MANAGED BY:
MINGGU
17 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 13 Oktober 2019 07:16
Cuaca Panas Lagi, Titik Api Muncul Kembali, Kini Karhutla Beralih ke Lahan Pertanian
MARAK LAGI: Lahan pertanian yang terbakar di kawasan Kabupaten Banjar, kemarin. | FOTO: BPBD KALSEL FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Cuaca yang kembali panas dalam beberapa hari terakhir membuat titik api lagi-lagi bermunculan di sejumlah daerah. Namun, tidak lagi di kawasan gambut, melainkan di lahan pertanian.

"Iya, di lahan gambut saat ini malah aman. Sekarang kebakaran banyak terjadi di lahan pertanian," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin.

Dia mengungkapkan, banyaknya titik api di kawasan persawahan diduga lantaran dibakar oleh petani yang ingin bertanam. "Sekarang 'kan musim panen habis, jadi sawah dan jerami dibakar untuk ditanami lagi," ungkapnya.

Dipaparkannya, lahan pertanian yang banyak terbakar berada di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. "Setiap hari pasti ada kebakaran di sawah," paparnya.

Namun, menurutnya, memadamkan api di lahan pertanian tak sesulit di kawasan gambut. Sebab, api yang menyala hanya berada di daratan. "Beda dengan di gambut, api menyala sampai ke kedalaman tiga meter jadi sulit dipadamkan," ujarnya.

Meski cuaca kembali panas, sejauh ini Wahyuddin menyampaikan kawasan gambut masih aman. Lantaran, sudah direndam dengan air. "Jadi fokus kita sekarang di lahan non gambut," ucapnya.

Sementara itu untuk menangani karhutla, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Sahruddin mengungkapkan, BPBD Kalsel saat ini hanya mengoperasikan satu helikopter patroli dan tiga helikopter water bombing. "Sedangkan dua heli water bombing lainnya off, karena titik api tidak sebanyak sebelumnya," ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini status karhutla masih siaga. Di mana, sebelumnya sempat berstatus darurat lantaran tingginya kejadian kebakaran hutan dan lahan. "Status siaga akan berakhir hingga 31 Oktober," bebernya.

Terkait titik api yang terpantau kemarin, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana menuturkan jumlahnya hanya sekitar 35. "Titik api terbanyak ada di Tanah Laut, Tapin dan Kotabaru," tuturnya.

Dijelaskannya, jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan pekan-pekan yang lalu yang mencapai ratusan titik. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 17 November 2019 14:27

Terkenal karena Penipuan Investasi, Lihan Mulai Dicari Para Tahanan

Setelah berkasnya dinyatakan lengkap, Lihan yang terjerat kasus penipuan lagi…

Minggu, 17 November 2019 14:22

NGERI..! Pria ini Ditikam Pria Misterius

BANJARMASIN - Warga Kelayan gempar. Jumat (15/11) sekitar jam 11…

Sabtu, 16 November 2019 09:28

Dana Desa Dipakai Investasi, Ternyata Rugi, Mantan Pambakal Dijebloskan ke Penjara

MARTAPURA –Muhammad Abdusysahid dijebloskan ke Lapas Banjarbaru, Jumat (15/11) siang.…

Sabtu, 16 November 2019 09:13

Bawa Sabu 1,2 Kg, Terdakwa Dituntut 18 Tahun

PARINGIN – Masih ingat dengan kasus sabu-sabu seberat 1,2 kilogram…

Jumat, 15 November 2019 16:41
BREAKING NEWS

Beredar Pesan Berantai Operasi Gabungan Cipta Kondisi, Polda Kalsel Pastikan Hoax

BANJARMASIN - Sebuah pesan yang menyebutkan TNI dan Polri yang…

Jumat, 15 November 2019 13:21

Ditanya ke Mana Uang Hasil Penipuan, Lihan: No Comment

BANJARBARU - Kasus dugaan penipuan dengan tersangka mantan pengusaha intan;…

Jumat, 15 November 2019 12:12

JAGA JEMPOLMU..!! Coba Lihat Ini, Hina Polisi, Salesman HP Diciduk

BANJARMASIN - Beginilah jika tak bijak menggunakan media sosial (medsos).…

Jumat, 15 November 2019 12:11

Tersengat Listrik, Pekerja Las Tewas Kejang-Kejang

BANJARMASIN - Lagi-lagi insiden terjadi di PT Duta Menara Line…

Jumat, 15 November 2019 06:26

Terdakwa Pencabulan Tak Mengaku

BARABAI - Sidang kasus dugaan pencabulan terhadap 9 santriwati di…

Kamis, 14 November 2019 11:34

Kebakaran Pasar Batuah, CSR Juga Harus Ikut Membantu

BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah meninjau lokasi kebakaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*