MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 12 Oktober 2019 08:11
Rusunawa Tak Laku, Disperkim Masih Buka Pendaftaran
TAK DILIRIK: Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Teluk Kelayan hingga sekarang masih sepi penghuni.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Teluk Kelayan hingga sekarang masih sepi penghuni. Padahal pendaftaran bagi warga yang ingin tinggal di sana sudah dibuka sejak tanggal 17 September lalu.

Makanya, pendaftarannya belum ditutup sampai sekarang. Hal itu disampaikan Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Banjarmasin Fredy. Dikatakannya, masih banyak yang kosong, bahkan termasuk kamar khusus untuk penyandang disabilitas.

Jika melihat iuran yang dikenakan kepada penghuni, sepertinya bukan itu penyebab rusunawa masih sepi. Pasalnya nominal iuran sudah disesuaikan dengan kemampuan ekonomi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MPR). Yakni cuma Rp450 ribu per bulan.

"Sudah termasuk tagihan air leding dan listrik di luar kamar. Keamanan dan kebersihan juga termasuk. Sedangkan tagihan air leding dan listrik di dalam kamar dibayar masing-masing penyewa," jelas Fredy, kemarin (11/10).

Apalagi mengingat perabot seperti tempat tidur dan meja makan sudah tersedia. Belum ditambah ruang tamu dan toilet. Rusunawa bertipe 36 ini diklaim lebih bagus dari ketiga Rusunawa Ganda Maghfirah di Jalan Tembus Mantuil.

Namun, Fredy masih optimis. Rusunawa yang dibangun dengan 58 kamar tersebut akan segera penuh. Dia yakin masih banyak warga kota yang memerlukan hunian layak dan murah. "Mudah-mudahan secepatnya diisi warga MBR jadi dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat," katanya.

Selain warga MBR, mereka yang menjadi korban pembebasan lahan seperti program pembangunan Jembatan Alalak, Jembatan Sungai Lutut, dan Siring Teluk Kelayan juga bisa mendaftar. "Syaratnya hanya menyerahkan KK dan KTP saja. Tanpa harus ada bukti warga MBR," bebernya.

Pendaftarannya bisa ke kantor Disperkim di Balai Kota atau langsung mendatangi rusunawa itu. "Ini demi membantu penyewa agar bisa mengkredit rumah. Setelah tiga tahun tinggal di rusunawa, semoga nantinya bisa memiliki rumah sendiri. Makanya kan diwajibkan menabung minimal Rp150 ribu per bulan agar tidak terus-menerus menyewa," pungkasnya. (hid/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 03:23

Pemko Pikirkan Pakaian Honorer, Jenis dan Warnanya Digodok Bagian Organisasi

BANJARMASIN - Terkait pakaian tenaga kerja honor di lingkungan Pemko…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:20

Uji Coba BRT Tambahan, Nanti Bisa ke Bandara Naik BRT

BANJARMASIN - Tambahan Bus Rapit Transit (BRT) sudah terealisasi. Lima…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:18

CAT Seleksi Panwascam Tala

PELAIHARI - Sebanyak 183 peserta seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:17

Calon Independen Ramaikan Balangan

PARINGIN – Pilkada 2020 Balangan bukan cuma dimeriahkan bakal calon…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:09

Pentas Seni untuk Donasi Kebakaran Sebuku

BANJARBARU - Pemandangan taman air mancur di depan Minggu Raya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:07

Masih Masuk Musim Peralihan

BANJARBARU - Kerap diguyur hujan beberapa waktu terakhir. Banyak warga…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:06

Penerangan Bundaran Palam Dikeluhkan

BANJARBARU - Meski tergolong kawasan yang cukup ramai. Namun areal…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:00
Parlementaria Balangan

Raperda Inisiatif Penghargaan Bagi Pendiri Balangan Disepakati

PARINGIN - Raperda inisiatif tentang pemberian penghargaan bagi para pendiri…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:56

Makin Merajalela, Tambang Liar di Hutan Tabalong

BANJARBARU – Meski sudah pernah dirazia oleh instansi terkait, pertambangan…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:51

PT. Barito Putera Plantation Tunggu Mediasi Pemda

MARABAHAN - Terkait pemblokiran jalan lahan sawit PT Barito Putera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.