MANAGED BY:
SENIN
27 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52
Sidang Junaidi Ditunda Lagi
TENANG: Ahmad Junaidi Mukti tersenyum seusai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Barabai. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan saksi ahli dalam persidangan di Pengadilan Negeri Barabai, sidang kasus pencabulan terhadap sejumlah santriwati di pesantren Limpasu kembali ditunda.

Sidang dengan terdakwa Ahmad Junaidi Mukti (61), oknum pengasuh Pondok Pesantren di Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sedianya digelar kemarin. Namun Hakim Ketua terpaksa harus menunda sidang yang digelar secara tertutup itu karena JPU belum dapat menghadirkan saksi ahli.

“Yang bersangkutan pindah tugas,” beber JPU, Bayu Teguh Setiawan, ketika ditemui seusai persidangan.

Di sidang sebelumnya Kamis (10/10) lalu, hal yang sama juga terjadi. Alasan penundaan pun juga sama. Yakni, saksi ahli yang diundang tak dapat berhadir.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, kemarin (17/10), Ahmad Junaidi Mukti tiba di Pengadilan Negeri Barabai dengan menaiki mobil tahanan Kejaksaan HST sekira pukul sembilan pagi. Setelah Hakim Ketua memutuskan bahwa persidangan terpaksa ditunda, Ahmad Junaidi Mukti kembali dibawa dengan mengendarai mobil tahanan Kejaksaan HST. Meninggalkan Pengadilan Negeri Barabai.

Melihat persidangan yang sudah dua kali ditunda akibat saksi ahli yang tak dapat berhadir, dua dari tiga orang Kuasa Hukum terdakwa, Nazmaniah Imberan dan Saidina Hamzah pun angkat bicara. Keduanya meminta, agar saksi ahli yang diundang bisa bertindak profesional, salah satunya dengan cara memenuhi panggilan untuk memberi keterangan dalam persidangan.

“Sebagai saksi ahli, dia harus menghormati profesinya untuk menyampaikan keterangan. Tentunya, agar kami bisa leluasa menggali pendapat atau keterangan dari hasil visum apakah bersesuaian atau tidak. Kami berharap, sidang yang kembali digelar pada 24 Oktober mendatang, saksi ahli bisa datang,” tuntas Nazmaniah. (war/ran/ema)

loading...

BACA JUGA

Senin, 27 Januari 2020 09:44

Bela Teman Saat Mabuk-mabukan, Dua Pemuda Tewas Berkelahi

BANJARMASIN - Dua orang terluka hingga meregang nyawa akibat perkelahian.…

Senin, 27 Januari 2020 09:32

Mengganggu Kelotok Wisata, Bocah-bocah Sungai ini Diamankan Polisi

BANJARMASIN - Lagi-lagi personel Satpolair Polresta Banjarmasin, melakukan patroli di…

Minggu, 26 Januari 2020 08:09

Harus Berani Ambil Sikap, Bawaslu Siap Laporkan Gusti Makmur

BANJARMASIN – Tak ingin dicap membiarkan, Bawaslu Banjarmasin rupanya sudah…

Minggu, 26 Januari 2020 08:01

Marak Jual Miras Sistem Pesan-Antar, Barang Disimpan Rapi di Jok Motor

BANJARBARU - Jajaran Polsek Banjarbaru Barat mengobok-obok wilayah hukumnya pada…

Minggu, 26 Januari 2020 07:58

Lagi, Remaja Banjarbaru Kedapatan Pesta Miras

BANJARBARU - Meski terus dilakukan razia. Nyatanya, masih saja ada…

Minggu, 26 Januari 2020 07:48

Rumah Ketua BPK Ikut Terbakar

BANJARMASIN - Warga Gang IAIN dan Gang Bayam di Jalan…

Minggu, 26 Januari 2020 07:47

Pembobol Toko Kresek Dibekuk

BANJARMASIN - Pembobol toko di Pasar Sentra Antasari di Jalan…

Sabtu, 25 Januari 2020 08:51
BREAKING NEWS

Subuh, Eks Pasar Binuang Dilahap Si Jago Merah

RANTAU - Sabtu (25/1) sekitar pukul 05.00 Wita. Warga Kelurahan…

Jumat, 24 Januari 2020 11:01

PSK Hamil Tua Diringkus

BANJARMASIN - Sangat miris pemandangan pada malam hari di Banjarmasin.…

Jumat, 24 Januari 2020 10:35

Begal Kejam Diringkus: Ancam Korban dengan Parang, Motor Dibawa Kabur

RANTAU - Hampir 20 hari melarikan diri, dua orang pelaku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers