dokumen lengkap asal usul batubaranya dan izin pengapalan lengkap maka bisa dinaikkan ke tongkang. “Jika ditanya apakah dari Peti, Perusahaan mengatakan tak tahu. Karena itu dokumen didapat dari pemilik IUP. Batubaranya otomatis clear and clean,” ujarnya.

Dia menegaskan, tidak menutup kemungkinan akan menyasar ke stockpile lain di Kalsel untuk menjaga jangan ada kebocoran kas negara pada pengapalan batubara ilegal ini. “Ini daerah pertama. Nanti akan disasar ke daerah lain,” janjinya.

Sementara, General Manager (GM) Operasional PT Talenta Bumi, Budi Suhartono menegaskan, bahwa batubara yang di “parkir” di stockpile mereka adalah batubara legal. Di sini sebutnya, ada 12 perusahaan batubara pemilil IUP yang bekerjasama.

“Semuanya resmi dan sesuai SOP. Jika lengkap dokumennya maka dibolehkan. Dari pemegang IUP kita verifikasi lagi. Termasuk surat pengapalan dan surat asal usul batubaranya. Karena dari kesyahbandaran tidak memberi izin jika dokumen belum lengkap,” kata Budi.

Memiliki tiga unit conveyor, dalam sehari PT Talenta Bumi dapat memuat 5000-8000 ton ke tongkang. Kalau ditotal, sekitar 60 tongkang dalam sebulan. “Batubaranya ada yang dikirim ke luar negeri, ada pula yang dipindah ke kapal besar lagi,” tandasnya.

Kepala Dinas ESDM Kalsel Isharwanto mengungkapkan, hingga triwulan ke III tahun ini, sudah 50,5 juta ton yang dikapalkan. Paling tinggi pengiriman ada di kabupaten Tanah Bumbu mencapai 17 ribu ton, disusul Kabupaten Tapin sebanyak 14 ribu ton. “Kami tegas, jika syarat tak terpenuhi, izin pengapalan tak akan dikeluarkan,” ujar pria yang akrab disapa Kelik itu. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 12:21

Merusak Mesin ATM, 2 Pemuda Menyerahkan Diri Bersama Keluarganya

RANTAU - Dalam waktu kurang lebih 24 jam, dua orang…

Rabu, 29 Januari 2020 11:52

Kasus Asusila, Status Gusti Makmur Tunggu DKPP

BANJARMASIN – Gerak cepat dilakukan KPU Kalsel menyikapi dugaan kasus…

Rabu, 29 Januari 2020 11:13

Indekos Digrebek, Si Cowok Kabur Lewat Pintu Belakang

BANJARBARU - Aktivitas terlarang di indekos di Kota Idaman kembali…

Rabu, 29 Januari 2020 10:22

Subuh, Rumah dan Warung Hangus

MARABAHAN - Musibah kebakaran memang tidak kenal tempat dan waktu.…

Rabu, 29 Januari 2020 10:21

Marak Pencurian LPG di Rumah Kosong, Pelaku Berhasil Ditangkap

MARABAHAN - Maraknya pencurian tabung gas di rumah kosong terjadi…

Rabu, 29 Januari 2020 10:17

Curi Motor di Tengah Kerumunan, Amat Babak Belur

MARABAHAN - Masuk 'sarang dinga', itulah yang bisa menggambarkan kejadian…

Selasa, 28 Januari 2020 10:31

WADUH..!! Ketua KPU Banjarmasin Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan

BANJARMASIN – Kasus dugaan asusila yang dilakukan oleh Ketua KPU…

Selasa, 28 Januari 2020 09:49

Pemilik Sabu Lampihong Diamankan Subuh-subuh

PARINGIN - Unit Reskrim Polsek Lampihong telah melakukan pengungkapan kasus…

Senin, 27 Januari 2020 10:10

Polda Kalsel: Kasus Limbah Oli Dijamin Tuntas

BANJARMASIN - Kasus pencemaran limbah oli di Sungai Martapura terus…

Senin, 27 Januari 2020 09:44

Bela Teman Saat Mabuk-mabukan, Dua Pemuda Tewas Berkelahi

BANJARMASIN - Dua orang terluka hingga meregang nyawa akibat perkelahian.…

Dibatasi Gunakan Handphone, Karyawan PT SIS Mengadu ke Disnaker

Ketua PKK HSU Hj Anisah Wahid Kenalkan 'SINTARI'

Legislatif Konsultasikan Penggunaan Dana Desa ke Pusat

Merusak Mesin ATM, 2 Pemuda Menyerahkan Diri Bersama Keluarganya

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

Bertemu Setelah 30 Tahun Kehilangan Anaknya di Arab, Tangis Siti Aisyah Pecah

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

Ingin Maju di Pilgub Kalsel, Edi Suryadi Incar Jalur Perseorangan

Kasus Asusila, Status Gusti Makmur Tunggu DKPP

2020, UN Terakhir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers