MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Rabu, 16 Oktober 2019 13:17
KRI Teluk Ende 517: Mampu Mengangkut Selusin Tank
KRI Teluk Ende 517 merapat dengan sempurna di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, kemarin (15/10). Tepat sesuai jadwal jam 4 sore, kapal perang itu sandar di dermaga.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - KRI Teluk Ende 517 merapat dengan sempurna di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, kemarin (15/10). Tepat sesuai jadwal jam 4 sore, kapal perang itu sandar di dermaga.

Pejabat dari Pemprov dan Polda Kalsel menyambut kedatangan KRI yang membawa puluhan taruna dan taruni angkatan 67 tahun 2019.

KRI Teluk Ende memiliki panjang 100 meter dan lebar 15,14 meter. Memiliki enam geladak dengan fungsi berbeda. Selain itu adapula geladak kendaraan berat yang bisa mengangkut kendaraan taktis jenis truk, jeep, dan tank.

KRI dengan jenis LSTM (Landing Ship Tank Modified) ini buatan Korea. Diproduksi tahun 1980 dan diluncurkan tahun 1982. Perihal persenjataan, ada enam buah meriam.

Dua unit meriam Boffors kaliber 40 buatan Swedia di haluan. Lalu dua unit meriam Renmetal kaliber 20 buatan Belgia. Ditambah meriam Metaliur kaliber 12,7 di lambung kanan dan kiri.

Lalu, mengapa KRI Teluk Ende menjadi kapal perang andalan milik TNI AL? Kapal ini bisa melaju dengan kecepatan 15 knot selama tiga pekan. Didorong oleh dua mesin diesel. Selain itu, juga dilengkapi sistem navigasi dan metereologi. Antara lain dua unit radar navigasi, giro kompas, kompas magnet dan satu unit GPS.

Komandan Satgas Pelayaran Letkol Laut (P) Cokorda Gede Patra P menjelaskan, kedatangan KRI ini dalam rangka pelayaran Jalasesya Taruna AAL Angkatan 67. Jumlah taruna sebanyak 86 orang.

Ini merupakan latihan dasar. Agar taruna bisa mengenal kehidupan di kapal. Dari navigasi, persenjataan, permesinan hingga logistik. "Dalam pelayaran ini, apa yang diajarkan di kelas semuanya dipraktikkan di atas kapal," terang Cokorda.

KRI Teluk Ende berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin memakan waktu 12 hari. Tiga hari sandar di Banjarmasin, berangkat lagi menuju Tarakan. "Ini kapal amfibi andalan RI. Kelebihannya bisa memuat 12 tank," bebernya.

Terlepas dari itu, Cokorda berharap KRI ini bisa menjadi daya tarik bagi generasi muda Banua. Untuk bergabung ke angkatan laut. "Semoga anak muda terbaik Banjarmasin tertarik bergabung dengan akademi kami," harapnya.

Disebutkannya, pada angkatan 67, ada dua orang putera daerah yang ikut berlayar. Dari Kabupaten Tanah Laut dan Kotabaru.

Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi KRI ini, ada open ship. Dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore selama dua hari, Rabu (16/10) dan Kamis (17/10). (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*