MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 10 Oktober 2019 11:27
Jelang Aksi Mahasiswa di Pelantikan Presiden, PMII Datangi Mapolda
AUDIENSI: Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendatangi mapolda, kemarin. Mahasiswa berbincang dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani. | FOTO: ENDANG/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Jika sebelumnya Polda Kalsel didatangi belasan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalsel, kali ini giliran Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel.

Delapan orang perwakilan PMII Kalsel menemui Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, kemarin (9/10) siang. Dalam pertemuan itu, Yazid juga didampingi Wakapolda Brigjen Pol Aneka Pristafudin.

Dalam perbincangan itu, Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII, Khairul Umam menyinggung fenomena yang terjadi di Indonesia maupun di daerah. Maksudnya aksi mahasiswa menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober nanti.

Sebagai mahasiswa, mereka mendukung gerakan mahasiswa. Karena suara mahasiswa mewakili suara masyarakat. “Terpenting, kami menolak jika ada yang ingin menunggangi aksi. Dari pihak mana pun, entah penumpang gelap atau penyusup,” tegas Khairul seusai pertemuan tersebut.

Mahasiswa juga berkomitmen untuk menjaga suasana kondusif menjelang pelantikan. Jangan sampai terbawa penggiringan opini untuk menggagalkan pelantikan tersebut.

“Sama-sama menjaga suasana kondusif. Karena menggagalkan pelantikan presiden sama saja dengan mengganggu kepentingan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Yazid menegaskan, menjaga situasi kondusif bukan hanya tugas polisi, tapi juga masyarakat. Dia menyambut baik komitmen PMII.

“Adik-adik mahasiswa bersama Polda Kalsel berkomitmen untuk menciptakan situasi aman dan tertib sebelum dan sesudah pelantikan presiden,” ungkap Kapolda.

Komitmen mahasiswa itu menyusul munculnya kelompok-kelompok tertentu yang berupaya untuk menunggangi aksi mahasiswa. “Mahasiswa prihatin karena unjuk rasa itu hendak dimanfaatkan kelompok tertentu," tutup Yazid. (gmp/at/fud)


BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:29

Alhamdulillah..! Tren Pengangguran Kalsel Turun dalam Setahun Terakhir

BANJARMASIN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel menyebut…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:19

Sulaiman Deklarasi Sebelum Akhir Tahun

MARTAPURA – Gusti Sulaiman Razak memastikan diri maju pada Pilkada…

Selasa, 22 Oktober 2019 12:09

Sempat Dikaitkan Dengan Anak Haji Leman, Bartman Tegaskan Tidak ikut Berpolitik

BANJARMASIN – Pilwali 2020 mulai menyeret komunitas dan organisasi di…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:51

CPNS 2019: Tenaga Kesehatan dan Pendidikan Harap Sabar

BANJARMASIN - Pemerintah pusat telah mengumumkan pendaftaran CPNS 2019 akan…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:38

Karung Lumpur Menumpuk di Trotoar Depan ULM, Pejalan Kaki Mengeluh

BANJARMASIN - Tumpukan lumpur dalam karung di trotoar Jalan Hasan…

Selasa, 22 Oktober 2019 11:23

Alalak Bisa Jadi Percontohan

BANJARMASIN - Kota ini belum terbebas dari kekumuhan. Terutama di…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:46

Demokrat Gabung Golkar, PAN PKS Join, DPRD Banjarbaru Tetap Tujuh Fraksi

BANJARBARU – Para wakil rakyat di DPRD Banjarbaru akhirnya resmi…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:36
Pemko Banjarbaru

Walikota Berikan Arahan Kepada Pegawai Diskominfo

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani didampingi Kepala Dinas Komunikasi…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:31
Pemkab Tanah Bumbu

Jauhkan Perbedaan, Samakan Persepsi dan Tujuan

BATULICIN - Deklarasi Anti Radikalisme serta mendukung suksesnya pelantikan Presiden…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:29
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Serahkan Bantuan Sosial

BATULICIN - Bagian Kesra Setda Tanbu menyerahkan bantuan sosial di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*