MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 18 Oktober 2019 11:52
Sidang Junaidi Ditunda Lagi
TENANG: Ahmad Junaidi Mukti tersenyum seusai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Barabai. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BARABAI – Gara-gara Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan saksi ahli dalam persidangan di Pengadilan Negeri Barabai, sidang kasus pencabulan terhadap sejumlah santriwati di pesantren Limpasu kembali ditunda.

Sidang dengan terdakwa Ahmad Junaidi Mukti (61), oknum pengasuh Pondok Pesantren di Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sedianya digelar kemarin. Namun Hakim Ketua terpaksa harus menunda sidang yang digelar secara tertutup itu karena JPU belum dapat menghadirkan saksi ahli.

“Yang bersangkutan pindah tugas,” beber JPU, Bayu Teguh Setiawan, ketika ditemui seusai persidangan.

Di sidang sebelumnya Kamis (10/10) lalu, hal yang sama juga terjadi. Alasan penundaan pun juga sama. Yakni, saksi ahli yang diundang tak dapat berhadir.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, kemarin (17/10), Ahmad Junaidi Mukti tiba di Pengadilan Negeri Barabai dengan menaiki mobil tahanan Kejaksaan HST sekira pukul sembilan pagi. Setelah Hakim Ketua memutuskan bahwa persidangan terpaksa ditunda, Ahmad Junaidi Mukti kembali dibawa dengan mengendarai mobil tahanan Kejaksaan HST. Meninggalkan Pengadilan Negeri Barabai.

Melihat persidangan yang sudah dua kali ditunda akibat saksi ahli yang tak dapat berhadir, dua dari tiga orang Kuasa Hukum terdakwa, Nazmaniah Imberan dan Saidina Hamzah pun angkat bicara. Keduanya meminta, agar saksi ahli yang diundang bisa bertindak profesional, salah satunya dengan cara memenuhi panggilan untuk memberi keterangan dalam persidangan.

“Sebagai saksi ahli, dia harus menghormati profesinya untuk menyampaikan keterangan. Tentunya, agar kami bisa leluasa menggali pendapat atau keterangan dari hasil visum apakah bersesuaian atau tidak. Kami berharap, sidang yang kembali digelar pada 24 Oktober mendatang, saksi ahli bisa datang,” tuntas Nazmaniah. (war/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:34

7 Pedagang Miras Digebrak, 748 Botol Bir Disita

BANJARMASIN - Satpol PP Banjarmasin merazia sembilan tempat yang menjual…

Rabu, 13 November 2019 11:24

Saat Hujan Deras, 17 Rumah Terbakar, 1 Tewas

BANJARMASIN - Saat hujan deras mengguyur Banjarmasin, si jago merah…

Rabu, 13 November 2019 10:58

Kasus Tenggelamnya Bocah di Tirta Kencana Pelaihari, Aparat Usut Dugaan Kelalaian

PELAIHARI – Aparat masih belum menentukan tersangka, atas insiden tewasnya…

Rabu, 13 November 2019 10:54

Jelang Magrib, Puting Beliung Terjang Cerbon

MARABAHAN - Bahaya angin puting beliung masih menghantui Kabupaten Batola.…

Selasa, 12 November 2019 11:31

Operasi Zebra Sudah Ditutup, Tapi Razia Bisa Kapan Saja, Banyak Pengendara yang panik

BANJARMASIN - Baru sepekan Operasi Zebra Intan 2019 ditutup, Satlantas…

Selasa, 12 November 2019 10:59

Motor Satpam Nyaris Raib, Pelaku Warga Pasuruan

BANJARMASIN - Yunus (25), warga Desa Kronto Rt 02 Rw…

Senin, 11 November 2019 11:15

Sudah 6 Bulan, Kasus Pencurian Sepeda Motor Belitung Darat Terungkap

BANJARMASIN - Enam bulan berlalu, kasus pencurian sepeda motor Jalan Belitung…

Senin, 11 November 2019 11:10

Di Tepi Siring, Mayat Mengapung

BANJARMASIN - Kemarin (10/11) sekitar jam 6 pagi, sesosok tubuh…

Senin, 11 November 2019 11:03

Buruh Angkut Tanah Tersengat Listrik Saat Bekerja

AMUNTAI - Dua buruh pengangkut tanah di Desa Pimping, Kecamatan…

Senin, 11 November 2019 10:57

Sejumlah Titik Rawan Laka Diidentifikasi Polres Batola

MARABAHAN - Setelah berhasil memetakan daerah blackspot (daerah rawan laka)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*