MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 13 Oktober 2019 07:21
Lantunkan Ayat dengan Jari: Sudah Bisa Khatam, Ingin Terus Dalami Kitab Suci
BELAJAR KITAB SUCI: Para tunanetra membaca Alquran dalam kegiatan bimbingan belajar baca Alquran Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel, Sabtu (12/10). | FOTO: MUHAMMAD OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, Memiliki keterbatasan, bukan berarti kehilangan semangat. Buktinya, puluhan anggota persatuan tunanetra (Pertuni) Banjarmasin begitu antusias mengikuti bimbingan belajar baca Alquran, yang digelar Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel, Sabtu (12/10). 

-- Oleh: MUHAMMAD OSCAR FRABY, Banjarmasin --

Lantunan ayat suci Alquran bergema di Masjid Al Furqon, Jalan Bumi Mas Banjarmasin. Pelantunnya ternyata adalah para penyandang tunanetra di Banjarmasin.

Salah satunya adalah Arsyad. Menyandang tunanetra sejak lahir, tangan Arsyad terlihat sangat lancar meraba huruf Alquran braille. Arsyad mengaku bisa mengaji dengan huruf braille ini sejak tahun 1995 silam. Saat dia berusia sekitar 25 tahun. “Waktu itu belum lancar. Tahun 2000 baru fasih,” terangnya.

Bahkan dua tahun yang lalu, bersama anggota Pertuni Banjarmasin, dia sudah bisa khatam. Kala itu dia mengaku sangat bangga dan senang setelah hanya bisa mendengar lantunan ayat suci. “Perasaan saat itu tak bisa digambarkan. Bisa mengaji saja sudah bangga. Apalagi sampai khatam,” sebut pria kelahiran Banjarmasin tahun 1972 itu.

Belajar huruf braille terangnya butuh ketekunan dan semangat. Tanpa itu, akan sulit bisa membaca dengan huruf-huruf timbul. “Apalagi kalau sudah berusia tak muda lagi. Kemampuan dan insting meraba sudah melemah karena mengenal huruf braille cukup rumit,” ujarnya.

Meski sudah lancar meraba huruf demi huruf braille, dia mengaku masih belum terlalu fasih melantunkan Alquran, apalagi mengiramakan ayatnya. Tetapi selagi ada niat kuat, dia yakin akan bisa menguasainya dengan lebih baik. “Selama ada niat kuat dari dalam hati, tak ada yang tidak mungkin,” tukasnya.

Keseharian Arsyad sebagai tukang pijat tak menyurutkan dirinya terus mendalami kitab suci. Menurutnya, membaca dan mendalami kitab suci suatu kewajiban bagi seorang muslim. Dia tak ingin, meski memiliki keterbatasan tapi tak bisa membaca Alquran.

Ketua Umum MPM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel, Hesly Junianto menyebut, kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pihaknya kepada penyandang disabilitas di Banjarmasin. “Ini hanya bagian kecil. Ditengarai masih banyak di luar sana yang memiliki keterbatasan dan ingin bisa membaca Alquran,” kata Hesly kemarin. 

Pihaknya mengagendakan kegiatan ini akan digeber satu bulan sekali. Melalui media kegiatan seperti ini akan banyak diikuti penyandang difabel yang ingin menekuni membaca Alquran. “Banyak yang menutup diri. Padahal sangat banyak yang ingin bisa membaca Alquran, kami ingin pihak keluarga mau membawa keluarganya,” serunya.

Hesly terlihat bangga. Terlebih melihat semangat para difabel di kota ini dalam membaca Alquran. “Semangat mereka sangat tinggi. Padahal mereka memiliki keterbatasan fisik,” tutur Hesly.

Kedepan, pihaknya tak hanya memberikan bimbingan kepada yang sudah fasih, namun akan memberikan pembelajaran awal kepada difabel yang belum sama sekali mengenal huruf braille. “Masih banyak yang belum bisa sama sekali. Ini yang ingin kami sasar selanjutnya,” tandasnya.(ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 09:57

Putra Banua Jadi Peneliti Teknologi Nano di Jepang, Curi Perhatian Kampus, Diangkat Jadi Asisten Profesor

Diam-diam, Banua punya putra berprestasi di bidang ilmu fisika. Dia…

Rabu, 04 Desember 2019 11:29

Nasib Perajin Purun: Diorder untuk Acara Nasional, Purunnya Sudah Jadi Tapi Belum Dibayar, Pemesannya Malah Menghilang

Nasib sial diterima salah satu perajin purun di Kelurahan Palam,…

Selasa, 03 Desember 2019 11:40

Kokedama, Usaha Baru Jenis Florikultura di Kalsel: Belajar dari Youtube, Laku Dijual Melalui Online

Kokedema memang belum booming. Padahal seni bercocok tanam tanpa pot…

Senin, 02 Desember 2019 12:41

Bertemu Nasruddin, Lelaki yang Diisukan Menyebarkan Ajaran Sesat di HST

Nasruddin mengaku dua kali didatangi aparat keamanan. Permintaananya sama: meminta…

Senin, 02 Desember 2019 12:35

Wawancara dengan Nasruddin, "Sang Nabi" dari Kakahan

Radar Banjarmasin dua kali mewawancarai Nasruddin. Pertemuan pertama pada 20…

Jumat, 29 November 2019 11:08

Gagal Masuk Akpol, Rebut Emas SEA Games

Dibalik jabatannya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan…

Jumat, 29 November 2019 09:56

Dinas Kehutanan Buka Harapan untuk Pengungsi Bisa Membangun Rumah

Pemprov Kalsel berencana membagikan ratusan kubik kayu dan papan kepada…

Kamis, 28 November 2019 11:45

Dari Korban Sebuku: Rumah Boleh Lapuk, Kenangannya Tidak

Wajah nelayan tua itu tegas. Guratannya dalam. Hampir tidak terlihat…

Rabu, 27 November 2019 08:05

Cerita-Cerita yang Tersisa dari Kebakaran Sebuku (2)

Haji Nanang, pedagang terbesar itu merugi miliaran rupiah. Toko dan…

Selasa, 26 November 2019 07:01

Siang Mengajar, Malam Ngojek

Tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Tapi apakah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.