MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 21 Oktober 2019 12:35
Sulit Dapat Sokongan, Kalsel Harus Berjuang Sendiri Penuhi Rp 45 M untuk Akses Bandara
SIAP DITINGKATKAN: Kondisi salah satu titik jalan akses ke Bandara Syamsudin Noor di kawasan Kurnia, Kelurahan Landasan Ulin Utara yang belum teraspal beberapa waktu lalu. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sulitnya mendapatkan sokongan dana dari pemerintah pusat untuk membangun akses Bandara Syamsudin Noor membuat Pemprov Kalsel harus berjuang dengan anggaran sendiri.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel pun kembali menganggarkan dana untuk melanjutkan pembangunan akses bandara yang diberi nama Jalan Lingkar Utara tersebut pada 2020 mendatang.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Bina Marga, M Yasin Toyib mengatakan, anggaran yang mereka usulkan yakni sebesar Rp45 miliar. "Dengan anggaran sebesar itu, tahun depan ada tiga paket proyek yang akan kami kerjakan," katanya.

Dia merincikan, paket pertama yaitu pembangunan jalan dari Simpang 3 Jalan Golf hingga Jalan Kasturi dengan anggaran Rp10 miliar. "Di akses ini masih terdapat jalan yang lebarnya cuma 7 meter dengan panjang sekitar 1,1 kilometer. Nah, Pada 2020 akan kami lebarkan menjadi 14 meter," ujarnya.

Lanjutnya, untuk paket kedua: pembangunan jalan dari Simpang 3 Lingkar Utara atau Jalan Gubernur Syarkawi menuju Simpang 3 Jalan Golf dengan alokasi dana Rp15 miliar. "Paket 2 ini juga untuk menyelesaikan pelebaran jalan yang saat ini masih 6 meter menjadi 12 meter. Panjang jalan yang dilebarkan kurang lebih 500 meter," bebernya.

Kemudian untuk paket 3, Yasin menyampaikan, yaitu peningkatan Jalan Kasturi- Simpang 3 Lingkar Banjarbaru dengan dana sebesar Rp20 miliar. "Paket ini berada di ruas jalan yang langsung bersambung dengan pintu masuk utama terminal bandara baru. Ada 2,3 kilometer masih dalam bentuk pengerasan. Tahun depan baru pengaspalan dengan lebar jalan 20 meter, " ucapnya.

Meski Pemprov Kalsel terus menggelontorkan uang untuk pembangunan akses bandara, namun dia mengungkapkan Dinas PUPR Kalsel tetap melaksanakan syarat teknis kaidah atau pedoman untuk menaikkan status jalan menjadi nasional. "Ini komitmen Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor untuk mendukung akses Bandara Syamsudin Noor," katanya.

Untuk tahun ini sendiri, Yasin memaparkan, pihaknya juga sudah mengucurkan Rp40 miliar guna membangun empat titik jalan akses bandara. Yakni, di Jalan Golf sepanjang 500 meter, dengan nilai kontrak Rp4,51 miliar. Lalu, paket Simpang 3 Lingkar Utara - Simpang 3 Jalan Golf sepanjang 606 meter (Rp9,4 miliar)

Kemudian, paket Jalan Simpang 3 Golf - Jalan Kasturi sepanjang satu kilometer, dengan nilai kontrak Rp17,7 miliar. Serta, paket Jalan Kasturi - Jalan Akses Bandara - Jalan Lingkar Utara (paket II) sepanjang 320 meter, dengan dana Rp4,96 miliar.

"Saat proyek empat titik itu selesai, masih ada sekitar 6 kilometer jalan yang belum beraspal. Jadi pada APBD Perubahan 2019 dianggarkan lagi Rp25 miliar untuk melanjutkan pengaspalan, tapi cuma bisa sekitar tiga kilometer. Sisanya tahun berikutnya lagi," ujar Yasin.

Selain Dinas PUPR Kalsel, guna menyokong operasional bandara baru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel juga mengalokasikan Rp5 miliar untuk pembangunan rambu dan penerangan jalan umum di sepanjang akses bandara.

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, H Rusdiansyah menyatakan akses bandara harus disiapkan dengan baik, lantaran mulai 26 agustus 2019 sesuai dengan SK Menhub, status Bandara Syamsudin Noor sudah internasional.

"Mudah-mudahan dengan status internasional ini ada maskapai yang membuka jalur penerbangan keluar negeri," harapnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 03:23

Pemko Pikirkan Pakaian Honorer, Jenis dan Warnanya Digodok Bagian Organisasi

BANJARMASIN - Terkait pakaian tenaga kerja honor di lingkungan Pemko…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:20

Uji Coba BRT Tambahan, Nanti Bisa ke Bandara Naik BRT

BANJARMASIN - Tambahan Bus Rapit Transit (BRT) sudah terealisasi. Lima…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:18

CAT Seleksi Panwascam Tala

PELAIHARI - Sebanyak 183 peserta seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:17

Calon Independen Ramaikan Balangan

PARINGIN – Pilkada 2020 Balangan bukan cuma dimeriahkan bakal calon…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:09

Pentas Seni untuk Donasi Kebakaran Sebuku

BANJARBARU - Pemandangan taman air mancur di depan Minggu Raya…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:07

Masih Masuk Musim Peralihan

BANJARBARU - Kerap diguyur hujan beberapa waktu terakhir. Banyak warga…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:06

Penerangan Bundaran Palam Dikeluhkan

BANJARBARU - Meski tergolong kawasan yang cukup ramai. Namun areal…

Sabtu, 14 Desember 2019 03:00
Parlementaria Balangan

Raperda Inisiatif Penghargaan Bagi Pendiri Balangan Disepakati

PARINGIN - Raperda inisiatif tentang pemberian penghargaan bagi para pendiri…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:56

Makin Merajalela, Tambang Liar di Hutan Tabalong

BANJARBARU – Meski sudah pernah dirazia oleh instansi terkait, pertambangan…

Sabtu, 14 Desember 2019 02:51

PT. Barito Putera Plantation Tunggu Mediasi Pemda

MARABAHAN - Terkait pemblokiran jalan lahan sawit PT Barito Putera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.