MANAGED BY:
JUMAT
14 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 10 Oktober 2019 11:44
Lebih 80 Ton Ikan Bawal Mati, Komisi III Panggil Dinas Lingkungan
AMBIL SAMPEL: Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin mengambil sampel air untuk uji laboratorium di Banua Anyar, Sungai Martapura, kemarin. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Lebih 80 ton ikan bawal milik petani tambak ikan di Banua Anyar mati mendadak. Masalah baru muncul. Beberapa oknum petambak membuang bangkai-bangkai ikan itu ke Sungai Martapura.

"Tidak semua, tapi ada," kata warga sekitar yang meminta namanya tak dikorankan. “Seharusnya ikan-ikan itu dikuburkan. Bukan justru dibuang ke sungai,” tambahnya.

Dampaknya, bau busuk menyengat mengganggu warga di kawasan Banjarmasin Timur tersebut. Aromanya tercium sampai puluhan meter.

Contoh petambak yang menyadari dampaknya adalah Muhammad Yusi. Bangkai ikan miliknya dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Basirih. Atau dikirim ke pengepul untuk diolah menjadi pakan ternak.

"Kasihan masyarakat kalau dibiarkan. Jadi bangkainya kami kumpulkan untuk dijual ke pengepul seharga seribu rupiah per kilogram," kata Yusi.

Memang, masalah ini tergantung pada kesadaran dan kepedulian masing-masing petambak. Karena memang belum ada aturan yang mengikat pengelolaan limbah tambak.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers