MANAGED BY:
SELASA
19 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 17 Oktober 2019 09:34
Kapolda Ikut Berjoget, di Aksi Buruh Tolak Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan
BERJOGET BERSAMA: Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani ikut berjoget bersama para buruh di luar Gedung DPRD Kalsel. Ribuan buruh mendatangi Rumah Banjar untuk memprotes revisi UU Ketenagakerjaan. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Ribuan massa DPD Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kalsel mendatangi Rumah Banjar, Rabu (16/10) siang. Mereka meminta DPRD Kalsel memperjuangkan penolakan terhadap revisi undang – undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Tak hanya itu, mereka juga demonstrasi menolak secara tegas kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dan meminta mencabut PP No. 78 tahun 2015 tentang Sistem Pengupahan. Pihaknya juga, meminta dewan menyampaikan ke kementerian tenaga kerja untuk bisa melibatkan buruh dalam penyusunan undang-undangketenagakerjaan. 

“Dewan jangan diam saja. Kami ingin aspirasi ini disampaikan ke pusat, ujar Ketua DPD Federasi SPSI Kalsel, H Sadin Sasau kemarin.

Dikatakannya, jika revisi terhadap UU Nomor 13 Tentang Ketenagakerjaan tetap dilanjutkan maka sama saja mengebiri UU tersebut. Pasalnya dari draft revisi itu, pekerja yang memiliki masa kerja satu sampai lima tahun tidak akan dapat pesangon. Pesangon baru diberikan setelah lima sampai tujuh tahun.

Disampaikannya, rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan juga memberatkan kaum pekerja. “Yang lebih merasakan adalah pekerja yang memiliki banyak tanggungan anggota keluarga,” sebutnya. 

Selain H Sadin, sederet argumen tuntutan juga disampaikan Ketua DPC Federasi SPSI Kota Banjarmasin, Sumarlan dan Ketua Sekretaris Korwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalsel, Wagimun.

Tak lama berorasi, perwakilan pekerja ditemui dan diajak berdialog dengan Ketua DPRD Kalsel Supian HK di ruangan BP Perda DPRD Kalsel. “Kami akan lanjutkan ke Kementerian Ketenagakerjaan sesuai dengan tuntutan, kami setuju dengan suara buruh," katanya.

Supian menyebutkan akan meneruskan aspirasi ini ke Kementrian, dan akan mengomunikasikan dengan para Ketua DPRD Seluruh Indonesia untuk mendapatkan dukungan dan kesamaan suara. “DPD Federasi SPSI Kalsel juga harus berkomunikasi dengan DPD Federasi SPSI di daerah lainnya untuk menyamakan suara sehingga bisa lebih signifikan dan didengar oleh Pemerintah Pusat baik Eksekutif dan Legislatif,” cetusnya.

Menariknya, di luar Rumah Banjar, ribuan massa melakukan joget dan nyanyi bersama dengan aparat keamanan. Turut hadir di tengah massa Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 November 2019 13:26

Masih Banyak Juru Parkir Liar, Sulit Dibasmi karena Dibeking Preman

BANJARMASIN – Merespons keresahan terkait maraknya aksi juru parkir liar…

Selasa, 19 November 2019 13:21

Rokok Ilegal di Kapal Buah, Informasi Awal Penyelundupan Obat Daftar G

BANJARMASIN - Jutaan batang rokok putih tanpa pita cukai nyaris…

Selasa, 19 November 2019 13:18

Pakai Mobil Rental, Antar Sabu Hampir Sekilo

BANJARMASIN - Dua pengedar narkoba lintas kabupaten diringkus anggota Subdit…

Selasa, 19 November 2019 13:15

Truk Versus Motor, Satu Tewas

BANJARMASIN - Jalan Gubernur Subarjo kembali menelan korban. Seorang pengendara…

Selasa, 19 November 2019 12:54

Amandit Aquatic Makan Korban, Pengunjung Ilegal Ditemukan Tewas Tenggelam

KANDANGAN – Kolam renang Amandit Aquatic Center Kandangan, Kabupaten Hulu…

Selasa, 19 November 2019 12:50

Aparat Incar Penambang Ilegal Mantewe

BATULICIN - Polisi berjanji akan menindak tegas pelaku penambangan emas…

Selasa, 19 November 2019 11:04

BEJAT..! Di Tamban, Guru Agama Cabuli Belasan Murid

MARABAHAN - Seorang guru agama di sebuah sekolah menengah atas…

Selasa, 19 November 2019 11:01

Dikepung, Hijrah Tiarap di Rawa Tanjung Rema

BANJARBARU – Kelakuan tak seindah namanya, Hijrah (24) tahun ditangkap…

Senin, 18 November 2019 11:16

Tak Dipenjara, Penghina Polisi Cuma Wajib Lapor

BANJARMASIN - Kasus yang menimpa Muhammad Mahendra bisa menjadi pelajaran.…

Senin, 18 November 2019 11:00

Dua Sekawan Asal Banyiur Terkecoh Samaran Polisi

BANJARMASIN - Dua sekawan asal Banyiur terciduk personel Polsekta Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*