MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 09 Oktober 2019 12:29
Ternyata Sudah Eksis Sejak 2010, Walhi Desak Izin Perusahaan Tambang Emas di Hutan Lindung Dicabut

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Selatan menyoroti izin tambang emas PT Pelsart Tambang Kencana (PTK) yang beroperasi di kawasan hutan lindung di Kotabaru.

Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono mendesak agar semua pihak, khususnya pemerintah daerah dan pemerintah pusat berkomitmen untuk menyelamatkan hutan lindung di Banua. Dengan cara mencabut izin kontrak karya (KK) PT PTK.

"Termasuk izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) yang sudah dikeluarkan, jangan lagi diperpanjang. Serta, jangan pernah disetujui AMDAL-nya," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, tambang emas sangat berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Lantaran, prosesnya biasanya menggunakan bahan kimia. "Apalagi kami lihat area izinnya berada di hutan lindung di kawasan Pegunungan Meratus, maka semua pihak harus bersama-sama untuk menyelamatkannya," ungkapnya.

Lanjutnya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang mewakili Pemprov Kalsel sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat juga harus segera turun tangan untuk bertindak konkrit dalam menjawab aspirasi masyarakat dan gerakan #SaveMeratus.

"Ini harus menjadi kesadaran dan perjuangan bersama untuk penyelamatan Pegunungan Meratus dari industri ekstraktif, baik tambang maupun monokultur skala besar," pintanya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers