MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 09 Oktober 2019 12:18
Sudah Dibui, Banyak Napi Masih Bisa Kendalikan Narkoba dari Balik Jeruji
Kompol Suyanto Suparwito

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Peredaran narkoba masih marak. Korbannya pun tak memandang usia. Mulai anak-anak, dewasa hingga orang tua. Kalsel termasuk salah satu daerah yang menjadi sasaran empuk para bandar.

Meski banyak kasus terungkap namun tak ada efek jera. Aparat penegak hukum sudah sering meringkus bandar maupun kaki tangannya, tapi masih saja ada penyelundupan. Sekian banyak kasus yang berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalsel, mayoritas kasus peredaran narkoba dijalankan oleh narapida yang berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Plt Kabid Berantas BNN Kalsel, Kompol Suyanto Suparwito menduga Lapas menjadi tempat yang aman bagi para pelaku menjalankan aksinya. “Beberapa kali tim kami menangkap, setelah dimintai keterangan, bos-nya malah ada di dalam Lapas,” kata Suyanto di kantornya, Selasa (8/10) pagi.

Suyanto melihat, Lapas menjadi zona nyaman bagi para pelaku dalam menjalankan bisnis haramnya. Cukup menggunakan telepon seluler mereka mengerahkan kaki tangannya yang berada di luar tahanan, untuk mengambil maupun mendistribusikan kepada pelanggannya. “Seperti itulah yang terjadi,” ujarnya.

Dia mencontohkan kasus yang berhasil dibongkar BNN Kalsel, dalam tahun ini, melibatkan narapidana di salah satu Lapas di Kalsel. Bandar (Narapidana) menyuruh dua orang kurir untuk mengambil barang ke Kalbar. Setelah itu barang disimpan di "gudang", untuk selanjutnya menunggu perintah ke mana akan didistribusikan.

“Dua kurir Leo dan Tri dan seorang lagi bernama Rudi yang bertugas menyimpan dan mendistribusikan barang, menyebut pemilik barang adalah Herman Pelani narapidana di Lapas Cempaka Banjarbaru,” ungkapnya

Dari awal Januari hingga September 2019 ini, Suyanto yang juga menjabat Kasi Penyidikan Bidang Pemberatasan menyebut jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 32 kasus. Jumlah ini sedikit berkurang jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni sebanyak 36 kasus. Tapi 2019 masih menyisakan beberapa bulan. Tidak mustahil jumlah kasus yang diungkap akan lebih banyak. Saat ini, tim masih bergerak melakukan penyelidikan terhadap peredaran narkoba di Kalsel.

Merujuk hasil tangkapan BNN Kalsel, bebernya, jalur laut masih menjadi favorit digunakan para bandar narkoba untuk memasok barang produksinya ke Kalsel. Jalur ini memang jarang terdeteksi. “Barang kebanyakan dari Malaysia dan China,” sebutnya.

Antisipasinya, BNN Kalsel bekerjasama dengan Pelindo, Bea Cukai maupun pihak terkait lainnya untuk melakukan patroli bareng. Terutama kawasan perairan yang diduga dijadikan para bandar untuk memasukan barang haramnya.

Suyanto membeberkan modus penyelundupan narkoba selalu berubah-ubah. Belakangan yang sering ditemukan, para bandar narkoba sengaja menyembunyikan narkoba di dalam bungkus makanan ringan berbagai jenis. Tujuan pelaku tentu untuk mengelabui petugas, namun hal itu telah diketahui BNN Kalsel. "Tak bisa ditampik, mereka (pengedar) akan terus berupaya selangkah lebih maju di depan aparat. Hal itu terus kami pelajari," tutupnya. (gmp/ay/ran)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 11:18

Sekongkol Curi Sepeda, Pasutri Dibekuk

BANJARMASIN - Warga Jalan Padat Karya lega. Maling spesialis sepeda…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:07

Cari Ikan, Warga HST Dapat Tengkorak

BARABAI - Warga Desa Kayu Rabah di Kecamatan Pandawan Kabupaten…

Senin, 21 Oktober 2019 11:53

2 Pasang Remaja Terciduk 'Ngamar' di Banjarbaru

BANJARBARU - Jajaran Polres Banjarbaru, Sabtu (19/10) malam kembali menggelar…

Senin, 21 Oktober 2019 11:27

Lusa, Musim Razia Lagi, Hingga 14 Hari

BANJARMASIN - Satlantas Polresta Banjarmasin kembali menggelar Operasi Zebra 2019.…

Senin, 21 Oktober 2019 11:06

Sajam dan Miras Diamankan

AMUNTAI - Usai menggelar Apel Siaga Pelantikan Presiden dan Wakil…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:56

Ingin Punya Anak, Pria ini Malah Cabuli Anaknya Sendiri

RANTAU - Kejadian memilukan terjadi di Kabupaten Tapin. Seorang pria…

Minggu, 20 Oktober 2019 06:15

Sudah Pernah Direhab, Eh Remaja ini Terciduk Lagi

BANJARBARU - Masalah remaja minum minuman keras (miras) oplosan seperti…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:02
BREAKING NEWS

Begini Ternyata Pecabulan Bocah oleh Pedagang Sayur di Tapin Terungkap

RANTAU - Pengungkapan kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah tiri…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:01

Kasihan..! Bocah yang Dicabuli Pedagang Sayur itu Sudah Melahirkan

RANTAU - Ternyata korban pencabulan yang dilakukan ayah tiri di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 13:24

Raja Tega, Pedagang Sayur Cabuli Anaknya Sejak Usia 13 Tahun

RANTAU - Sungguh tega apa yang dilakukan pria berumur 52…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*