MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 14 Oktober 2019 12:12
Baru 2 Bulan, Siswa Disabilitas di PKBM Terus Berkurang
KIAN SEPI: Selain jumlah peserta didik yang terus berkurang, PKBM Baimbai juga menghadapi kekurangan anggaran untuk mencetak modul. | FOTO: NOORHIDAYAT/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Baru dua bulan berjalan, empat penyandang disabilitas yang mengikuti program di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Baimbai di Jalan Kuin Selatan Gang 315 mengundurkan diri.

Padahal PKBM Baimbai dibuat sebagai wadah belajar kaum difabel dan anak putus sekolah. Pembelajarannya langsung diawasi Dinas Pendidikan. Bahkan dijamin gratis. Lalu, apa masalahnya?

Untuk wadah pendidikan bagi penyandang disabilitas dan putus sekolah. Yang mana berada langsung di bawah binaan Dinas Pendidikan Banjarmasin, dan gratis lagi.

Ketua Harian PKBM Baimbai Misli mengatakan, alasan keempat penyandang disabilitas itu mengundurkan diri karena alasan ekonomi dan jarak yang jauh.

"Ada yang bilang, karena ingin fokus mencari uang dan alasan transportasi. Karena di sini mereka harus benar-benar datang untuk belajar selama tiga tahun. Tidak sekadar mengikuti ujian lantas meraih ijazah," ungkapnya, kemarin (13/10).

Memang ada yang menginginkan jalan pintas seperti itu. Ikut ujian dan menerima ijazah, tapi Disdik melarang keras.

Praktis, dari lima peserta didik, tersisa seorang penyandang disabilitas. "Yang mengundurkan diri itu tiga penyandang daksa, satunya lagi penyandang netra," rincinya.

Total, ada 10 orang yang belajar di sini. Paket A dua orang, Paket B ada dua orang, dan Paket C ada enam orang.

Salah satu peserta Paket C itu Muhammad Amin. Lelaki 40 tahun itu tinggal di Teluk Tiram. Dia merasa tak masalah soal jarak yang jauh.

"Yang penting niatnya. Kalau memang tujuannya menuntut ilmu, jarak pun tak masalah. Tinggal saya saja yang harus pintar mengatur waktu," tutur Satgas Kebersihan Kota Banjarmasin tersebut.

Bahkan, menurutnya, cara pembelajaran di PKBM Baimbai sangat bagus. Mudah dipahami dan suasananya tenang. Dia belajar pada hari Sabtu dan Minggu.

Hawa Ahda Huda Noor, guru relawan yang mengajarkan Bahasa Inggris di sini mengaku tidak mengalami kesulitan. Jika ada yang dirasa kurang, yakni modul.

Modul yang diberikan Disdik hanya dalam bentuk file. Untuk mencetaknya diperlukan anggaran. Sedangkan dana yang tersedia kurang.

"Lewat modul tercetak, mereka bisa belajar di rumah. Tanpa modul, pembelajaran sering terulang-ulang. Jadi menambah waktu," jelas lulusan FKIP Universitas Lambung Mangkurat tersebut. (hid/ma/fud)


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers